Mazda 808 Grand Familia

Mazda Grand Familia atau 808 di Indonesia adalah varian dari Mazda Familia yang diluncurkan pada tahun 1971 untuk bersaing dengan Toyota Corolla dan Nissan Sunny. Karena krisis minyak pada 1973, Mazda Familia standar ternyata malah lebih laku dibanding Grand Familia. Oleh karena itu akhirnya Mazda 808 atau Grand Familia akhirnya dibuat lebih sporty untuk mengisi pasar yang lebih sporty dan dijual berdampingan dengan Mazda Familia.

Mazda 808


Model Mazda 808 masih mengacu pada desain mobil Amerika dan Eropa karena pada saat itu Jepang masih belajar membuat mobil kepada Amerika dan Eropa. Sepintas, Mazda 808 ini mirip dengan muscle car Chevrolet Camaro yang ukurannya dikecilkan. Mobil ini hadir dalam beberapa varian seperti coupe 2 pintu, sedan 4 pintu dan station wagon 5 pintu. Tapi untuk pasar Indonesia seperti biasanya, sepertinya hanya ada varian sedan 4 pintu. Layotu mobil ini masih mirip dengan sedan seangkatannya, mesin depan dengan gerak roda belakang.


Awalnnya Mazda 808 keluar dengan model 4 lampu bulat pada tahun 1971 sampai 1973. Pada tahun 1974 keluar dengan model lampu depan sedikit mengotak sampai dengan sekitar 1976. Kemudian sampai tahun 1978, berubah menjadi menggunakan sepasang lampu bulat yang secara keseluruhan mirip dengan Chevrolet Camaro yang dikecilkan.

Mesin yang digunakan Mazda 808 ini hampir mirip dengan mesin UC 1400cc yang dipakai pada Mazda MR90 dan Vantrend. Bedanya, Mazda 808 ini memakai mesin piston 4 silinder seri UB 1500cc dengan teknologi SOHC dan pengabut bahan bakar karburator. Persamaan mesin ini dengan mesin UC yang dipakai oleh Mazda MR ada banyak karena mesinnya masih 1 basis. Mesin ini sanggup mengeluarkan tenaga sebesar 90,7Hp pada 5800Rpm dan torsi 129Nm pada 4000Rpm. Cukup besar untuk ukuran mobil era 70an.

Selain ditawarkan dengan menggunakan mesin piston 4 silinder, mobil ini juga ditawarkan dengan mesin wankel rotary 10A dan 12A dan dijual dengan nama Mazda Savanna atau RX-3. Mesin rotary atau yang biasa disebut dengan mesin Wankel adalah mesin pembakaran dalam yang digerakkan oleh tekanan yang dihasilkan oleh pembakaran dirubah menjadi gerakan berputar pada rotor yang menggerakkan sumbu. Mesin ini terbilang unik karena pistonnya berbentuk segitiga dan merangkap sebagai ruang bakar serta memiliki gerak berputar (berotasi). Tidak seperti mesin lainnya yang lazim bergerak vertikal atau horisontal. Kelebihan mesin ini adalah mampu mengeluarkan output tenaga yang besar dengan kapasitas mesin yang kecil. Berkat mesin wankel rotary yang pertama kali ditemukan oleh Felix Wankel ini, Mazda 787b yang bermesin rotary mampu menjadi mobil Jepang pertama yang memenangkan kejuaraan Le Mans 24H pada tahun 1990. Kelemahan mesin rotary sendiri adalah boros oli. Sayangnya Mazda 808 bermesin rotary ini tidak masuk ke Indonesia. Walaupun begitu ada kemungkinan beberapa unit sempat masuk ke Indonesia.

Tidak banyak yang bisa diketahui dari mobil ini karena unitnya kini sudah semakin langka. Kelebihannya ada pada desainnya sangat classy dan mengingatkan kita akan sosok muscle car Amerika yang gagah namun khusus pada mobil ini ukurannya diperkecil. Sparepart mesin juga masih lumayan mudah karena banyak yang sama dengan Mazda MR90. Karena part bodynya sudah sangat langka, mungkin saat ini Mazda 808 lebih cocok utk koleksi aja. Karena ada resiko kesenggol kendaraan lain, kebaret pas parkir dsb yang dapat merusak body.

Spesifikasi Mazda 808 Grand Familia ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Mazda 808 Grand Familia
Jenis Sedan
Tipe 808
Mesin UB SOHC 1490cc
Bore X Stroke 78.0 X 78.0 mm
Sistem Bahan Bakar Karburator
Transmisi Manual 4 Speed
Wheelbase 2.310 mm
Panjang 4.075 mm
Lebar 1.595 mm
Tinggi 1.375 mm

0 Response to "Mazda 808 Grand Familia"

Post a Comment