Kia Shuma & Spectra

Kia Shuma

Kia Shuma dan Kia Spectra merupakan varian liftback dari Kia Sephia yang lebih mewah dan masih merupakan 1 platform dengan Mazda BG (323 Interplay dan 323 Astina). Konon, jumlah Kia Spectra dan Shuma yang ada di Indonesia tidak sampai 300 unit. Oleh karena itu mobil ini bisa dibilang limited edition di Indonesia. Kia sendiri sebenarnya tidak menjual mobil ini ke pasar negara di Asia Tenggara seperti Indonesia. Jadi bisa dibilang mobil ini adalah mobil untuk pasar Australia atau Jepang yang terdampar ke Indonesia.


Pada awalnya, mobil ini masuk ke Indonesia pada tahun 1999 diimpor langsung secara CBU dari Korea Selatan oleh PT. Putra Bangun Persada. Kedua mobil ini kemudian digunakan untuk kendaraan dinas petinggi kepolisian. Untuk Kia Shuma digunakan untuk kendaraan dinas perwira tinggi sementara Kia Spectra digunakan untuk kendaraan dinas patroli kepolisian. Walaupun banyak dipakai untuk dinas kepolisian, tapi ada juga versi yang dijual untuk masyarakat sipil tanpa ada perbedaan dengan yang dipakai untuk kepolisian. Perbedaan mendasar keduanya ada pada pilihan transmisi yang digunakan dimana Kia Shuma memakai transmisi otomatis 4 percepatan sementara Kia Spectra memakai transmisi manual 5 percepatan. Pada bagian eksterior terdapat perbedaan berupa lampu utama. Pada Kia Shuma memakai lampu bulat 4 yang sepintas bentuknya mirip Toyota Aristo sementara Kia Spectra memakai sepasang lampu utama yang bentuknya mirip Acura RSX.


Mesin yang diusung kedua mobil ini sama, yaitu mesin berkapasitas 1793cc (1800cc) DOHC 16valve. Mesin ini sama dengan yang digunakan pada MPV Kia Carens yang juga hadir diera yang sama. Mesin ini sanggup menghasilkan tenaga maksimum 112Hp pada 5800Rpm dan torsi 152Nm pada 4500Rpm. Dilihat dari karakteristik mobil Kia pada era 1990an sampai pertengahan 2000an, sepertinya mesin ini masih merupakan mesin dari Mazda. Sayangnya kami tidak mengetahui tipe mesin mana yang digunakan. Kemungkinan, mesin ini sudah dikembangkan lebih lanjut oleh Kia seperti halnya Hyundai yang mengembangkan mesin Alpha dari basis Mitsubishi.

Fitur-fitur mobil ini sangat lengkap dan mewah karena memang ranmor CBU yang spesifikasinya biasanya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan spesifikasi Indonesia. Di keempat rodanya sudah dilengkapi dengan rem cakram. Untuk fasilitas keamanan sudah dilengkapi dengan ABS dan Air Bag. Fitur-fitur yang hanya hadir di sedan di kelas atasnya juga ada pada mobil ini. Sebut saja electric mirror dengan penghangat untuk melelehkan salju, pengatur lampu dashboard, heater sampai sunroof yang menjadi barang sangat mewah saat itu. Hebatnya lagi, semua fitur ala sedan mewah tadi bisa didapat dengan harga yang murah. Terpantau dipasaran mobil ini sering ditawarkan pada rentang 20 sampai 40 juta tergantung kondisi. Inilah yang pada akhirnya menjadi kelebihan utama mobil ini.

Kelemahannya karena mobil ini jarang beredar, sparepartnya agak langka. Untuk mesin mungkin bisa disubtitusi dengan Kia Carens namun untuk part seperti body mau tidak mau harus pesan ke ATPM. Pesan ke ATPM juga harus menunggu diimporkan terlebih dahulu sehingga harus menuggu lama dan harganya juga pasti mahal karena tidak dibuat di dalam negeri. Selain itu, desain ala Korea yang masih belajar dengan menyontek desain mobil lain membuat beberapa orang kurang menyukai bentuknya walaupun secara subjektif, banyak juga yang menyukainya.

Spesifikasi Kia Shuma & Spectra ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Kia Shuma & Spectra
Jenis Sedan / Liftback
Tipe Shuma / Spectra
Mesin DOHC 1800cc
Bore X Stroke 81.0 X 87.0 mm
Sistem Bahan Bakar Multi point Injection
Transmisi Manual 5 Speed (Spectra)
Otomatis 4 Speed (Shuma)
Wheelbase 2.560 mm
Panjang 4.480 mm
Lebar 1.710 mm
Tinggi 1.420 mm

2 Responses to "Kia Shuma & Spectra"

  1. Kia Sephia itu Timor kan min? Mesin Shuma ini beda dari Timor DOHC ya tapi?

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup, kia sephia itu dijual tanpa merk (kayak obat generik) terus masuk ke indonesia dikasih merk timor.
      soal mesin entahlah, tapi kayaknya masih mirip-mirip walau ada beberapa part yang beda

      Delete