Toyota Celica T230 & T231

Toyota Celica SS-I T230

Setelah sekian lama, akhirnya importasi kendaraan secara CBU kembali diperbolehkan pada tahun 1999. Bagi orang yang uanggnya masih sisa setelah krismon 1998, tentu ini merupakan kabar yang menggembirakan karena akhirnya mereka bisa membeli mobil yang lebih bagus daripada mobil CKD Indonesia. Salah satu mobil CBU yang cukup populer pada saat itu adalah Toyota Celica generasi terakhir dengan kode T230 dan T231.


Secara desain, Celica lebih pas kalau disebut hatchback atau fastback karena pintu belakangnya yang terbuka bersama dengan kaca belakangnya. Desain mobil ini terlihat sangat sporty dan timeless yang membuatnya masih terlihat seperti mobil keluaran terbaru walau sebenarnya desainnya sudah mulai dikerjakan sejak pertengahan 1997 oleh Alan R. Schneider, Yasuhiko Mizuhata, serta Hiroyuki Metsugi.


Berbeda dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand yang merakit Celica untuk domestic market masing-masing, di Indonesia dan Singapura Celica yang dijual merupakan mobil CBU Jepang (JDM). Kebanyakan ada 2 varian Celica yang hadir di Indonesia yaitu Celica SS-I dengan kode T230 dan Celica SS-II dengan kode T231. Perbedaan keduanya paling terlihat ada pada aksesori bodi seperti spoiler yang lebih besar, bumper depan lebih sporty dan side skirt pada tipe GTS. Pada bagian mesinnya, Celica T230 memakai mesin Corolla Altis sementara Celica T231 memakai mesin 2ZZ-GE yang dikembangkan Toyota bersama dengan Yamaha.

Fitur mobil ini termasuk mewah di Indonesia karena standar keamanan kendaraan Jepang dengan Indonesia terpaut sangat jauh. Untuk keamanan sudah ada ABS dan 2 airbag. Khusus untuk Celica SS-II, sudah ada AC climate control dengan digital display. Toyota mendesain mobil ini agar memiliki berat yang seringan mungkin mengingat mesinnya yang diturunkan menjadi 1800cc dari yang sebelumnya 2000cc turbo. Ini membuat sedikit aneh karena tombol power window dan lock mobil ini berada di konsol tengah sebelah rem tangan yang membuat doortrimnya polosan.

Kebanyakan Celica di Indonesia memakai mesin Toyota 1ZZ-FE VVT-i. Mesin ZZ generasi pertama ini memiliki konfigurasi 4 silinder DOHC berkapasitas 1794cc yang sama persis dengan Toyota Altis. Tenaga yang dihasilkan juga mirip dengan Toyota Corolla Altis dengan 140Hp pada 6400Rpm dan torsi 170Nm pada 4200Rpm. Untuk menggerakkan roda depan digunakan transmisi otomatis 4 percepatan standar. Varian transmisi manual 5 percepatan mungkin ada namun jumlahnya sangat sedikit karena kebanyakan Celica bermesin 1ZZ di Indonesia memakai transmisi otomatis.

Bagi yang tidak puas dengan mesin irit ala Corolla Altis, Importir umum pada waktu itu juga menjual Celica GT-S dengan mesin 2ZZ-GE VVTL-i. Mesin yang digadang-gadang merupakan penerus dari mesin 4A-GE yang melegenda karena keduanya sama-sama berkarakter tenaga masih ada pada rpm tinggi serta cukup hebat walau naturally aspirated dan keduanya sama-sama didesain oleh Yamaha. Konfigurasi mesin dan kapasitas mesinnya hampir mirip dengan 1ZZ dengan ukuran diameter dan langkah yang berbeda serta rasio kompresi yang lebih tinggi mencapai 11,5:1. Tenaga yang dihasilkan mesin yang juga terpasang di Lotus Exige ini mencapai 190Hp pada 7600Rpm dan torsi 181Nm. Untuk transmisi yang digunakan kebanyakan memakai transmisi manual 6 percepatan.

Kelebihan Toyota Celica adalah modelnya yang cantik dan tidak kalah dengan mobil baru. Bisa dibilang punya Celica tinggal buka pintu penumpang cewe langsung suka (sama mobilnya, bukan drivernya). Walau pengendalian oleh review diluar negeri dikatakan kalau mobil ini tidak sebagus pendahulunya, namun tetap saja handling mobil ini termasuk jempolan di Indonesia. Dengan jok model semi bucket, posisi duduknya terasa sporty namun tetap nyaman. Sebagai mobil dengan aura sporty, Celica generasi terakhir ini termasuk yang terbaik dikelasnya. Dengan mesin 1ZZ-FE membuat konsumsi BBM mobil ini termasuk sangat irit untuk mobil sport dan sparepart mesinnya juga lumayan murah karena hampir sama dengan Corolla Altis. Untuk harga bekasnya, mobil ini sudah cukup murah karena berkisar antara 200 juta sampai 300 juta saja untuk Celica matic.

Kelemahan mobil ini ada pada performa mesinnya yang hanya setara Corolla Altis. Kadang kala ngebut dijalan tol, sebuah Corolla Twincam GTi atau Lancer Dangan yang terpaut 10 tahun dengan gampangnya bisa saja mendahului mobil ini. Belum lagi mesin ini dipadukan dengan transmisi otomatis yang perpindahannya cukup lemot untuk kelas mobil sport. Sebagai mobil sport, jangan harap ada akomodasi yang luas baik untuk bagasi belakang maupun jok kedua yang rasanya hanya pas untuk anak kecil saja. Untuk mencari Celica dengan kondisi standar dan bagus sudah cukup susah karena mobil ini pertama kali muncul disaat booming modifikasi ekstrim mulai dari pintu ala Lamborghini, audio yang memenuhi bagasi, bodykit ekstrim dsb. Bagi yang senang tidak masalah, namun aliran modifikasi yang kini dibilang ricer ini tidak sedikit yang membencinya membuat mobil ini jatuh harganya.

Spesifikasi Toyota Celica T230 & T231 ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Toyota Celica T230 & T231
Jenis Sport
Hatchback
Tipe T230 (ZZ1-FE)
T231 (ZZ2-GE)
Mesin ZZ1-FE DOHC VVT-i 1800cc
ZZ2-GE DOHC VVTL-i 1800cc
Bore X Stroke 79.0 X 81.5 mm (1ZZ)
82.0 X 85.0 mm (2ZZ)
Sistem Bahan Bakar Injeksi
Transmisi Otomatis 4 Speed
Manual 5 Speed
Manual 6 Speed
Wheelbase 2.600 mm
Panjang 4.335 mm
Lebar 1.735 mm
Tinggi 1.310 mm

0 Response to "Toyota Celica T230 & T231"

Post a Comment