Mebea Bingo roda 3 (Zundapp)

Mebea Bingo Indonesia brosur 70an

Kendaraan bermotor roda 3 di Indonesia selalu digadang-gadang sebagai pengganti becak tradisional yang masih dikayuh secara manual seperti Bajaj, Bemo alias Daihatsu Midget, Helicak dan Super Helicak serta Mini Car yang berbasis Honda Benly. Selain itu, persaingan kendaraan roda 3 di Indonesia semakin ketat pada dasawarsa 1970an dengan munculnya merk Mebea Bingo. Mebea Bingo ini pertama kali muncul pada tahun 1974 dan rencananya pada 16 Agustus ditahun yang sama akan dipakai sebagai angkutan umum jenis IV di Jakarta.

Mebea sendiri sebenarnya merupakan merk pembuat kendaraan bermotor asal Yunani. Mebea sendiri merupakan singkatan dari Mediteranean Engine Brand Enterprises Association SA. Merk ini terkenal sebagai pembuat sepeda motor kecil, kendaraan roda 3, sampai alat pertanian. Untuk melebarkan sayapnya di Asia, Mebea kemudian membuat Bingo yang dijual di Indonesia dan Pakistan.

Bentuk Bingo ini mirip dengan bajaj dengan ukuran yang juga mirip. Bingo memiliki 1 roda didepan dengan stang kemudi mirip sepeda motor serta 2 roda belakang dengan 2 shockbreaker dan per. Rangkanya sendiri memakai besi yang kemudian dibalut fiberglass dan kaca akrilik yang semua komponennya kecuali mesin dibuat di Indonesia. Kapasitas angkut kendaraan ini adalah 4 orang dimana 1 orang didepan sebagai supir dan 3 orang berdesakan dibelakang. Untuk kapasitas muat maksimal barangnya mencapai 500kg.

Mesin yang digunakan Mebea Bingo ini adalah mesin 2 tak 1 silinder berkapasitas 50cc yang diklaim memiliki tenaga seperti mesin 100cc. Mesin ini adalah mesin buatan Zundapp Jerman dengan pendingin udara yang digerakkan secara paksa menggunakan kipas yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 5,1Hp. Untuk menggerakkan roda belakangnya, digunakan transmisi manual 3 percepatan dan dilengkapi dengan versnelling mundur. Penyalur tenaga kendaraan ini tidak lagi memakai rantai seperti sepeda motor melainkan gardan seperti motor BMW atau mobil.



Mebea Bingo belakang

Nasib kendaraan ini kemudian menjadi tidak jelas. Sekitar 1974 diperkirakan ada sekitar 100 unit Mebea Bingo yang dipakai menjadi angkutan umum di Jakarta dengan tahap awal sebanyak 10 unit yang telah beroperasi terlebih dahulu. Selain Jakarta, PT. Mebea Indonesia Motors Manufacturing juga menjual kendaraan roda tiga ini ke Surabaya, Pontianak, Medan, Palembang, Padang dan Ujung Pandang (Makasar) untuk penggunaan pribadi. Merk Mebea kemudian menghilang di Indonesia setelah tahun 1977 presiden Soeharto mengeluarkan peraturan pengurangan merk kendaraan bermotor yang juga berdampak dengan menghilangnya merk Alfa Romeo, Subaru dan Moskvitch.

4 Responses to "Mebea Bingo roda 3 (Zundapp)"

  1. Keren Min selalu menambah wawasan tentang mobil-mobil yang pernah beredar disini. Penasaran ada yang selamat tidak ya.

    Terus menulis min. Ditunggu artikel yang lainnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih dukungannya. mohon maaf lagi agak jarang post artikel... maklum pengacara (pengangguran banyak acara) hahaha

      Delete
  2. bagus2 artikel nya, jadi tau bermacam kendaraan yg pernah hidup di indonesia

    ReplyDelete