Toyota Corona GL dan SE AT151

Toyota Corona GL AT151

Pada era 80an, hampir semua mobil penumpang beralih dari gerak roda belakang menjadi gerak roda depan. Toyota melakukan peralihan ini pada lineup Toyota Corona mulai generasi ketujuh yang di Indonesia dikenal juga dengan julukan Toyota Corona GL dan SE. Di Jepang yang menjadi negara asalnya, Corona dengan kode T150 ini diberi nama Corona FF. Yang unik, Toyota juga menjual versi gerak roda belakangnya yang diberi kode T140. Berbeda dengan Corolla E80 dengan AE85 dan AE86 yang masih satu platform dengan 2 pilihan penggerak roda, Corona T140 dengan T150 ini sudah hampir beda luar dalam biarpun masih satu generasi.


Corona penggerak depan ini memiliki mesin yang mengecil dibanding pendahulunya. Toyota hanya menjual Corona T150 ini dengan mesin 4A-LU yang sama persis dengan Daihatsu Charmant hanya saja posisinya diputar 90 derajad karena Charmant RWD sementara Corona FWD. Mesin ini berkapasitas 1600cc 4 silinder SOHC 8 valve dengan pengabut bahan bakar karburator. Mesin ini digabungkan dengan pilihan transmisi manual 5 percepatan saja.

Corona GL ini sebenarnya tersedia dalam varian sedan 4 pintu, liftback 5 pintu serta coupe 2 pintu yang memakai kode T160. Seperti biasanya, hanya sedan 4 pintu saja yang disediakan untuk pasar mobil Indonesia. Desain yang dipakai menganut style 80an dengan desain angular serba kotak. Ciri khas pada mobil ini ada pada lampu list orange sein yang diletakkan dibawah lampu utama serta garnish belakang yang agak besar yang dipisahkan tempat plat nomor. Selain itu, jendela pintu belakangnya dibuat tidak memiliki sekat sehingga terlihat minimalis. Untuk menambah visibilitas kesamping penumpang belakang. pilar C dibuat tipis dengan adanya jendela segitiga.

Sekitar tahun 1985, Toyota mengeluarkan versi facelift mobil ini. Perbedaan antara versi sebelum facelift dengan facelift tidak terlalu banyak karena sepintas modelnya masih sama saja. Perbedaan yang paling jelas terlihat ada pada bagian belakang dimana lampu belakang yang dibuat lebih besar sedikit. Ada yang bilang versi sebelum facelift disebut dengan Corona GL sementara versi facelift ini disebut dengan nama Corona SE. Secara fitur, Corona T150 ini masih tidak berubah dengan berbagai fitur yang lebih advance dibanding Corolla dimasanya. Power steering, power window, central lock sudah menjadi perlengkapan standarnya. Di Jepang sendiri, mobil ini menjadi mobil Jepang pertama yang dilengkapi dengan speedometer digital.

Penjualan mobil ini kalah secara kuantitas dengan pesaingnya sesama Jepang, Honda Accord pada masanya. Ini dikarena Honda sejak awal kemunculan Accord sudah lebih dipercaya orang Indonesia dengan penggerak roda depannya sementara Toyota baru memulainya pada Corona generasi ini. Toyota sendiri sangat berhati-hati dalam proses migrasi ke penggerak roda depan sampai harus mengeluarkan Toyota Corona versi FWD dan RWD dalam waktu bersamaan. Karena penjualannya sangat sepi, populasi mobil ini lebih sedikit dibanding Corona seri sebelumnya seperti Corona 2000 dan Corona TT.

Kelebihan Corona ini ada pada fiturnya yang jauh lebih lengkap dari Corolla seangkatannya. Karena memakai mesin 4A, sparepart mesin mobil ini berlimpah dam murah karena Toyota 4A ini cukup populer dipakai di mobil-mobil Toyota era 80 dan 90an. Kelemahan mobil ini biasanya ada pada karat terutama dibagian-bagian sudut-sudutnya. Selain itu mencari part bodi juga lumayan sulit karena mobil ini termasuk mobil yang jarang.

Spesifikasi Toyota Corona GL dan SE AT151 ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Toyota Corona GL dan SE AT151
Jenis Sedan
Tipe AT151
Mesin 4A SOHC 8 valve 1300cc
Bore X Stroke 81.0 X 77.0 mm
Sistem Bahan Bakar Karburator
Transmisi Manual 5 Speed
Wheelbase 2.515 mm
Panjang 4.390 mm
Lebar 1.670 mm
Tinggi 1.365 mm

0 Response to "Toyota Corona GL dan SE AT151"

Post a Comment