Daihatsu Zebra Espass S91 / S92

Daihatsu Zebra Espass S91

Daihatsu Zebra Espass adalah minibus yang dijual antara tahun 1995 hingga tahun 2000. Setelah tahun 2000, Daihatsu Zebra Espass ini kemudian dilanjutkan oleh Daihatsu Neo Zebra yang memiliki bentuk serupa hanya saja diberi berbagai penyempurnaan dan varian mesin baru. Selain Indonesia, mobil ini juga dijual di negara lain seperti Malaysia dengan nama Perodua Rusa, Vietnam dengan nama Daihatsu Citivan, Daihatsu Devan di Benua Eropa sampai Daihatsu Hijet Maxx di negara lainnya.

Sedikit berbeda dengan kebanyakan minibus yang beredar di Indonesia pada saat itu. Daihatsu Zebra Espass ini memiliki bentuk yang lebih "monyong" dibanding kompetitornya. Bentuk kabin depan yang maju ini membuat posisi mengemudi yang mirip dengan sedan yang posisi kaki lebih rileks. Desain keseluruhan untuk Espass van atau minibus ini bisa dibilang menyerupai sebuah peluru yang membulat agak runcing didepan dan aerodinamis. Bodi original Astra Daihatsu ini memiliki kelebihan berupa penggunaan pintu geser atau sliding door dan pintu belakang model hatchback yang memudahkan mobilitas penumpang.


Zebra Espass ini ditawarkan dalam 2 pilihan mesin. Mesin pertama adalah mesin 4 silinder 1300cc SOHC 16 valve (Espass S91) dimana mesin 1300cc ini juga dipakai oleh Daihatsu Charade dan Zebra generasi sebelumnya. Mesin ini masih mengandalkan sebuah karburator untuk pasokan bahan bakarnya. Untuk tenaga yang dihasilkan, mesin Daihatsu HC-C ini sanggup menghasilkan tenaga sebesar 72Hp pada 6000Rpm. Selain 1300cc, ada juga varian mesin Daihatsu HD-C (Espass S92) yang memiliki konfigurasi 4 silinder 1600cc SOHC 16 valve serta masih memakai karburator juga. Mesin 1600cc ini terkenal memiliki tenaga yang sangat besar untuk ukuran minibus. Oleh karena itu tidak heran kalau diera 90an dulu, hanya Espass 1600cc ini yang bisa mempecundangi sedan diajang drag race. Untuk transmisinya, digunakan transmisi manual 5 percepatan saja.

Daihatsu Zebra Espass ini dijual dalam 3 varian yaitu pickup, standar dan supervan. Varian pickupnya hanya memakai mesin 1300cc namun ada varian standard deck dan flat deck. Untuk varian minibus 1300cc standar, fiturnya masih serba sederhana karena belum dilengkapi piranti elektrikal seperti power steering, power window dan sebagainya. AC pada varian standar ini masih single blower dan terasa kurang dingin padahal jok belakangnya dibuat berhadapan sehingga dapat menampung 9 orang penumpang. Varian tertinggi Zebra Espass ini adalah Supervan yang sudah menggunakan Ac Double blower dan mesin 1600cc. Jok belakang supervan sudah dibuat hadap depan dan pada jok depannya dibuat lebih nyaman karena tidak seperti jok mobil pickup.

Selain varian karoseri Astra, ada juga Espass yang dibuat perusahaan karoseri lokal walau jumlahnya sangat sedikit. Bisa jadi Daihatsu Espass ini merupakan mobil terakhir Daihatsu yang masih memiliki versi karoseri lokal selain buatan Astra. Versi karosei ini berbeda jauh dibanding versi pabrikan karena tidak adanya pintu geser. Biasanya versi karoseri luaran Astra ini disebut dengan julukan "kupu" karena pintunya terbuka seperti sayap kupu-kupu. Selain yang bentuknya mirip karoseri Astra, ada juga yang memiliki bentuk lebih ekstrim dengan lekukan berlebih dan memakai lampu belakang Toyota Starlet.


Kelebihan Daihatsu Espass adalah bandel dan sparepartnya mudah dan murah. Hanya saja untuk mesin 1600cc terhitung agak boros BBM sedangkan mesin 1300ccnya irit. Untungnya borosnya bbm mesin 1600cc Feroza ini terbayarkan dengan kenyamanan ketika muatan penuh dan ac double blower menyala karena mesin tidak tertahan ketika berakselerasi. Oleh karena itu Espass bermesin 1600cc sangat cocok digunakan untuk keluarga sedangkan Espass bermesin 1300cc lebih pas untuk kebutuhan niaga walaupun tidak menutup kemungkinan nyaman untuk digunakan keluarga. Fitur varian 1600cc juga lebih legkap sehingga lebih pas dipakai sebagai angkutan keluarga.

Kelemahan mesin Daihatsu tipe HC maupun HD ini adalah gejala overheat berlebih terutama di siang hari ketika macet. Solusi untuk masalah ini mau tidak mau ya harus rajin cek radiator dan pasang ekstra fan. Selain itu mobil ini punya kelemahan lainnya berupa mesin sering mati ketika melewati genangan air. Hal ini disebabkan karena letak distributor, kabel busi dan sambungan kabel yang berada di bagian bawah sehingga rawan terkena air. Karena itu tidak heran banyak angkot Espass yang menutup perangkat tadi dengan cara membungkusnya menggunakan plastik. Untuk Daihatsu Zebra Espass produksi 1997 keatas tidak perlu khawatir karena dari pihak ATPMnya sendiri sudah memberikan penutup distributor yang lebih tahan air. Jika ingin kelistrikan lebih stabil dan tenaga bertambah sedikit, bisa mengganti platina Espass dengan menggunakan CDI karena mobil ini masih memakai platina.

Jika ingin mengambil Daihatsu Zebra Espass sebagai mobil keluarga, pastikan periksa beberapa part berikut sehat seperti sistem kemudi. Biasanya sistem kemudi Espass akan terdengar suara krek krek ketika stir dibelokkan. Sebelum mengecek rumah setir yang mungkin rusak, coba cek pelumasan rumah stir karena biasanya kurangnya pelumasan di rumah setir membuat stir berbunyi ketika dibelokkan. Selain itu karena posisi mesin dibawah, panas berlebih yang masuk ke area kabin dapat membuat ac bekerja ekstra keras sehingga pendinginan kurang maksimal. Untuk itu dapat diatasi dengan menambah peredam panas dibawah jok. Terakhir karena body Espass tergolong tipis, periksa bagian bawah mobil karena biasanya karat sering muncul disana terutama jika mobil jarang dibersihkan.

Spesifikasi Daihatsu Zebra Espass S91/S92 ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Daihatsu Zebra Espass S91/S92
Jenis Minibus
Pick up
Tipe S91 (1300cc)
S92 (1600cc)
Mesin HC-C SOHC 16v 1300cc
HD-C SOHC 16v 1600cc
Bore X Stroke 76.0 X 71.4 mm (HC)
76.0 X 87.6 mm (HD)
Sistem Bahan Bakar Karburator
Transmisi Manual 5 Speed
Wheelbase 2.080 mm
Panjang 3.835 mm
Lebar 1.560 mm
Tinggi 1.860 mm

2 Responses to "Daihatsu Zebra Espass S91 / S92"

  1. Maap gw ga percaya klo espass bisa mempecundangi sedan, bodynya aja tinggi, lebih tertahan angin dibanding sedan walau moncongnya dibuat lebih aerodinamis (tetap ga se aerodinamis sedan). Cc 1600 tapi bisa menghasilkan brp hp & torsi brp om? Teknologi jadul gitu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. senjatanya espass ada di mesinnya, 1600cc SOHC 16 valve disaat sedan masih ada yang pake SOHC 8 valve. Beratnya juga lumayan enteng dibantu bodi kaleng total isi 1400kg (kalo kosong 1050kg) buat versi minibus (yg pickup lebih enteng lagi). kata buku manual versi 1600cc power cuma 85hp torsi 123nm, kecil memang. toh kalo balap tergantung tuningnya juga. dulu drag sentul 90an s/d awal 2000 yang pake kijang super 7k juga banyak lho yang bisa ngecengin sedan...

      Delete