Peugeot 206

Peugeot 206

Peugeot 206 adalah hatchback yang pertama kali diperkenalkan oleh PSA Peugeot pada tahun 1998 di Perancis. Mobil ini bukan merupakan penerus langsung dari Peugeot 205 yang namanya dikenal berkat rally Group B karena pada waktu itu, supermini seperti Peugeot 205 tidak terlalu menguntungkan secara ekonomi. Karena itu, Peugeot akhirnya membuat supermini yang lebih kecil dari 205 bernama Peugeot 106 dan Peugeot 306 untuk kelas satu tingkat diatasnya. Namun karena Peuggeot 205 dirasa kalah bersaing dengan kompetitornya seperti VW Polo, Peugeot akhirnya membuat platform baru yang bernama Peugeot 206 yang sudah berbeda jauh dengan Peugeot 205. Mobil ini punya kembaran bernama Citroën C2 di Tiongkok dan Naza 206 di Malaysia.


Mobil ini pertamakali masuk ke Indonesia secara CBU yang diimpor langsung oleh ATPM Peugeot di Indonesia, Astra France Motor pada tahun 2000. Kala itu, penjualan Peugeot 206 termasuk sangat laris karena saat itu mobil ini tidak memiliki kompetitor asal Jepang di Indonesia karena Daihatsu Charade, Toyota Starlet dan Honda Civic Estilo sudah dihentikan produksinya dan belum ada penggantinya saat itu. Selain karena tidak ada kompetitor utama, mobil ini juga memiliki bentuk yang sporty dan kesan kencang karena keikutsertaan Peugeot diajang rally WRC dengan Peugeot 206 hatchback. Tipe CBU hanya hadir varian standard dan sporty yang sama-sama memakai mesin bensin 1400cc. Untuk fiturnya, varian Sporty sudah dilengkapi dengan power window di pintu penumpang belakang, sensor parkir dan jok kulit. Untuk tipe standar, tidak ada kelengkapan seperti di tipe Sporty.

Sekitar tahun 2003, Astra France Motor menghadirkan varian facelift Peugeot 206 ke tanah air. Varian facelift ini sudah menggunakan lampu depan model diamond cut yang populer saat itu. Berbeda dengan arian pra facelift, versi facelift Peugeot 206 ini sudah dirakit di Indonesia yang membuat harga barunya saat itu lebih murah karena pajak dan sudah disesuaikan dengan kondisi di Indonesia. Selain CKD dan tampilan, 206 facelift ini sudah memakai transmisi matik model tiptronik.

Mesin yang digunakan Peugeot 206 ini adalah TU3JP yang masuk kedalam keluarga PSA TU engine dengan kapasitas mesin 1360cc. Mesin 4 silinder dengan pengabut bahan bakar injeksi ini hanya sanggup menghasilkan tenaga sebesar 75Hp pada 5500Rpm karena masih memakai konfigurasi SOHC 8 valve. Karena versi CBU didatangkan dari daratan Eropa yang memiliki standar aturan emisi gas buang ketat, mesin ini sudah memakai catalytic converter yang keterusan sampai versi CKD nya. Oleh karena itu, mesin yang dihubungkan ke roda depan dengan pilihan transmisi manual 5 percepatan atau otomatis 4 percepatan untuk versi CBU dan otomatis triptonic untuk versi CKD diharuskan memakai bahan bakar berkualitas baik seperti Pertamina Pertamax.

Sebagai mobil Eropa, sudah pasti mobil ini memiliki kualitas dan standar keamanan khas Eropa. Untuk piranti keselamatan, mobil yang mendapat 4 dari 5 bintang EuroNCAP ini sudah dilengkapi dengan single airbag dan sistem rem ABS. Kelebihan lain mobil ini ada pada mesinnya yang walau pelan karena di Eropa 1400cc hanya digunakan untuk komuter seperti orang pakai motor matic di Indonesia, namun sangat irit jika memakai bahan bakar yang sesuai. Sparepart mobil ini juga lumayan banyak dan lumayan diantara murah dan mahal jika dibandingkan dengan mobil Jepang. Harga mobil ini juga lumayan murah berkisar antara 40 sampai 100 juta rupiah tergantung tahun dan kondisi karena masa edar mobil ini lumayan lama antara 2000 sampai 2006.

Kelemahan mobil ini ada pada ruang kabin yang sempit terutama ruang kaki penumpang belakang. Kaki-kaki untuk versi CBU cenderung keras sementara versi CKD empuk karena dinegara asalnya jalanan rata dan mulus tidak seperti di Indonesia. Kopling mobil versi manual ini juga lumayan keras. Selain itu, mobil ini juga kurang bisa diajak "bersabar" dengan bensin berkualitas rendah, perawatan seadanya dan perbaikan asal-asalan. Jika memaksakan biasanya mesin mobil ini akan cepat panas dan boros jika dipaksakan memakai bensin jelek, kelistrikan bisa kacau balau jika kabel-kabelnya dibypass atau diakali untuk memasang perangkat elektronik, selain itu biasanya jika bengkel kurang berpengalaman akan muncul masalah baru karena standar perbaikannya tidak sesuai.

Spesifikasi Peugeot 206 ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Peugeot 206
Jenis Hatchback
Tipe 206
Mesin TU3JP SOHC 1400cc
Bore X Stroke 75.0 X 77.0 mm
Sistem Bahan Bakar Injeksi
Transmisi Manual 5 Speed
Otomatis 4 Speed (CBU)
Otomatis triptonic (CKD)
Wheelbase 2.442 mm
Panjang 3.835 mm
Lebar 1.652 mm
Tinggi 1.428 mm

4 Responses to "Peugeot 206"

  1. Dulu banyak bgt yg seliwetan pesut type ini..cuma mungkin karena gk sanggup ngerawat jadi pada di dol massal..apalagi sejak ada jazz, udah deh. Padahal kualitasnya lumayan mumpuni

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul. teknologinya terlalu advance bagi sebagian orang apalagi buat yang habis pelihara mobil teknologi purba kayak kijang super

      Delete
  2. Rekues 306 dan 406 juga om, kayaknya pug mobil oke pada masanya cuma jarang dilirik orang

    ReplyDelete
    Replies
    1. siap, ditunggu ya...
      emang oke kok, di afrika mobil paling laris banyak dipakai orang buat kerja rodi sampai bodinya nggak berbentuk peugeot 504 sama 505... di iran mobil nasionalnya (khodro) basisnya juga peugeot

      Delete