Mazda 323 Astina BG

Mazda 323 Astina merah Ferrari

Mazda 323 Astina adalah varian hatchback atau liftback 5 pintu dari Mazda 323 platform BG seperti Mazda Interplay. Mobil ini terkenal akan bentuk lampu depannya yang menganut model pop up seperti mobil sport tahun 80-90an dan mesin DOHCnya yang terkenal kencang. Mazda Astina pertama kali diluncurkan pada tahun 1989 namun baru muncul di Indonesia pada tahun 1990 dan stop produksi tahun 1994.

Terlahir sebagai mobil kencang, performa mesin DOHC 1800cc dengan kode BP05 memang tidak ragukan. Terlebih, Mazda Astina lahir dimasa mobil DOHC kencang dibawah 2000cc berkuasa seperti Lancer GTi dan Corolla Twincam GTi yang membuatnya mau tidak mau harus mempunyai value yang lebih dibanding rivalnya. Mesin seri BP 1800cc DOHC EFI 4 cylinder 16 katup dengan HLA ini sanggup menyemburkan tenaga sebesar 140 hp pada 6500rpm dan torsi 164 nm pada 4700rpm. Terdengar biasa saja karena Toyota Corolla Altis dan Honda Civic sekarang juga memiliki tenaga yang mirip. Namun perlu diingat kalau tenaga 140hp ini bisa dicapai pada tahun 1990an dan berat Mazda Astina yang nyaris hanya 1 ton, tentunya akan terdengar lebih sangar. Dengan tenaga yang besar, konsumsi bbm Mazda Astina bisa mencapai 13,5km per liternya di jalan luar kota. Untuk kondisi dalam kota dengan macet parah, konsumsi BBMnya hanya mencapai 8 kilometer per liter dengan catatan mesin sehat.

Mobil ini hanya tersedia dalam bentuk hatchback 5 pintu. Yang unik dari mobil ini adalah adanya lampu depan model pop up yang menjadikannya satu satunya mobil lokal dengan lampu depan popup. Lampu depan Mazda Astina ketika dimatikan akan turun sehingga nampak tidak ada lampu depannya. Ketika lampu dinyalakan, barulah sepasang lampu kotak naik dan menyala. Bagian belakang mobil ini juga unik karena terdapat semacam spoiler kecil dengan lampu rem tengah di tengah spoiler.

Terdapat varian spesial dari Mazda Astina yang diberi nama Astina GT atau RX-3. Model ini konon hanya ada di Indonesia dan merupkan varian tertinggi Mazda Astina di seluruh dunia. Ciri yang membedakannya dengan Astina biasa adalah terdapat sideskirt serta bumper depan dan belakang dengan model yang lebih sporty. Selain itu pada bagian belakangnya menganut double spoiler dimana terdapat spoiler kecil tambahan diatas spoiler biasa. Selain itu lampu belakangnya juga sedikit berbeda dengan Mazda Astina lainnya karena sudah menganut model 2 lampu per cluster yang mirip dengan Mazda Astina versi JDM.

Fitur fitur yang tersedia pada Mazda Astina terbilang melampaui jamannya seperti mobil Mazda lainnya. Mazda Astina sudah dilengkapi dengan speedometer dan tachometer digital, tilt steering, adjustable seat, electrick mirror, power window, power steering, central lock, sampai defogger di kaca belakang. Untuk jok depan sudah menganut model semi bucket atau semi racing dan jok belakangnya bisa dilipat untuk menambah ukuran bagasi.

Walaupun modelnya sudah keren dari pabrik dan populasinya yang langka sehingga unik dijalan, banyak pemilik Mazda Astinya yang masih kurang puas dengan tampang Mazda Astina. Oleh karena itu banyak yang memodifikasinya agar tampilannya makin keren. Sayangnya tidak semua modifikasi Mazda Astina bagus dan enak dilihat sehingga tidak sedikit yang akhirnya malah diolok orang lain walaupun memang selera tiap orang itu berbeda. Beberapa malah ada yang membuatnya mirip dengan Ferrari lengkap dengan menempel logonya walaupun maksa karena headlamp depan pop up mirip dengan mobil mobil Ferrari tahun 80-90an. Hal ini mungkin dikarenakan harga jual Mazda Astina yang lumayan murah dengan spesifikasi yang ditawarkan. Ada yang jual Mazda Astina 35jutaan dengan kondisi ala kadarnya namun ada juga yang jual diatas 50juta bahkan diatas 60juta tergantung kondisi mobilnya. Semakin murah biasanya makin banyak PRnya dan modifikasi yang kurang sesuai dan semakin mahal biasanya semakin minim masalah dan originalitas terjaga.

Kelebihan Mazda Astina adalah performanya yang bengis. Performa Mazda Astina bahkan bisa sebanding dan terkadang bisa mengalahkan performa sedan mid size dengan mesin 2000cc keatas seperti Eterna, Galant, sampai MX6. Pengendalian mobil ini juga mantab apalagi jika sudah memakai ban tapak lebar. Walaupun pengendaliannya baik, kenyamanan mobil ini juga masih tergolong nyaman walaupun memang tidak senyaman mobil kelas diatasnya.

Selain kelebihan kelebihan diatas, Mazda Astina juga memiliki kelemahan. Kelemahan Mazda Astina adalah rem yang terasa kurang pakem walaupun sudah dilengkapi dengan disk brake di keempat rodanya. Sparepart mobil ini juga lumayan langka khas Mazda tahun 90an terutama part part kecil seperti interior dan sebagainya.

Spesifikasi Mazda 323 Astina BG ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Mazda 323 Astina BG
Jenis Hatchback
Tipe BG 323F/Astina
Mesin BP05 DOHC 1840cc
Bore X Stroke 83.0 X 85.0 mm
Sistem Bahan Bakar Injeksi
Transmisi Manual 5 Speed
Wheelbase 2.500 mm
Panjang 4.035 mm
Lebar 1.690 mm
Tinggi 1.405 mm

4 Responses to "Mazda 323 Astina BG"

  1. Bagus jg ulasannya. Thanks your mas bro.

    ReplyDelete
  2. Bener ulasannya, ini mobil responsif banget, naik 120-130 km/jam gak pake lama, langsung wuuuzzz

    ReplyDelete