Chevrolet K5 Blazer & GMC K5 Jimmy

Chevrolet K5 Blazer

Jauh sebelum adanya Opel Blazer yang banyak dikenal rata-rata orang Indonesia, General Motor (GM) sudah pernah menjual mobil dengan nama Blazer di Indonesia sejak 1960an. Blazer tua ini masih tetap memiliki body dan sasis yang tangguh dan bahkan ukurannya lebih besar dibanding Blazer 90an serta sudah diberi sistem gerak 4WD.


Cerita mobil ini bermula ketika tahun 1960an, Jeep dengan seri CJ nya begitu laris di Amerika sana. Perusahaan otomotif Amerika lainnya yang tergiur dengan pangsa pasar Jeep CJ kemudian ikut-ikutan membuat kendaraan 4WD tangguh versi mereka sendiri. Ford dengan Ford Bronco serta International Harvester dengan International Scout dengan ukuran yang lebih besar muncul dan menjadi pesaing sengit dikelas jip besar. General Motor yang punya nama kuat jelas tidak mau ketinggalan momentum. GM kemudian menghadirkan Chevrolet K5 Blazer sebagai pesaing jip-jip besar yang sudah muncul.

Sedikit berbeda dengan mobil jip lainnya yang memakai platform sendiri, GM membuat K5 ini dengan basis mobil pickup K10 yang jarak sumbu rodanya diperpendek dan diberi sistem gerak 4WD dan bodi baru. Dengan sasis yang sudah siap diajak main kasar, GM K5 ini langsung populer di tahun pertama penjualannya walau masih dibelakang Bronco dan CJ-5. Selain ketangguhan sasisnya, GM yang memasang fitur mewah seperti AC dan transmisi otomatis akhirnya membuat mobil ini menjadi yang terlaris dikelasnya memasuki dasawarsa 1970. 

Karena memakai sasis yang diperpendek, mobil ini hanya tersedia dalam pilihan body 3 pintu saja. Salah satu cirikhas dari mobil ini adalah atap resin fiberglass yang menutupi bagian belakangnya. Atap ini jika dibuka akan membuat K5 terlihat seperti mobil pickup. Selain Chevrolet, GMC juga membuat K5 versi mereka sendiri yang diberi nama GMC Jimmy dimana kata Jimmy berasal dari pengucapan GMmy (ji em mi). Perbedaan antara GMC dengan Chevrolet sepertinya hanya ada dibagian fascia saja. Kala Chevy memakai lampu model bertingkat vertikal seperti pada Blazer 90an, GMC memakai 4 lampu model horisontal. Setiap tahunnya, fascia mobil ini berganti mengikuti model dan trend.

Mesin yang ditawarkan untuk mobil ini ada 4 yang semuanya bensin yaitu inline 6 250cu in (4100cc) dan 292cu in (4700cc) serta V8 307cu in (5000cc) serta Chevy small block 350cu in (5700cc). Di Indonesia sendiri, sepertinya hampir semuanya memakai mesin 6 silinder segaris 4100cc karena perawatannya yang lebih mudah dan konsumsi BBM yang lebih irit. Untuk transmisinya, mobil ini menggunakan transmisi manual 3 atau 4 percepatan serta transmisi otomatis 3 percepatan yang dilabeli dengan nama Turbo-Hydramatic 350 di Amerika sana. Di Indonesia, sepertinya hanya ada varian manualnya saja mengingat kegunaan awal mobil ini.

Saat ini di Indonesia populasi mobil ini sudah sangat langka. Jaman dulu, mobil ini banyak dipakai perusahaan pengeboran minyak seperti Stanvac di Sumatera karena sistem gerak 4WD nya yang tangguh. Selepas masa ekonominya habis, perusahaan minyak tadi biasanya akan menjual Blazer K5 ke masyarakat umum melalui lelang atau cukup membuang mobil ini ke jurang atau dikubur agar tidak diendus orang pajak dan bea cukai.

Spesifikasi Chevrolet K5 Blazer ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Chevrolet K5 Blazer
Jenis Jip
Tipe K5
Mesin Chevy inline 6 250cu in (4100cc)
Bore X Stroke 117.4mm X 89.6mm
Sistem Bahan Bakar Karburator
Transmisi Manual 4 Speed
Wheelbase 2.642 mm
Panjang 4.508 mm
Lebar 2.007 mm
Tinggi 1.875 mm

0 Response to "Chevrolet K5 Blazer & GMC K5 Jimmy"

Post a Comment