Renault 5 TL R5

Renault 5 TL R5

Bagi yang dulu suka nonton atau sekedar penggemar reli grup B, selain monster-monster berbadan besar macam Audi Quattro S1 atau Lancia Delta S4 ada satu mobil berukuran kecil yang ikut masuk ke jajaran mobil reli monster yang bernama Renault 5 Turbo. Di Indonesia, Renault 5 Turbo memang tidak dijual sembarangan karena versi homologasi ini dibuat sangat terbatas. Walau begitu, versi paling kecil dan ekonomis Renault 5 ini pernah masuk dan dijual di Indonesia dengan nama Renault 5TL.


Desain Renault 5 ini dikerjakan oleh pegawai Renault yang bernama Michel Boué diwaktu luangnya. Bos Renault yang kemudian mengetahui desain yang dibuat Michel Boué ini langsung tertarik dan kemudian mulai mengembangkan mobil ini untuk diproduksi secara masal. Desain kompak Renault 5 ini menjadi populer di Eropa terutama dikota-kota di Perancis. Pada tahun 1973, Renault 6 ini hampir menjadi European Car of the Year sebelum akhirnya kalah tipis dengan Audi 80. Walau mobil karyanya cukup sukses, namun sayang Michel Boué tidak sempat melihat mobil ini berkeliling di kota-kota Perancis karena ia meninggal 1 bulan sebelum mobil ini diluncurkan karena kanker.


Renault 5 ini sebenarnya terbagi menjadi 2 generasi dimana generasi pertamanya sudah ada sejak 1972 dan dijual sampai tahun 1984. Generasi pertama dikenal dengan nama R5 sementara generasi keduanya dikenal dengan nama Supercinq. Di Indonesia, hanya ada generasi pertama saja yang dijual sampai sekitar 1986. Pilihan bodinya hanya ada hatchback 3 pintu saja. Keunikan bodi mobil ini adalah penggunaan bumper plastik yang dianggap lebih aman kala terjadi benturan kecil karena tidak rusak ataupun penyok seperti ketika parkir mundur. Karena inilah 1 dekade kemudian semua bumper mobil memakai material plastik atau fiberglass sebagai standarnya sampai sekarang.


Renault 5 di Indonesia dijual hanya dengan 1 pilihan mesin saja, yaitu mesin Renault Billancourt engine. Mesin yang punya kode internal B ini memiliki konfigurasi 4 silinder OHV berpendingin air dengan kapasitas 845cc. Mesin ini punya posisi peletakan yang unik dengan mesin yang berada di depan dengan posisi longitudinal ala mobil penggerak belakang walau sebenarnya mobil ini merupakan mobil penggerak roda depan. Untuk transmisinya, digunakan gearbox manual 4 percepatan.

Renault 5 Maxi Turbo

Versi "jahat" mobil ini adalah Renault 5 turbo yang sempat muncul di reli grup B dan sangat handal di jalanan tanah sebelum akhirnya harus mengalah dengan sistem 4WD Quattro milik Audi yang lebih handal. Sesuai namanya, Renault 5 Turbo memakai mesin 1400cc turbocharger yang diletakkan di belakang jok pengemudi dan penumpang depan. Karena memakai layout midship engine, fender depan dan belakang mobil ini dibuat sangat lebar dimana fender belakangnya terdapat lubang hawa guna mendinginkan intercooler. Di Indonesia, ada 1 atau 2 Renault 5 Turbo dari 3576 unit yang dibuat baik Renault 5 Turbo 1 atau 2 yang terdapat disini dimana salah satu pemiliknya adalah Tommi Suharto yang konon punya semua mobil reli homologasi grup B.

Populasi mobil ini cukup langka karena merk Renault tidak terlalu populer dibanding Peugeot yang sama-sama berasal dari Perancis. Kelebihan mobil ini hanya ada pada keunikannya saja sementara kelemahannya ada pada perawatannya yang sparepartnya sangat jarang bahkan tidak ada. Rata-rata Renault 5 yang tersisa hanya berakhir menjadi besi tua sementara sedikit diantaranya yang menjadi pajangan pemiliknya. Karena sudah termasuk barang koleksi, harga bekasnya sendiri sudah sangat gelap tergantung kesepakatan.

Spesifikasi Renault 5 TL R5 ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Renault 5 TL R5
Jenis Hatchback
Tipe 5TL R5
Mesin Billancourt OHV 850cc
Bore X Stroke 58.0 X 80.0 mm
Sistem Bahan Bakar Karburator
Transmisi Manual 4 Speed
Wheelbase 2.419 mm
Panjang 3.521 mm
Lebar 1.525 mm
Tinggi 1.410 mm

5 Responses to "Renault 5 TL R5"

  1. cuma mbahnya motuba aja yg punya kesabaran maksimal ngebangun merk macam renault, fiat, atau citroen..

    boleh gan selanjutnya dibahas citroen yg konon ada air sus nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Citroen yang pernah cuma FAF sama BX yang pake hydropneumatic suspension. mungkin besok lah Citroen lainnya.

      Delete
  2. Min gara2 baca ini sekali2 ulas tenntang motorsport di Indonesia dulu. Untuk pengetahuan yang muda2. Pingin tahu reli jaman dulu seperti apa. Drag race juga ada 240Z sm Capri yang tercepat.

    Denger2 forum online pun juga gitu, Kira2 benar gak ya Tommy punya semua. Keren juga kalau ada Delta S4 atau RS200 di Indonesia.

    Kalau gak salah dulu pernah ada Replika R5 Monte Carlo di pameran OICCS. Tapi ternyata replika dari 5TL biasa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. pinginnya sih gitu, kita masih terbatas sumber sama waktu... kalo drag jaman 90an emang gila semua kayaknya... timor aja dibikin v8 rwd, mazda b600 dipasang mesin rotari rx7 dll.

      di forum2 kabarnya memang seperti itu... kalau dinalar, beliau yang suka mobil plus punya kuasa dari bapaknya yang jadi presiden 32 tahun harusnya bisa lah kalau cuma punya mobil versi homologasi. saya sendiri rallycar versi jalan raya di indonesia yang pernah lihat langsung cuma Delta HF integrale kuning, Evo 2 GSR putih, imprezza gc8 biru, RS200, sama modifan dari mobil lokal.

      Delete