Nissan Cedric Y31

Nissan Cedric Y31

Sedan bermesin diesel sebelum tahun 2000 masih sangat jarang di Indonesia. Selain Holden Gemini, ada juga Nissan Cedric yang sama-sama bermesin diesel walau bentuknya sedan. Yang membuatnya berbeda dari Holden Gemini adalah Nissan Cedric lebih menyasar pasar sedan premium. Oleh karena itu tidak heran kalau mobil ini sempat digunakan oleh pemerintah Indonesia sebagai transportasi tamu negara pada acara KTT tahun 1992. Di Jepang Nissan Cedric ini sudah memasuki generasi ke5 dan menjadi Nissan Cedric yang paling populer karena muncul disaat Japan bubble economy. Diluar sana, mobil ini juga sering disebut sebagai Nissan Gloria.


Setelah lompat 2 generasi, Nissan Cedric akhirnya kembali dijual di Indonesia setelah era Datsun 330 atau Datsun 280c dan 260 tahun 1979 berakhir. Masih dengan format sedan besar dengan fitur-fitur mewah, namun kali ini Nissan Cedric hanya dijual khusus untuk acara KTT non blok pada tahun 1992. Setelah KTT non blok berakhir, Group Blue Bird membeli seluruh unit Nissan Cedric ini lalu dijadikan armada taksi seri mewah yang diberi label Silver Bird. Karena berkembangnya taksi Silver Bird ini, Group Blue Bird akhirnya kembali memesan unit Nissan Cedric pada tahun 1997, 1998, 2000 dan terakhir tahun 2004. Unit-unit Nissan Cedric ini terus dipakai samapai Blue Bird mengganti semua Nissan Cedric dengan Mercedes-Benz C class untuk armada taksi Silver Bird pada tahun 2009.

Ada beragam mesin yang digunakan Nissan Cedric ini. Semua mesinnya berkonfigurasi diesel 4 silinder. Versi KTT sampai tahun 1998 memakai mesin Nissan TD25L 2500cc OHV diesel indirect injection. Pada tahun 2000, Nissan Cedric dipasangkan mesin Nissan TD27L 2700cc OHV diesel indirect injection. Pesanan Nissan Cedric tahun 2004 memakai mesin QD32L 3200cc OHC diesel indirect injection. Semua mesin diesel ini dipadukan dengan transmisi manual 5 percepatan dan tenaga mesinnya disalurkan ke roda belakang.

Nissan Cedric ini masih diproduksi sampai sekarang dan menjadi fleet taksi di negara-negara Asia Timur seperti Hong Kong dan Taiwan walau populasinya mulai kalah dengan Toyota Crown Comfort. Dari waktu ke waktu, ada beberapa perbedaan selain mesin yang digunakan. Pertama kali muncul tahun 1992 masih menggunakan desain Y31 lama prefacelift yang terlihat agak jadul. Pada tahun 1997 baru muncul versi facelift dari Nissan Cedric dengan perubahan yang paling mencolok ada pada bentuk lampu depan dan grill depan. Sekitar tahun 2000 terjadi perubahan interior pada versi 2700cc ini dengan penggunaan warna interior abu-abu kebiruan mirip celana anak SMA. Terakhir pada tahun 2004 terjadi facelift kembali dengan ditambahkan list chrome disekitar lampu belakangnya. Selain itu interiornya juga berubah menjadi lebih elegan dibanding sebelumnya.

Mobil ini masuk ke Indonesia secara CBU dan diimpor langsung oleh sekertariat negara untuk versi KTT 1992 dan Bluebird untuk tahun-tahun selanjutnya. Karena statusnya yang CBU dan hanya sedikit unitnya inilah yang membuat part slow moving dan part bodinya susah. Oleh karena itu tak susah menemukan Nissan Cedric dengan bodi alakadarnya dijalanan. Untungnya karena mobil ini bermesin diesel konvensional dan statusnya sebagai mobil taksi membuat part fast moving yang dipakai murah dan harganya murah. Perawatan mesinnya juga terbilang sederhana karena hanya terfokus di 3 filter utama seperti mesin diesel pada umumnya. Harga bekasnya saat lelang setelah pensiun dari Bluebird pada tahun 2009 untuk unit produksi 2004 hanya sekitar 45 juta rupiah saja.

Kelebihan Nissan Cedric ini adalah nyaman. Shockbreaker sangat empuk, stir sangat ringan, posisi duduk terutama penumpang belakang sangat pas dengan bentuk jok belakang yang memadai. Untuk interiornya sangat leba baik ruang kepala, ruang kaki dan bada terutama untuk penumpang belakang. Karena bermesin diesel, konsumsi solar mobil ini sangat irit untuk kelas sedan VIP berkisar antara 1:11 untuk dalam kota dan 1:16 untuk luar kota. Kelemahan Nissan Cedric ini adalah bodinya yang terlalu besar sehingga membuatnya sulit untuk bermanuver dan masuk ke jalan-jalan sempit. Fitur-fitunya masih sama seperti mobil taksi pada umumnya yang serba manual. Jangankan untuk fitur elektris seperti versi JDM nya, power window di keempat pintunya saja tidak ada.

Spesifikasi Nissan Cedric Y31 ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Nissan Cedric Y31
Jenis Sedan
Tipe Y31
Mesin TD25L OHV 2488cc
TD27L OHV 2664cc
QD32 OHC 3200cc
Bore X Stroke N/A
Sistem Bahan Bakar diesel indirec injection
Transmisi Manual 5 Speed
Wheelbase 2.735 mm
Panjang 4.690 mm
Lebar 1.695 mm
Tinggi 1.445 mm

6 Responses to "Nissan Cedric Y31"

  1. Ini mirip sama taxi silverbird bandara yg toyota crown comfort jadul itu ya. Tapi kalo sy google dpt nya gambar crown2 skrg mulu. Crown yg sy maksud jarang muncul gambarnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. memang mobil ini pernah jadi taxi silverbird kok. bedanya sama crown comfort paling jlas ada dibagian belakangnya dimana cedric lampunya horizontal penuh kalau crown vertikal

      Delete
    2. iya bener vertikal, sempit, cakep bener itu mobil, dan kayanya gak semua org berpikiran sama.. ahaha. tapi kalo browse 'crown comfort silverbird' dll.. keluarnya pasti beda. Bahas dong mas charis hehe

      Delete
    3. boleh tu... ditunggu ya, agak lama soalnya riset dulu 😉

      Delete
  2. "Sedan bermesin diesel sebelum tahun 2000 masih sangat jarang di Indonesia" Setelah tahun 2000 banyak ya sedan mesin diesel?

    ReplyDelete
    Replies
    1. lumayan walau populasinya tetap kalah sama yang bensin.
      BMW sama Mercedes yang pake embel-embel D itu misalnya...

      Delete