Porsche 356, 356A, 356B dan 356C

Porsche 356 Jogja VW Festival 2017

Dr. Ing. h. c. F. Porsche atau yang lebih dikenal dengan nama Ferdinand Porsche adalah seorang insinyur otomotif terkemuka asal Austria yang kemudian menjadi orang Jerman dan terkenal karena kejeniusannya dalam pengembangan mobil hybrid listrik bensin pertama bernama Lohner-Porsche Mixte Hybrid sampai VW Kodok alias Beetle atau Volkswagen Typ 1. Ferdinand Porsche juga mendirikan perusahaan dengan nama Porsche pada tahun 1931 dimana perusahaan ini membuat banyak prototype dan mesin-mesin sebagai dasar operasi militer Nazi Jerman. Sejarah Porsche membuat mobil pertama kali dimulai ketika anak Ferdinand Porsche yang bernama Ferdinand "Ferry" Porsche merancang Porsche 356 yang mengambil basis dari VW Beetle yang dancang ayahnya pada tahn 1948.

Secara desain, banyak yang bilang kalau mobil ini hanyalah sebuah VW Kodok yang sedikit diperbagus. Maklum saja, karena baik VW Kodok dan Porsche 356 rancangan engineering sampai desainnya dibuat oleh orang yang sama. Erwin Komenda adalah orang dibalik desain kedua mobil ini. Secara ukuran, hampir tidak ada perpedaan dengan VW Beetle karena basisnya sama kecuali panjang keseluruhan, wheelbase serta tingginya karena Beetle didesain sebagai angkutan rakyat jelata sementara 356 didesain sebagai mobil sport. Model produksi dari 356 ini memakai bentuk yang mirip dengan versi prototypenya yang bernama Porsche 356/1 yang dibuat pada tahun 1948. Secara umum ada 3 model dari Porsche 356 ini yaitu Porsche 356 Speedster yang memiliki atap terbuka (roadster), convertible soft top dan 356 Coupe.


Selama masa edarnya, mobil yang rencana awalnya hanya diproduksi sebanyak 500 unit ini mengalami 3 kali ubahan. Model asli yang muncul tahun 1948 disebut juga pre A dengan mekanikal yang persis dengan VW Kodok. Ciri khasnya ada pada kaca depannya yang dipisah. Pada tahun 1953, muncul ubahan pada rangka kaca depannya yang sedikit melengkung keatas mengikuti bentuk awalnya sehingga mendapat julukan V shape. Mobil ini berhasil memenangkan LeMans tahun 1951 dikelasnya yang akhirnya membuat Porsche kebanjiran pesanan. Mungkin karena iri, orang Amerika Serikat yang juga menginginkan 356 baru bisa mendapatkan 356 yang dijual dengan nama Porsche Continental pada tahun 1955. Pada tahun 1956, nama Continental diubah menjadi European karena mendapat protes dari Ford. Aktor muda terkenal Hollywood era 50an yang bernama James Dean memiliki 1 unit 356 Continental ini sebelum akhirnya ditukar dengan Porsche 550 Spyder yang merenggut nyawanya 2 minggu kemudian.

Pada akhir 1955, muncul pengganti 356 pre A yang dikenal dengan nama Porsche 356A. Ciri khas dari 356A ini adalah kaca depannya yang melengkung. Pada tahun 1959, muncul ubahan kedua yang dikenal dengan nama 356B. Disini Porsche melakukan ubahan pada moncongnya yang menjadi sedikit tegak, lubang hawa pada kap mesin yang tadinya 1 menjadi 2, kaca belakang yang ukurannya lebih lebar serta lampu belakang yang tadinya berbentuk bulat menjadi berbentuk teardrop. Ubahan terakhir muncul pada tahun 1964 dengan nama 356C yang masih mirip dengan 356B hanya saja 356C sudah dibekali rem cakram. Semenjak model 356A, semakin sedikit part yang mirip dengan VW Kodok karena Porsche terus mengembangkan mobil ini sesuai dengan jiwanya yang siap diajak balapan.

Porsche 356 Speedster Tokyo Motor Show 2017

Mesin yang digunakan mobil ini bermacam-macam selama masa edarnya. Semua mesin Porsche 356 memakai layout boxer 4 silinder OHV dengan pendingin udara dan ditempatkan dibelakang gardan belakang sesuai dengan rancangan Ferdinand Porsche pada VW Kodok. Versi pertama memakai mesin 1100cc yang sama dengan VW Kodok dan muncul sampai tahun 1953. Porsche kemudian mengganti mesin ini dengan kapasitas 1300cc sampai 1500cc pada generasi pre A. Saat 356A muncul, mesin terkecil yang tersedia pada mobil ini adalah 1300cc. Untuk yang merasa tenaga mobil ini kurang, Porsche juga menyediakan versi Carrera dengan 4 camshaft berkapasitas 1500cc dan 1600cc. Pada 356B dan C, varian terendah memakai mesin 1600cc sementara Carrera mendapat update menjadi 1600cc dan 2000cc. Untuk menggerakkan roda belakang, Porsche menempelkan gearbox manual 4 percepatan pada mobil ini.

Sebagai mobil dengan sejarah yang banyak, mobil punya banyak varian langka. Salah satu varian langka ini adalah Porsche 356 Speedster dengan posisi stir kanan dengan jumlah produksi hanya 19 unit saja dimana salah satunya ada di Indonesia. Harga mobil ini juga bukan main-main lagi karena varian replikanya saja bisa 200 ribu US dollar diluar sana. Tidak heran kalau kemudian banyak beredar replika dari Porsche 356 ini. Banyak perusahaan yang menyediakan kit replika dari Porsche 356 ini baik dalam keadaan turn key maupun parts kit car seperti Seduction Motorsports, JPS Motorsport dan sebagainya. Untuk membuat replika Porsche 356 sendiri, bisa menggunakan sasis VW Kodok yang sasisnya dipendekkan 275mm.

Spesifikasi Porsche 356 ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Porsche 356
Jenis Sport
Tipe Typ 356
Mesin Boxer 4 air cooled
Bore X Stroke N/A
Sistem Bahan Bakar Karburator
Transmisi Manual 4 Speed
Wheelbase 2.100 mm
Panjang 3.870 mm
Lebar 1.660 mm
Tinggi 1.220 mm

2 Responses to "Porsche 356, 356A, 356B dan 356C"

  1. Kalau gak salah ini ada yang versi dohc dan Basis mesinnya beetle..

    ReplyDelete