BMW E30 318i

BMW E30 318i

BMW 318 E30 adalah salah satu keluarga BMW 3 Series yang dijual sejak tahun 1982 hingga 1994 di Jerman. Di Indonesia sendiri mobil ini baru masuk sekitar tahun 1986 dengan model pra facelift dan bumper US style. Desain mobil ini untuk versi 4 pintu seperti yang banyak beredar di Indonesia didesain oleh Claus Luthe. BMW E30 ini menjadi populer di Indonesia sejak kemunculannya di film Catatan Si Boy pada akhir tahun 1980an.


Tampangnya yang mirip-mirip dengan saudaranya yang berukuran lebih besar seperti BMW E28 ini masih menampilkan aura mewah walau ukurannya lebih kecil. BMW E30 ini mungkin menjadi BMW seri 3 yang pertama kali muncul ke Indonesia karena seri 3 sebelumnya hanya tersedia dalam bentuk coupe 2 pintu yang sangat mahal pajaknya apabila masuk ke Indonesia pada waktu itu. Desain awal BMW E30 hanya tersedia dalam bentuk coupe 2 pintu seperti BMW E21 namun sekitar 1983 barulah versi sedan 4 pintu muncul di Jerman.

Pertama kali muncul, mobil ini memiliki bentuk bumper depan US style dengan model yang monyong atau lebih besar dengan chrome yang banyak pada bagian atas bumper. Di bagian belakang bumper yang digunakan masih satu model dengan bumper depannya. Untuk lampu depan masih mengandalkan reflektor biasa sementara lampu belakangnya tampil polos tanpa hiasan berupa lekukan-lekukan. Di Eropa pada tahun 1986 muncul facelift dengan perubahan model bumper menjadi one piece walau tampilannya hampir sama dengan versi sebelumnya. Di luar sana, model ini disebut juga dengan nama series 1. Pada tahun 1987, muncul major facelift BMW E30. Pada facelift ini model bumper depan berubah menjad lebih tipis dan aksen chrome pada bumper sudah tidak ada. Pada bagian bumper belakangnya juga berbeda mengikuti desain bumper depannya. Di bagian depan sudah terdapat foglamp yang letaknya berada dibawah lampu sein depan. Selain itu, lampu utama yang digunakan BMW E30 ini sudah menganut model proyektor. Untuk lampu belakangnya mengalami sedikit ubahan berupa motif kotak-kotak. Untuk model facelift ini diluar sana disebut juga dengan sebutan series 2.

Di Indonesia, BMW E30 hanya dijual dengan mesin 4 silinder SOHC 8 valve berkapasitas 1800cc. Pada awal kemunculannya, BMW memasangkan mesin M10B18 yang sanggup menghasilkan tenaga sebesar 101Hp pada 5800Rpm dan torsi 140Nm pada 4500Rpm. Pasokan bahan bakar mesin ini sudah menggunakan injeksi Bosch L Jetronic. Mesin dengan kode M10 ini menjadi basis mesin F1 terkencang yang digunakan tim Benneton, Brabham dan Arrows pada dekade 80an yaitu BMW M12. Mesin M12 menjadi mesin F1 era turbo 80an terkencang dengan menghasilkan tenaga hingga 1450hp dengan tekanan turbo hingga 5,5 bar. Konon katanya material blok mesin yang digunakan pada mesin BMW M12 ini sama dengan blok mesin BMW M10 yang juga beredar di Indonesia. Bersamaan dengan versi faceliftnya, pada tahun 1987 BMW mengganti mesin M10 dengan mesin M40B18. Walaupun mesin M40 ini hampir sama dengan mesin M10, namun terdapat perbedaan pada mesin M40 BMW dimana sudah ada engine management dan injeksi Bosch Motronic yang jauh lebih canggih. Mesin M40 ini sanggup menghasilkan tenaga sebesar 113Hp pada 5500Rpm dan torsi 163Nm pada 4250Rpm.

Fitur mobil ini jelas lengkap pada masanya karena bersaing melawan sedan sekelas Toyota Corona atau Honda Accord. Fitur yang diusung mobil ini hampir mirip dengan kedua rivalnya asal Jepang tersebut. Mobil ini sudah dilengkapi dengan AC, power steering, power window, central lock sampai electric mirror. Untuk audio standar, menggunakan perangkat dari Eurovox yang suaranya lumayan bagus. Untuk fitur keselamatan BMW E30 sudah dilengkapi dengan rem cakram dikeempat rodanya. Bahkan untuk keluaran terakhir, ada tambahan fitur keselamatan berupa ABS.

Mobil ini diciptakan dengan konsep the ultimate driving machine yang berarti mesin yang hebat untuk dikendarai. Karena konsep inilah mobil ini serasa sangat nikmat dikendarai. Salah satu alasan mengapa mobil ini enak dikendarai adalah dashboard yang benar benar mengarah ke pengemudi dan pengemudi serasa dapat mengontrol segala sesuatunya dari kursi pengemudi. Mesin 1800cc nya juga lumayan bertenaga dan masih bisa mengejar mobil lain bermesin 2000cc. Sayangnya karena konsep ultimate driving machine tadi, kenyamanan penumpang menjadi sedikit terabaikan dan terasa kurang dibandingkan mobil Eropa lain sekelasnya.

Kelebihan BMW E30 adalah sensasi berkendara yang menyenangkan dengan mesin yang cukup mumpuni namun tidak melupakan kenyamanan. Desain mobil ini walau sudah ada sejak era 80an namun tetap masih berkarakter dan terkesan abadi. Urusan perawatan sebenarnya tidak perlu khawatir karena sparepart mobil ini lumayan banyak tersedia terutama dikota-kota besar di Indonesia. Kelemahan mobil ini biasanya ada pada komponen-komponen mesin yang terbuat dari karet yang gampang getas sehingga menyebabkan kebocoran. Ini biasanya dikarenakan perbedaan iklim Indonesia dengan Jerman karena karet-karet ini didesain agar sesuai dengan iklim Jerman yang dingin tidak seperti Indonesia yang panas. Selain itu, kadang engine managment dan injeksi mobil ini sering bermasalah sehingga tak jarang oleh pemiliknya diganti menggunakan karburator.

Spesifikasi BMW E30 318i ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi BMW E30 318i
Jenis Sedan
Tipe E30
Mesin M10B18 SOHC 1766cc
M40B18 SOHC 1766cc
Bore X Stroke 89.0 X 71.0 mm
Sistem Bahan Bakar injeksi Bosch L jetronic (M10)
Bosch Motronic (M40)
Transmisi Manual 5 Speed
Otomatis 4 Speed
Wheelbase 2.570 mm
Panjang 4.450 mm
Lebar 1.646 mm
Tinggi 1.379 mm

2 Responses to "BMW E30 318i"

  1. Mesin M10 masih pakai rantai keteng, M40 sudah pakai belt. E30 M10 pakai bemper besi (US style) dan M40 sudah bemper plastik tebal, tapi M40 keluaran awal masih ada juga yg bemper besi.

    Cuma, M10 yg ada di Indo kebanyakan sudah injeksi juga, jarang sekali yg karbu aslinya..kecuali ubahan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. sip gan infonya. kebanyakan e30 yg saya temui sudah pakai karbu kijang soalnya

      Delete