Toyota Hilux RN20 & RN25

Toyota Hilux RN20

Toyota Hilux dengan kode RN20 merupakan pikap yang diproduksi Toyota antara 1972 sampai 1978. Mobil ini dibuat di pabrik milik Hino di Hamura, Tokyo dan kemudian dirakit di Indonesia tahun 1976. Walau terlahir sebagai mobil barang, namun ternyata nama Hilux berasal dari kata high (tinggi) dan luxury (mewah). Dinegara asalnya, Hilux generasi kedua ini dikenal juga sebagai ロケハイ atau RokeHi yang merupakan singkatan dari Rocket Hilux. Di Indonesia, Hilux generasi kedua ini menjadi Hilux pertama yang dirakit dan dijual di Indonesia karena ATPM Toyota, Toyota Astra Motor baru berdiri pada tahun 1972 dan pemerintah saat itu melarang impor ranmor secara CBU pada tahun 1973.


Hilux generasi ke2 ini hadir dalam 2 pilihan sasis. Varian pertama yang populasinya paling banyak di Indonesia adalah Hilux sasis pendek dengan kode sasis N20 sementara Hilux sasis panjang mendapat kode sasis N25. Kedua Toyota Hilux ini muncul dalam bentuk pikap single cabin dengan bak terpisah dari kabin model standar. Hilux ini muncul kala industri karoseri lokal mulai berkembang sehingga muncul berbagai macam bentuk versi station atau minibusnya. Kebanyakan dilengkapi dengan 4 buah pintu dengan pintu paling belakang hanya berfungsi sebagai bagasi.

Mesin yang digunakan Hilux versi Indonesia ini adalah Toyota 12R. Mesin ini masih memakai konfigurasi OHV 4 silinder 8 valve karburator dengan kapasitas mesin 1600cc. Mesin ini sama dengan yang digunakan Toyota Corona 1600cc dan sanggup menghasilkan tenaga sebesar 88,7Hp pada 5400Rpm walau rasio kompresinya hanya sebesar 8,5:1 dan pengapiannya masih platina. Tidak seperti Hilux jaman sekarang yang terdapat varian 4wd, Hilux RN20 atau RN25 ini hanya tersedia RWD dengan transmisi manual 4 percepatan.

Terlahir sebagai mobil angkutan barang serbaguna yang didesain seawet mungkin membuat fitur mobil ini begitu sederhana. Yang bisa dibanggakan dibagian interiornya mungkin hanya perneling tangan yang letaknya di sebelah kiri kolom setir yang membuat 3 orang dewasa bisa duduk didalam kabinnya. Dibagian eksteriornya, kaca belakangnya sangat lebar sehingga untuk melihat kebelakang jauh lebih leluasa tidak seperti Kijang yang sempit. Bentuknya yang sangat retro juga mungkin menjadi kelebihan tersendiri bagi sebagian orang.

Toyota Hilux ini baru masuk ke pasar mobil Indonesia pada tahun 1976 dan sayangnya harus dihentikan produksinya oleh Toyota Astra Motor pada tahun 1978. Hal ini terpaksa dilakukan agar Toyota Kijang KF10 yang menjadi produk pertama yang murni buatan Toyota Astra Motor diserap masyarakat. Saat itu harga baru Toyota Hilux RN20 sekitar 3,8 juta rupiah sementara Kijang hanya 1,5 juta rupiah. Dijual dalam masa yang singkat serta harganya yang lebih mahal dibanding produk Toyota lain membuat populasinya hanya sedikit. Belum lagi karena dulu Hilux sering dipakai sebagai kuda beban, menemukan unitnya yang utuh menjadi sulit. Belum lagi karena bentuknya yang agak mirip Datsun GN620 membuat orang tidak terlalu ngeh akan kehadiran mobil ini.

Spesifikasi Toyota Hilux RN20 & RN25 ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Toyota Hilux RN20 & RN25
Jenis Pickup
Tipe RN20
RN25 (long bed)
Mesin 12R OHV 1600cc
Bore X Stroke 80.5 X 78.0 mm
Sistem Bahan Bakar Karburator
Transmisi Manual 4 Speed
Wheelbase 2.580 mm (RN20)
2.795 mm (RN25)
Panjang 4.275 mm (RN20)
4.680 mm (RN25)
Lebar 1.580 mm
Tinggi 1.580 mm (RN20)
1.585 mm (RN25)

3 Responses to "Toyota Hilux RN20 & RN25"

  1. sekarang lg musim nih om pickup retro gini

    ReplyDelete
    Replies
    1. abisnya di modif ceper cakep ditinggiin cakep dibalikin original tambah cakep lagi...

      Delete
    2. cuma kemaren pas di thailand ketemu yg kebablasan..Hilux baru malah diceperin haha

      Delete