Toyota Celica TA22

Toyota Celica coupe TA22

Sebelum tahun 1970, Toyota sebenarnya sudah punya 2 model mobil sport yang bernama Toyota 800 dan Toyota 2000GT. Sayangnya, Toyota 800 terlalu kecil untuk pasar selain JDM dan Toyota 2000GT terlalu mahal karena dibuat secara hand made. Untuk meningkatkan image Toyota di tanah Amerika sekaligus menjawab tantangan Ford yang membuat pony car mereka yang bernama Mustang, Toyota akhirnya membuat pony car mereka sendiri yang diberi nama Toyota Celica yang namanya kalau dibahasa Indonesiakan kurang lebih berarti surgawi, sempurna atau berhubungan dengan surga.


Generasi pertama dari Toyota Celica ini pertama kali muncul pada ajang Tokyo Motor Show 1970. Mobil dengan kode designasi A20 series ini pada awalnya hanya tersedia varian notchback coupe 2 pintu dengan pintu frameless. Pada tahun 1973, Toyota kemudian membuat varian liftback yang merupakan realisasi dari mobil konsep Toyota SV-1 yang diperkenalkan pada tahun 1971. Bentuk dari Celica litback ini mengingatkan pada Ford Mustang generasi pertama yang akhirnya membuat Celica fastback ini mendapat julukan "Japanese Mustang". Celica model awal dengan mesin seri T ini memiliki kode TA22 inilah yang banyak beredar di Indonesia. Model faceliftnya muncul sekitar tahun 1974 dengan panjang wheelbase yang bertambah sekitar 3 inch. Entah apakah versi facelit ini pernah masuk ke Indonesia atau tidak.


Mobil ini sebenarnya tidak dipasarkan secara resmi oleh Toyota Astra Motor yang baru berdiri pada tahun 1973. Namun, Celica generasi pertama ini populasinya cukup banyak di Indonesia dimana ada 2 trim level yang tersedia yaitu ST dan GT. Kedua trim level JDM ini masuk ke Indonesia antara tahun 1971 sampai sekitar 1973 karena pada tahun 1973 diberlakukan aturan mobil yang akan dijual di Indonesia harus dirakit di Indonesia. Perbedaan kedua trim ini selain mesin ada pada kelengkapannya dimana versi ST dilengkapi dengan konsol tengah yang ukurannya penuh serta indikator tekanan oli dan ampere meter. Tipe GT kurang lebih memiliki kelengkapan yang sama dengan ST hanya saja diberi tambahan lubang hawa di kap mesin, AC dan power window opsional serta badge GT.

Sama seperti pilihan trim levelnya, ada 2 pilihan mesin Celica yang hadir di Indonesia walau sebenarnya ada lebih termasuk mesin Toyota seri R yang banyak dipakai mobil Toyota di Indonesia. Tipe ST memakai mesin Toyota 2T-B dengan konfigurasi 4 silinder OHV 8 valve berkapasitas 1600cc. Mesin 2T ini sudah dilengkapi dengan karburator twin downdraft yang membuatnya mampu menghasilkan tenaga sebesar 95Hp pada 6000Rpm dan torsi 120Nm pada 4000Rpm. Tipe GT yang merupakan tipe tertinggi memakai mesin Toyota 2T-G yang cylinder headnya dibuat oleh Yamaha. Berbeda dengan mesin 2T biasa, mesin 2T-G memiliki konfigurasi 4 silinder DOHC 8 valve berkapasitas 1600cc dengan karburator Mikuni-Solex twin barrel. Mesin ini menghasilkan tenaga sebesar 115Hp pada 6400Rpm dan torsi 142Nm pada 5200Rpm. Untuk menggerakkan roda belakang, digunakan transmisi manual 5 percepatan dengan gearbox Toyota T50.

Di Jepang, mobil ini kalah populer dibandingkan Nissan Skyline GTR Hakosuka karena performanya yang tidak bisa menyaingi Nissan di ajang All Japang Touring Car Championship awal 70an sementara satu-satunya mobil yang bisa mematahkan dominasi Nissan Skyline GTR adalah Mazda Savanna RX-3. Untungnya, Celica cukup sukses di ajang reli dimana mobil ini pernah dikemudikan oleh seorang Ove Anderson pada ajang reli group 2. Sedikit trivia, konon nama bupati Karawang 2016-2021 juga diambil dari nama mobil ini karena ayahnya memiliki sejumlah Toyota Celica di garasi rumahnya.

Spesifikasi Toyota Celica TA22 ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Toyota Celica TA22
Jenis Hatchback, Sport
Tipe TA22
Mesin 2T-B OHV 1588cc
2T-G DOHC 1588cc
Bore X Stroke 85.0 X 70.0 mm
Sistem Bahan Bakar Karburator
Transmisi Manual 5 Speed
Wheelbase 2.407 mm
Panjang 4.170 mm
Lebar 1.600 mm
Tinggi 1.300 mm

2 Responses to "Toyota Celica TA22"

  1. Mustang kalah bukan karena tenaga tapi karena reabilty sama konsumsi bbm pasti celica lebih baik.. Terus didukung krisis minyak tahun 70an... Jadi lumayan juga effectnya ke toyota atau mobil jepang lainnya.. Coba mustang 1 litre paling kuat kurang dari 6-8km/l (V8) mungkin kalau celica diatas 15km/l kalau kaki kanan neken gasnya slow, terus yg bikin makin rusak image mustang adalah lahirnya sasis baru mirip kaya ford pinto untuk mustang II atau fox body/mustang III..

    Nah itu yg membuat mustang atau american muscle kalah dalam kompetisi melawan celica dan mobil jepang lainya menurut saya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. selain krisis minyak yang bikin muscle car mati adalah aturan emisi gas buang baru. awal 1970 pabrikan amerika nangis gara-gara ambang batas emisi yang makin rendah, mobil dibuat harus irit tapi ada aturan safety baru yang bikin bumper makin besar dan berat, bensin oktan 100 yang biasa dipake muscle car dihapus diganti bensin regular oktan 92 gara-gara MTBE, oli khususnya juga hilang karna emisi tadi...

      Delete