Isuzu Phanter Kotak TBR54

Isuzu Phanter kotak TBR54 adalah Isuzu Phanter generasi kedua yang pertama kalo diperkenalkan pada tahun 1996. Sepintas Isuzu Phanter kotak ini sama dengan Isuzu Phanter generasi pertama. Paling gampang membedakan Phanter generasi pertama dengan kedua adalah bentuk lampu Isuzu Phanter generasi ke dua yang bentuknya trapesium. Di luar negeri mobil ini dikenal dengan nama Isuzu Crosswind di Filipina, Isuzu Hi-Lander di Vietnam dan Chevrolet Tavera di India.

Isuzu Phanter kotak TBR54



Mobil yang dipersiapkan untuk melawan Kijang ini dilengkapi dengan mesin diesel 4JA1 direct Injection. Mesin ini menggantikan seri C223 yang sudah digunakan sejak Chevrolet LUV era 1970an. Mesin ini dapat menghasilkan tenaga sekitar 86Hp pada 3900rpm dan untuk torsi sekitar 130Nm pada 1800rpm. Walaupun belum dilengkapi dengan turbo, mesin ini masih sangat responsif untuk mengangkut bodi Isuzu Phanter yang beratnya mencapai 2,1ton beserta muatannya. Mesin ini masih dipakai sampai generasi Phanter kapsul sekarang dengan ditambah low compression turbo yang membuat torsinya naik serta efisiensi BBM semakin baik. Untuk konsumsi solar, Isuzu Phanter kotak tanpa turbo bisa mencapai 1:14 tergantung kondisi jalan dan pengemudi.


Isuzu Phanter ini dibagi menjadi beberapa tipe. Hampir keseluruhan bodi minibus Phanter ini dibuat oleh Astra tidak seperti Phanter sebelumnya yang bodi minibusnya dibuat perusahaan karoseri lokal. Tersedia juga varian pick up yang masih dijual hingga saat ini. Yang membedakan antar tipenya adalah kelengkapan fitur serta beberapa aksesori pelengkapnya. Beberapa tipenya antara lain :


  1. Isuzu Panther Hi-Grade (1996-1997) dan Isuzu Panther New Hi-Grade (1997-2000) terdapat tachometer (rpm), power window, AC double blower dan fog lamp.
  2. Isuzu Panther Hi-Sporty (1996-2000) terdapat tachometer (rpm), power window, AC double blower, fog lamp serta menggunakan ban dan aksesori besar ala SUV.
  3. Isuzu Phanter Sporty (1996-1998)  memakai bodi yang mirip dengan Hi-Sporty hanya saja masih memakai AC single dan belum dilengkapi power window.
  4. Isuzu Panther New Royal (1997-2000) dan Isuzu Panther Grand Royal (1996-1997) dilengkapi  tachometer (rpm), power window, dan AC double blower. Bodi sama seperti Hi-Grade hanya saja memakai ban standar ukuran 185/80-14.
  5. Isuzu Panther Royal (1996-1998) dilengkapi dengan AC single namun tanpa tachometer, dan tanpa power window.
  6. Isuzu Panther Deluxe (1996-1998) adalah tipe paling standar.

Jika ingin membeli Isuzu Phanter ini pastikan mesinnya sehat. Walaupun mesinnya terkenal bandel luar biasa dan sparepartnya murah, namun biaya turun mesin untuk mesin diesel tidak bisa dibilang murah. Selain itu perhatikan pula kaki kaki depannya terutama jika mobil menggunakan ban besar. Kaki kaki Phanter walaupun batangnya ukurannya sama dengan Kijang, namun karena bobotnya yang mencapai 2 ton dan penggunaan ban besar maka harus sedikit lebih hati hati kala melewati jalan rusak. Terakhir perikasa apakah ada karat disekitar kolong mobil ini. Tidak sedikit pemilik Phanter yang mengeluhkan karat dimobilnya.

Kelebihan Isuzu Phanter kotak ini adalah mesinnya yang terkenal bandel bertenaga namun irit solar. Suspensinya empuk sehingga nyaman dikendarai. Sudah menggunakan teknologi direct injection yang membuat mesin ganpang dinyalakan walaupun berada di suhu dingin atau hujan lebat. Terakhir terdapat banyak varian yang bisa disesuaikan keperluan penggunanya dan harganya stabil.

Kelemahan Isuzu Phanter ini adalah kaki kaki depannya yang lemah karena sering menghajar jalanan jelek dan bobotnya yang berat. Karena memakai mesin diesel harap dimaklumi jika suaranya berisik dan interior bergetar terkena getaran mesin ini.

Spesifikasi Isuzu Phanter kotak TBR54 ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Isuzu Phanter kotak TBR54
Jenis Minibus, Pick up
Tipe TBR54
Mesin 4AJ1 OHV 2500cc
Bore X Stroke 93.0 X 92.0 mm
Sistem Bahan Bakar Diesel Direct Injection
Transmisi Manual 5 Speed
Wheelbase 2.865 mm
Panjang 4.535 mm
Lebar 1.770 mm
Tinggi 1.920 mm

0 Response to "Isuzu Phanter Kotak TBR54"

Post a Comment