Honda Civic Ferio EK / SO4

Honda Civic Ferio sedan

Honda Civic Ferio merupakan sedan yang pertama kali diproduksi Honda pada tahun 1995 di Jepang dan baru masuk ke Indonesia pada tahun 1996. Berbeda dengan Honda Civic generasi sebelumnya yang juga dijual versi hatchback 3 pintunya di Indonesia, Civic Ferio ini sama sekali tidak ditemani bersama varian Civic 3 pintunya. Nama Ferio sebenarnya sudah digunakan sejak jaman Honda Civic Genio di Jepang namun baru digunakan di Indonesia mungkin karena Civic generasi ini tidak dijual beserta varian hatchbacknya. Seperti Civic generasi sebelumnya, Civic Ferio khusus yang dijual di negara-negara Asia Tenggara memiliki kode bodi SO4.


Mobil ini didesain oleh desainer in house Honda, Masakazu Udagawa dibantu oleh Yoshi Kigoyoshi sekitar tahun 1993. Sedikit berbeda dengan Civic generasi sebelumnya yang antara hatchback, sedan, coupe dan targa top memiliki panjang terutama wheelbase yang sangat berbeda serta bentuk belakang yang sama sekali berbeda antar tipenya. Pada Civic generasi ketujuh ini, semua tipenya memiliki panjang wheelbase yang sama. Karena itu, tidak heran kalau pintu belakang Civic hatchback bisa dipasang ke bagian belakang Civic Ferio setelah bagasi belakangnya dipotong tentunya. Versi station wagon mobil ini diberi nama Honda Orthia dan hanya dijual di Jepang alias JDM only. Di Jepang, selain Honda Orthia ada juga varian agak sporty dari Civic Ferio ini yang diberi nama Honda Integra SJ atau Sedan Joyful. Integra SJ ini sama persis dengan Honda Ferio yang hadir di Indonesia hanya saja bagian depannya memakai milik Honda Orthia dan memakai mesin yang sama dengan Honda City Type Z.


Mesin yang digunakan mobil ini masih sama dengan Honda Civic Genio dengan mesin Honda D16 series SOHC 16 valve dengan 4 valve persilinder berkapasitas 1600cc dengan sistem injeksi PGM-Fi. Yang sedikit berbeda adalah pada Civic Ferio sudah menggunakan katup variabel VTEC walau yang digunakan bukan VTEC stage 3 untuk performa melainkan VTEC-E yang hanya dirancang untuk efisiensi bahan bakar. VTEC ini baru beroperasi dan mulai menghasilkan tenaga yang lumayan besar sekitar 4000Rpm keatas. Dengan perpaduan ini, Honda Ferio sanggup menghasilkan tenaga sebesar 125Hp pada 6400Rpm dan torsi 148Nm pada 5500Rpm. Transmisi yang digunakan masih sama dengan Civic sebelumnya dengan pilihan manual 5 percepatan atau otomatis 4 percepatan.

Pertama kali keluar di Indonesia pada tahun 1996 dengan tampilan yang lebih sporty dibandingkan pesaing utamanya, Toyota all new Corolla yang terkesan makin ciut dibanding Corolla sebelumnya. Model pra facelift Ferio ini bertahan selama 3 tahun mungkin karena lesunya penjualan mobil saat itu yang merupakan dampak dari krisis ekonomi pada tahun 1997 dan 1998. Pada tahun 1999, Honda akhirnya mengeluarkan varian facelift dari Honda Civic Ferio ini. Perbedaan antara Ferio facelift dengan pra facelift hanya ada pada tampilannya. Ferio facelift ini sudah menggunakan lampu diamond cut dengan bentuk yang lebih lancip dibanding Ferio sebelumnya. Pada bagian bumper depan, terdapat lubang hawa di pinggir kanan dan kiri dengan lubang bagian tengah lebih pendek dibanding varian sebelum facelift. Dibagian belakangnya, Honda Ferio kini terlihat lebih sporty dengan lampu belakang yang lebih tajam. Versi facelift ini pada tahun 1999 dijual dengan harga baru 149 juta untuk transmisi manual dan 156 juta untuk transmisi otomatis.

Fitur mobil ini tergolong cukupan dibanding sedan lain semasanya. Power window, electric mirror, central lock, AC dengan pemanas dan power steering elektris sudah menjadi standarnya. Sayangnya mobil ini belum dilengkapi dengan piranti keselamatan canggih seperti air bag, ABS dan ESC. Sebagai gantinya, mobil ini sudah dilengkapi dengan rem cakram di keempat rodanya. Sistem kaki-kakinya sudah mengandalkan double wishbone di bagian depan dan belakang yang membuat handlingnya termasuk sangat baik. Untuk piranti hiburan, digunakan head unit single din dari Pioneer.

Kelebihan Honda Civic Ferio ada pada bentuknya yang masih tetap terkesan timeless terutama untuk varian faceliftnya. Walaupun memakai mesin SOHC VTEC-E yang didesain hanya untuk efisiensi bahan bakar, namun urusan tenaga mobil ini lumayan kencang kala "VTEC kicked in yo!". Kaki-kaki mobil ini juga lumayan empuk dengan performa handlingnya yang sudah bagus yang memang sudah terkenal sejak generasi Civic sebelumnya.

Kelemahan Honda Civic Ferio adalah minimnya fitur seperti fitur keselamatan macam ABS dan airbag yang pada saat itu sudah diaplikasikan oleh Lancer dan Corolla yang merupakan mobil sekelas. Karena kaki-kakinya sudah menganut sistem double wishbone, komponen yang terdapat pada kaki-kaki ini jauh lebih banyak yang membuat harga partnya mahal. Selain itu, walau mesinnya lumayan bertenaga di rpm tinggi, namun untuk rpm rendah agak terasa kurang. Ini dikarenakan torsinya yang kurang dan berat keseluruhan mobil yang bertambah dibanding Civic generasi sebelumnya.

Spesifikasi Honda Civic Ferio SO4 ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Honda Civic Ferio SO4
Jenis Sedan
Tipe SO4
Mesin D16Y5 SOHC 1600cc
Bore X Stroke 75.0 X 90.0 mm
Sistem Bahan Bakar Injeksi PGM-Fi
Transmisi Manual 5 Speed
Otomatis 4 Speed
Wheelbase 2.621 mm
Panjang 4.448 mm
Lebar 1.704 mm
Tinggi 1.389 mm

0 Response to "Honda Civic Ferio EK / SO4"

Post a Comment