Toyota Mark II Cressida GX71

Toyota Mark II merupakan hasil pengembangan dari Toyota Corona yang dibuat oleh Toyota untuk menyasar pangsa pasar yang lebih tinggi dibandingkan Corona. Pada tahun 1984, Toyota membuang nama Corona pada Mark II dan mengembangkan lagi Toyota Mark II menjadi Toyota Cressida, Toyota Cresta sampai Toyota Chaser. Untuk di Indonesia, hanya ada Toyota Cressida yang masuk melalui ATPM Astra. Di Jepang sana selain dijadikan mobil pegawai pemerintahan, mobil ini juga dijadikan taksi karena terkenal reliable.

Toyota Cressida GX71



Desain Toyota Cressida menganut desain khas mobil era 80an yang kotak. Ukuran mobil ini lumayan besar karena mobil ini diposisikan sebagai sedan mewah menengah. Desain kotak seperti ini bagi sebagian kalangan dianggap terlalu kebapak bapakan yang kurang cocok dengan anak muda. Namun faktanya desain berkarakter mewah mengotak seperti ini ternyata masih diminati di Jepang untuk dijadikan bahan modifikasi Bosozoku yang rata rata anggotanya anak muda atau sedan VIP. Sekitar tahun 1987 keluar facelift dari Toyota Cressida. Beda versi facelift dengan sebelum facelift bisa dilihat dari interiornya yang berwarna maroon dan speedometer yang berubah menjadi digital. Dari luar, yang bisa dikenali mungkin hanya bentuk grill depan yang kini berbentuk kotak kotak dan lampu senja yang berwarna orange.


Toyota Cressida yang masuk ke Indonesia hanya dibekali dengan mesin 1G-E 6 silinder segaris dengan hanya 12 valve (2 valve per silinder) berkapasitas 2000cc. Untuk penyuplai bahan bakar mesin ini menggunakan injeksi Electronic Fuel Injection. Mesin ini juga dipakai di sedan mewah Toyota lainnya seperti Toyota Altezza, Lexus IS200, sampai Toyota Celica Supra. Mesin yang menhasilkan tenaga sebesar 105Hp pada 5400rpm dan torsi 157Nm pada 4400Rpm ini memang tidak besar untuk ukuran 2000cc. Untungnya konsumsi bahan bakarnya tergolong irit untuk sekelas sedan mewah ini. Rata rata konsumsi BBM dalam kota sekitar 1:8 sedang untuk luar kota sekitar 1:10 jika kondisinya sehat. Angka tersebut bisa lebih maupun kurang tergantung cara berkendara dan kondisi kendaraan.

Sebagai sedan mewah, tentunya Toyota Cressida sudah dilengkapi dengan fitur fitur penunjang yang juga mewah pada jamannya. Bagian kemudi mobil ini sudah power steering ditambah dengan tilt steering untuk penyesuaian postur berkendara. Mobil ini juga sudah dilengkapi dengan power window, electric mirror dan central lock. Walaupun tenaga mesinnya tidak terlalu kencang, namun untuk faktor keamanan, di keempat rodanya sudah menggunakan rem cakram. Untuk kenyamanan tentunya sudah jadi prioritas mobil ini terutama untuk penumpang dibelakang dengan headroom dan legroom yang lega. Selain itu suspensinya terasa empuk namun handling nyaman dan kalam kabin terasa senyap. Karena kenyamanannya itulah beberapa orang menyebut mobil ini sebagai Mercy dari Jepang. Pada versi facelift tahun 1987, Toyota mengganti speedometer Toyota Cressida dengan versi digital seperti pada Corona Twincam.

Kelebihan Toyota Cressida adalah jelas nyamannya karena ini adalah sedan mid size kelas atas setara Toyota Camry jaman sekarang. Suspensinya sangat empuk dan interiornya kedap suara dari luar dan mewah. Ukuran kabinnya sangat luas karena ukuran keseluruhannya yang juga luas. Sparepartnya masih lumayan banyak bahkan part subtitusinya juga banyak. Hanya saja karena ini mobil kelasnya mobil mewah, jangan harap harga partnya setara mobil merakyat seperti Kijang.


Kelemahan mobil ini lebih ke arah perawatannya saja karena tidak jarang sudah banyak yang ECU nya mati dan konon harga part ECU Toyota Cressida ini bisa seharga mobilnya. Kadang malah ada yang mengakalinya dengan mengganti injektornya dengan karburator seperti karbu Kijang yang lebih simple. Part mesinnya memang mudah namun lain cerita untuk part body dan interiornya. Lainnya karena mobil ini agak besar, jadi agak susah bermanuver untuk yang tidak terbiasa dan agak susah masuk garasi bagi yang garasinya sempit.

Dipasaran mobil bekas, mobil ini harganya memang murah karena stigma orang Indonesia yang menggangap mesin 2000cc apalagi 6 silinder pasti boros. Belum lagi karena ini sedan mewah, tidak sedikit yang ragu akan sparepartnya walau ini merknya Toyota. Harga rata ratanya berkisar antara 15 sampai 45 juta tergantung kondisi dan kelengkapan. Jika tertarik meminang mobil ini, perhatikan airflow, injector, noken As dan HLA untuk bagian mesin selain seperti mobil pada umumnya. Untuk bagian interior seperti jok dan dashboard sebaiknya original dan lengkap karena sudah sangat susah mencarinya.

Spesifikasi Toyota Mark II Cressida GX71 ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Toyota Mark II Cressida GX71
Jenis Sedan
Tipe GX71
Mesin 1G-EU SOHC 12 Valve 2000cc
Bore X Stroke 75.0 X 75.0 mm
Sistem Bahan Bakar Injeksi
Transmisi Manual 5 Speed
Otomatis 4 Speed
Wheelbase 2.660 mm
Panjang 4.650 mm
Lebar 1.690 mm
Tinggi 1.415 mm

0 Response to "Toyota Mark II Cressida GX71"

Post a Comment