Mobil-mobil Sedan Bermesin Diesel di Indonesia

Diesel motor engine icon

Sejak sekitar 30 tahun yang lalu, di Eropa pabrikan mobil berlomba-lomba membuat mobil bermesin diesel. Mesin diesel dipilih karena torsinya yang membuatnya irit bahan bakar serta cukup ramah lingkungan didukung dengan kualitas bahan bakar diesel yang mumpuni. Oleh karena itu, tidak heran kalau populasi mobil diesel di Eropa bisa mencapai 60% lebih dan hampir semua jenis mobil mulai dari hatchback kecil 3 pintu sampai sedan full size tersedia varian bermesin dieselnya.


Lain ladang lain ilalang, jika di Eropa pilihan mobil bermesin diesel sangat beragam di Indonesia masih cukup terbatas. Kebanyakan mobil bermesin diesel di Indonesia kalau tidak Pickup ya MPV/SUV berbasis pickup selain truck tentunya. Kelebihan sedan bermesin diesel ada pada effisiensi konsumsi BBMnya dimana mesin diesel yang memiliki torsi sangat besar hanya perlu membawa beban bodi mobil sedan yang tentunya lebih ringan dibanding SUV atau truk. Karena beban lebih ringan, otomatis konsumsi BBM menjadi lebih irit bahkan bisa dibilang terlalu irit.


Dengan sasis monokok, sedan diesel memiliki kelemahan berupa getaran mesin yang jauh lebih terasa dibanding mobil pickup atau truk yang memakai sasis ladder frame. Memang akhir-akhir ini masalah getaran di mesin diesel sudah tidak terasa sejak munculnya terknologi diesel common rail, turbodiesel dan sebagainya namun tetap saja masyarakat Indonesia masih menggangap mobil bermesin diesel memiliki getaran yang berlebih. Belum lagi urusan asap hitam khas mesin diesel yang lagi-lagi sebenarnya sudah tidak ada lagi pada mesin diesel modern. Kelemahan lainnya yang walau tidak penting tapi sangat berpengaruh di Indonesia adalah rasa gengsi karena mobil sedan harus antri mengisi bahan bakar bersama dengan truk sembako sampai truk ternak di SPBU.

Walau begitu, sebenarnya tidak ada salahnya sebuah mobil sedan memiliki mesin diesel. Di Indonesia memang tidak banyak sedan yang terlahir dengan mesin diesel, namun berikut mobilmotorlama rangkum mobil-mobil sedan bermesin diesel di Indonesia yang bisa menjadi pilihan.

Mercedes-Benz W114 240d

Mercedes-Benz mini W114 240d diesel taksi




Mungkin inilah mobil sedan diesel pertama yang dijual di Indonesia. Mobil yang akrab dipanggil dengan sebutan Mercy Mini ini pada tahun 1976 sempat dihadirkan varian bermesin dieselnya di Indonesia sebagai tes pasar dengan jumlah yang sangat sedikit. Mesin diesel yang digunakan adalah mesin Mercedes-Benz OM616 diesel 4 silinder berkapasitas 2400cc. Walau jumlahnya sangat terbatas, namun mobil ini sempat dipakai oleh PN Timah dan PT Elnusa untuk kepentingan armada korporasi.

Isuzu / Holden Gemini RB JT600


Isuzu Holden Gemini diesel

Holden Gemini diesel merupakan mobil paling akhir yang dijual oleh PT. Udatimex sebagai ATPM Holden di Indonesia. Bisa dibilang, inilah sedan bermesin diesel paling banyak populasinya di Indonesia. Populasi mobil ini banyak karena jaman dulu Gemini diesel pernah dijadikan armada taksi di beberapa kota seperti Jakarta, Surabaya sampai Medan. Mesin yang dipakai mobil ini adalah mesin buatan Isuzu dengan kapasitas hanya 1500cc. Mesin ini terkenal sangat irit bahkan beberapa orang sengaja mencari Holden Gemini diesel dengan kondisi alakadarnya untuk diambil mesinnya yang nantinya mesin ini dipakai untuk mesin pompa pertanian.

Mercedes-Benz W123 240D


Mercy tiger W123 diesel 240d

Di Indonesia, selain versi coupe dan wagon ada lagi varian Mercedes-Benz W123 atau yang lebih dikenal dengan nama Mercy Tiger yang menjadi collector item. W123 diesel ini hanya hadir antara 1979 sampai 1983 saja dan itupun jumlahnya cukup terbatas. Masih sama dengan W144 alias Mercy Mini, W123 diesel ini mengandalkan mesin OM616 diesel 2400cc. Perbedaanya dengan Mercy Mini adalah pada Mercy Tiger ini Mercedes-Benz tidak lagi melakukan tes pasar dan langsung dijual ke konsumen. Walau tidak didesain untuk menjadi taksi, namun mobil ini sempat menjadi taksi VIP milik PT. 4848 dengan rute Jakarta Bandung.

Nissan Cedric Y31


Nissan Cedric Y31 taksi

Seusai KTT (Konferensi Tingkat Tinggi), pemerintah saat itu melakukan pelelangan atas unit bekas KTT ke masyarakat. Salah satu mobil bekas KTT ini adalah Nissan Cedric Y31 yang kemudian dibeli oleh perusahaan taksi Blue Bird dan oleh Blue Bird dibuat menjadi taksi VIP dengan nama Silver Bird. Karena berkembangnya bisnis taksi Silver Bird ini, Group Blue Bird akhirnya kembali memesan unit Nissan Cedric pada tahun 1997, 1998, 2000 dan terakhir tahun 2004. Unit-unit Nissan Cedric ini terus dipakai sampai Blue Bird mengganti semua Nissan Cedric dengan Mercedes-Benz C class untuk armada taksi Silver Bird pada tahun 2009. Mesin yang digunakan Nissan Cedric ini merupakan mesin diesel 4 silinder. Versi KTT sampai tahun 1998 memakai mesin Nissan TD25L 2500cc OHV diesel indirect injection. Pada tahun 2000, Nissan Cedric dipasangkan mesin Nissan TD27L 2700cc OHV diesel indirect injection. Pesanan Nissan Cedric tahun 2004 memakai mesin QD32L 3200cc OHC diesel indirect injection

Toyota Crown Comfort XS10

Toyota Comfort XS10 taksi

Pernah ke Jepang atau negara Asia Timur lainnya seperti Taiwan, Hong Kong sampai Singapura? Kalau pernah pasti tidak heran lagi melihat sedan kotak buatan Toyota ini berkeliaran menjadi taxi fleet. Kebanyakan Crown Comfort yang tersebar di Indonesia merupakan bekas taksi eksklusif Silver Bird yang dibeli oleh Blue Bird Group. Walau sama-sama mengusung nama Crown, namun tentunya Crown versi publik sudah sangat berbeda dengan Crown versi taksi. Selain ruang kepala yang jauh lebih besar, mesin yang dipakai Crown Comfort ini juga tidak tersedia pada Crown versi publik dengan mesin diesel Toyota 5L 3000cc dan transmisi manual 5 percepatan.

BMW F10 520D


BMW F10 520D indonesia

Konon pada awal tahun 2000, BMW pernah berencana untuk memasukkan varian dieselnya ke Indonesia. Namun sayangnya, rencana ini gagal terlaksana karena kualitas bahan bakar diesel Pertamina yang tidak cocok dengan spesifikasi mesin diesel BMW. Baru sekitar tahun 2011 setelah hadirnya Pertamina Dex, BMW memberanikan diri menjual BMW seri 5 terbaru saat itu dengan kode generasi F10 bermesin diesel. Mesin yang digunakan mobil ini adalah BMW N47D20 berkapasitas 2000cc dengan turbo yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 184Hp pada 4000Rpm dan torsi 380Nm pada 1750-2750Rpm.

BMW F30 320D


BMW F30 320D diesel

Mungkin karena target konsumen BMW di Indonesia sudah mulai sadar akan kelebihan mesin diesel BMW di seri 5, BMW di Indonesia kemudian mulai menurunkan teknologi dieselnya dengan menjual varian dieselnya pada seri 3. BMW seri 3 diesel ini muncul pada generasi F30 pada tipe 320d. Masih sama dengan BMW F10 520d, BMW F30 320d ini juga memakai mesin BMW N47D20.

Mercedes-Benz W212 E250 CDI


Mercedes-Benz W212 E250 CDI diesel

Tak mau ketinggalan, Mercedes-Benz sebagai pesaing BMW juga ikutan menghadirkan varian dieselnya. Setelah hiatus puluhan tahun, Mercedes-Benz akhirnya kembali menghadirkan sedan diesel di Indonesia melalui Mercedes-Benz W212 E250 CDI. E class diesel ini memakai mesin diesel baru muncul pada tahun 2014 yang lalu atau lebih telat dibanding versi mesin bensinnya. Mesin yang dipakai E class ini adalah mesin Mercedes-Benz 2134cc 4 silinder turbodiesel dengan transmisi otomatis 7 percepatan. Sayangnya, walau generasi W212 ini memiliki varian diesel, pada generasi W213 yang menjadi penerusnya belum tersedia varian bermesin diesel.

Mercedes-Benz W205 C220 CDI & C250 CDI

Mercedes-Benz W205 diesel

Walau pada model E-Class belum ada varian dieselnya, namun Mercedes-Benz di Indonesia masih menghadirkan varian diesel pada C-Class terbarunya yang memiliki kode W205. Tidak hanya 1 varian namun ada 2 varian Mercedes-Benz C klasse diesel yaitu C220 CDI dan C250CDI. Mesin yang dipakai keduanya memang sama dengan mesin 2134cc 4 silinder turbodiesel. Perbedaan antar keduanya selain fiturnya ada pada output tenaganya dimana C220 CDI hanya menghasilkan 170Hp sementara C250 CDI menghasilkan 204Hp.

Chevrolet LUV KBD21


Brosur Chevrolet LUV sedan taksi

Chevrolet LUV? ya memang benar ini bukanlah mobil sedan. Chevrolet LUV kotak generasi kedua ini sempat dimodifikasi oleh perusahaan karoseri lokal menjadi sebuah sedan. LUV sedan ini bahkan sempat dipakai menjadi armada taksi di Jakarta dan juga Dili sebelum akhirnya memisahkan diri dari Indonesia. Basic LUV yang dipakai adalah LUV bensin dengan sasis pendek. Bentuk belakang mobil ini sendiri kurang lebih malah mirip dengan Holden Gemini generasi kedua. Tidak banyak info yang didapat mengenai mobil ini karena besar kemungkinan LUV sedan di Jakarta sudah dibawa semua ke Dili dan teronggok disana.

0 Response to "Mobil-mobil Sedan Bermesin Diesel di Indonesia"

Post a Comment