Toyota Vios & Toyota Limo XP40

Toyota Vios Limo NCP42

Setelah ditinggal oleh Toyota Corolla yang ukurannya sudah membengkak, kelas sedan kecil akhirnya diisi oleh Toyota Soluna. Memasuki tahun 2003, Toyota akhirnya mengeluarkan pengganti Toyota Soluna yang sudah sering wira-wiri menjadi fleet taksi. Pengganti Toyota Soluna ini adalah Toyota Vios dengan kode bodi XP40 sementara kode modelnya NCP42. Nama Vios sendiri berasal dari bahasa latin yang artinya maju kedepan. Dalam bahasa marketingnya, Vios juga merupakan singkatan dari Very Intelligent Outstanding Sedan.


Toyota Vios di Indonesia hanya tersedia pilihan mesin 1NZ-FE 4 silinder DOHC 1500cc dengan injeksi sekuensial serta VVT-i. Tenaga yang dapat dihasilkan mesin ini adalah 109Hp pada 6000Rpm serta torsi 161Nm pada 4200Rpm. Mesin ini terkenal sangat irit bensin karena mesin ini pada awalnya dikembangkan untuk mobil hybrid Toyota Prius. Beda dengan 1NZ-FXE yang dipasang pada Toyota Prius selain ECU dan motor elektriknya adalah rasio kompresi Vios yang hanya 10,5:1 agar sesuai dengan kualitas bensin di negara-negara ASEAN yang lebih rendah dibanding Jepang. Tenaga mesin seri NZ ini juga tidak malu-maluin walau diatas kertas hanya 109Hp. Terbukti Toyota Vios dari tim TTI mampu bersaing diajang Indonesian Touring Car Championship. Untuk menggerakkan roda depannya, Toyota membekali Vios dengan pilihan transmisi manual 5 percepatan atau otomatis 4 percepatan.

Pada awalnya, Toyota Vios merupakan rancangan engineer Toyota Thailand. Basic mobil ini mengambil dari Toyota Platz yang panel bodinya diganti dengan desain rancangan desainer Jepang. Karena mengambil rancangan Toyota Platz, Vios memiliki dimensi yang mirip. Saking miripnya, dashboard dengan speedometer yang diletakkan di tengah seperti Platz juga dipakai di Vios. Berat kosong Vios berkisar antara 940Kg sampai 990Kg tergantung tipenya. Sistem suspensi yang dipakai masih MacPherson strut dengan stabilizer dibagian depan dan Torsion beam dengan stabilizer dibelakang. Desain Vios mengambil langsung dari Corolla E120 karenanya Vios pertama ini bentuknya mirip Corolla yang diperkecil.

Varian Vios versi Indonesia terbagi menjadi 2 varian yaitu tipe E dan G. Tipe G ini lebih lengkap dengan adanya ABS, velg alloy 15 inch, foglamp, panel instrumen digital, dan head unit double DIN. Pada tahun 2005, Toyota melakukan minor facelift untuk Vios dengan perubahan berupa gril, lampu depan dan belakang, pelek serta antena. Pada versi facelift ini, Toyota akhirnya menambahkan fitur pelipat spion elektrik. Karena pandangan orang Indonesia akan mobil taksi membuat konsumen potensial Vios ragu, Toyota meluncurkan Toyota Limo yang merupakan Vios khusus taksi. Toyota Limo ini bisa dibilang Vios tipe E dengan fitur-fitur yang dihilangkan agar harganya semakin murah. Fitur-fitur yang tidak ada pada Toyota Limo ini adalah rem cakram belakang, power window, power steering, electric mirror, velg alloy, alaram dan list chrome. Selain itu, Limo memiliki ECU yang sedikit berbeda karena setinganya dibuat jauh lebih irit dibanding Vios. Toyota Limo ini hanya khusus dijual untuk perusahaan taksi sehingga untuk membedakan antara Limo dengan Vios bisa dilihat pada BPKB nya.

Kelebihan Toyota Vios dan Limo tentunya adalah sudah battle proven sebagai sedan yang tangguh dan tidak rewel. Kaki-kakinya jauh lebih kuat dibanding Honda City yang merupakan pesaing terdekatnya walau masih kalah kuat dibanding sedan Korea. Tenaga aslinya sudah lumayan besar namun bila dirasa kurang, masih bisa dipasang turbo karena mesin 1NZ ini terdapat varian turbonya. Konsumsi bensinnya juga irit berkat efisiensi mesin yang awalnya dipasang untuk Toyota Prius. Terakhir, biaya perawatannya juga murah karena sparepart mobil taksi sangat banyak di kota-kota besar baik yang original maupun tidak serta harganya murah. Harga mobil ini juga sudah murah karena image mobil taksi tadi.

Kelemahan Vios dan Limo biasanya ada pada perawatan pemilik sebelumnya yang kurang. Maklum saja kadang uang 40 juta sudah bisa bawa pulang mobil sedan tahun 2000an merknya Toyota pula walau bekas taksi membuat orang gelap mata dan sembarangan soal perawatannya. Fitur mobil ini juga terasa sangat kurang jika dibandingkan dengan sedan sekelasnya seperti City serta Baleno next G belum lagi sedan Korea seperti Hyundai Verna. Lainnya mungkin ada pada peletakan speedometer yang berada ditengah membuat sedikit aneh walau lama-kelamaan rasanya biasa saja.

Spesifikasi Toyota Vios & Toyota Limo XP40 ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Toyota Vios & Toyota Limo XP40
Jenis Sedan
Tipe NCP42
Mesin 1NZ-FE DOHC 1500cc
Bore X Stroke 75.0 X 84.7 mm
Sistem Bahan Bakar Multi point injection
Transmisi Manual 5 Speed
Otomatis 4 Speed
Wheelbase 2.500 mm
Panjang 4.285 mm
Lebar 1.695 mm
Tinggi 1.435 mm

2 Responses to "Toyota Vios & Toyota Limo XP40"

  1. Tolong dong kasih review Honda City GD8 i-DSI dan VTEC. Soalnya saingan berat sama Vios ini.

    ReplyDelete