Mengenal Honda Primo, Clio dan Verno

Honda primo banner

Mungkin pernah diantara kita yang melihat modifikasi mobil Honda beraliran racing JDM, mobil balap Honda di footage balap jadul atau malah mobil Kanjozoku di Jepang sana melihat tempelan HONDA PRIMO atau CLIO atau bahkan VERNO di windshield depan mobil. Apa sih maksud dari Honda Primo, Clio dan Verno? dan kenapa pula sampai diberi tempat khusus di windshield depan? Disini mobilmotorlama mencoba menjelaskan agar semoga nantinya tidak salah kaprah seperti stiker TRD Sportivo yang banyak tertempel di tempat yang salah.


Di Jepang sana, mulai tahun 1978 Honda memutuskan untuk membagi saluran penjualannya dan mulai membentuk dealer Honda Verno. Honda Verno adalah sebuah dealer mobil Honda dimana produk yang dijual memiliki perlengkapan standar lebih banyak dan cenderung berkarakter sport. Singkatnya dealer Honda Verno ini menjual mobil-mobil mewah atau sport dari Honda seperti misalnya Honda Prelude. Alasan mengapa dibentuknya dealer khusus ini agar pelayanan aftersales dari mobil-mobil yang masuk dealer Honda Verno ini lebih terjamin karena sebelum menjual tipe mobil tersebut, dealer sudah harus bisa menyediakan sarana prasarana yang mendukung. Di Indonesia, cara seperti ini diterapkan oleh Yamaha dengan R shop nya yang menjual Yamaha YZF-R15 atau YZF-R25.

Memasuki tahun 1984, Honda kembali membuat dealer baru yang diberi nama Honda Clio. Pada 1985 Honda juga mendirikan dealer Honda Primo. Honda Clio menjual lineup mobil sama seperti sebelum 1978 sedangkan Honda Primo menjual Honda Civic, Kei car, alat-alat pertanian, mesin pemotong rumput, generator portabel, peralatan laut, sepeda motor dan skuter.


Selain itu, untuk memudahkan konsumen membeli produk aksesoris aftermarket, Honda juga mendirikan dealer Honda Access. Honda Access ini menjual berbagai aksesoris genuine untuk sepeda motor, skuter dan mobil Honda. Untuk aksesoris berupa sistem audio sampai sistem navigasi yang bisa dipasang di semua mobil Honda, Honda bekerja sama dengan Pioneer untuk merebrand merk Pioneer menjadi merk Honda Gathers. Sebenarnya, selain bisa dibeli di dealer Honda Access aksesoris Gathers ini bisa juga dibeli di ritel otomotif Jepang lain seperti Autobachs.

Seiring berjalannya waktu, penjualan mobil di Jepang mengalami penurunan karena runtuhnya "buble economy". Untuk menghemat investasi riset mobil baru dan meningkatkan penjualan, banyak pabrikan Jepang yang menjual mobil dalam kelas supermini dan kei car yang merupakan hasil dari badge engineering. Badge engineering ini misalnya Suzuki menjual mobil Suzuki Carry tanpa merk ke Mazda lalu Mazda memberikan merk Suzuki Carry tanpa merk tadi menjadi Mazda Scrum. Mobil-mobil hasil badge engineering ini dijual di dealer Honda Primo namun juga dijual di dealer Honda Clio dan Verno. Pada bulan Maret 2006, tiga rantai penjualan ini dihentikan. Sebagai ganti dari penghentian  dealer Honda ini, dibentuk Honda Car Dealership yang menjual semua lineup mobil Honda.

Mobil yang dijual di Honda Verno antara lain:

Honda Prelude, Honda Integra, Honda CR-X, Honda Vigor, Honda Saber, Honda Ballade, Honda Quint, Honda Crossroad, Honda Element, Honda NSX, Honda HR-V, Honda Mobilio Spike, Honda S2000, Honda CR-V, Honda That's, Honda MDX, Honda Rafaga, Honda Capa, dan Honda Torneo

Mobil yang dijual di Honda Clio antara lain:

Honda Accord, Honda Legend, Honda Inspire, Honda Avancier, Honda S-MX, Honda Lagreat, Honda Stepwgn, Honda Elysion, Honda Stream, Honda Odyssey (int'l), Honda Domani, Honda Concerto, Honda Accord Tourer, Honda Logo, Honda Fit (Jazz), Honda Insight, Honda That's, Honda Mobilio, dan Honda City


Mobil yang dijual di Honda Primo antara lain:

Honda Civic, Honda Life, Honda Acty, Honda Vamos, Honda Hobio, Honda Ascot, Honda Ascot Innova, Honda Torneo, Honda Civic Ferio, Honda Freed, Honda Mobilio, Honda Orthia, Honda Capa, Honda Today, Honda Z, dan Honda Beat

0 Response to "Mengenal Honda Primo, Clio dan Verno"

Post a Comment