Peugeot 406 D8 dan D9

Peugeot 406 D8

Setelah era Peugeot 405 berakhir, France Motor Indonesia sebagai ATPM Peugeot di Indonesia mengadirkan penerus Peugeot 405 yang diberi nama Peugeot 406 pada tahun 1997. Mobil ini masuk kedalam kelas compact executive car dan bersaing ketat dengan Mercedes-Benz C class dan BMW seri 3. Mobil Perancis ini juga sempat menjadi bintang film di film Taxi. Seperti pendahulunya, mobil ini juga punya kembaran yang bernama Citroën Xantia. Desainer mobil ini adalah Laurent Rossi sementara untuk versi kupenya didesain oleh rumah desain pininfarina.


Mesin yang dipakai mobil ini adalah PSA seri XU10J4R berkapasitas 2000cc dengan konfigurasi 4 silinder DOHC 16 valve. Mesin ini sanggup menghasilkan tenaga sebesar 135Hp pada 5500Rpm dan torsi 187Nm pada 4200Rpm. Untuk pasokan bahan bakar kedalam ruang bakarnya sudah menggunakan injeksi. Walaupun saat itu Indonesia belum menentukan standar emisi gas buang kendaraan yang ketat, namun mobil ini sudah dibekali dengan catalytic converter yang membuat bahan bakar berkualitas sangat diperlukan. Pada versi faceliftnya, mesin XU10 ini diganti dengan EW10J4R agar sesuai dengan standar emisi gas buang Eropa saat itu yang sudah Euro 4 dengan spesifikasi sama. Untuk menyalurkan tenaga mesin ke roda depan, digunakan transmisi manual 5 percepatan atau otomatis 4 percepatan.

Hadir dalam 2 versi yaitu Peugeot 406 D8 atau keluaran pertama dan Peugeot 406 D9 atau versi facelift. Perbedaan Peugeot 406 D8 dengan Peugeot 406 D9 ada dibagian lampu depan dimana D8 masih reflektor biasa dengan bentuk lebar sementara D9 lebih memanjang dan sipit serta memakai reflektor diamond cut. Grill depan D8 berbentuk palang horizontal sementara D9 berbentuk jaring dengan logo singa yang lebih lebar dibanding D8. Untuk bumper depan agak berbeda di lubang sirkulasi udaranya. Dibagian samping, D8 memakai lis berwarna hitam polos sementara D9 memakai lis chrome dengan posisi lampu sein samping berbeda peletakannya. Lampu belakang D8 memakai mika lampu sein berwarna putih yang menyatu dengan lampu stop sementara D9 merah dengan splitter. Bagasi belakang D8 cenderung cekung sementara D9 cembung.

Fitur mobil ini lumayan lengkap di jamannya untuk sekelas executive car. Power window, power steering, ABS sudah menjadi standar mobil ini. Untuk keselamatan selain ABS juga ada airbag dimana versi D8 hanya 1 airbag, D9 CBU sudah 4 airbag, dan D9 CKD turun menjadi 2 airbag. Selain itu juga ada foglamp belakang, rear sun shade screen. khusus untuk 406 D9 AC dilengkapi dengan climate control, MID serta cruise control untuk varian transmisi otomatisnya. Secara umum, Peugeot 406 D8 elektrikalnya lebih sederhana dibanding 406 D9 sehingga fitur elektriknya lebih sedikit. Sebagai tambahan, ada juga fitur penutup aliran bensin otomatis kala mobil terbalik sampai sistem yang mencegah salah masuk gigi pada transmisi otomatisnya.

Mobil ini termasuk canggih dimasanya. Misalnya saja dibagian kaki-kaki, mobil ini sudah memakai suspensi konstruksi segitiga dengan McPherson strut dan anti-tilt bar yang unik sehingga membuat suara yang muncul dari roda depan berkurang dan meningkatkan kenyamanan. Suspensi belakangnya sudah menganut model multi arm dilengkapi dengan sistem micro-steering sehingga memiliki toleransi sudut toe sebanyak 5° saat menikung. Dengan begitu roda belakang bisa bergerak sedikit layaknya mobil yang dilengkapi sistem 4 wheel steering. Walau kaki-kakinya sudah canggih dan nyaman, namun ternyata kembaran mobil ini (Citroën Xantia) masih jauh lebih canggih lagi dengan suspensi Hydro pneumatic miliknya.

Kelebihan Peugeot 406 adalah suspensinya yang super naman dikelasnya dengan handling yang mantab. Bagian interior sangat nyaman dan terasa mewah dengan panel kayu sampai jok kulit untuk tipe lemans. Bentuk mobil ini juga terkesan sangat timeless terutama untuk Peugeot 406 D9. Harga mobil ini juga lumayan murah berkisar antara 70 juta sampai 30 juta tergantung tahun dan kondisinya. Kelemahan mobil ini adalah perawatannya harus extra dan sesuai dengan buku manualnya. Jika ingin Peugeot 406 awet, jangan pernah dibawa ke bengkel non spesialis Peugeot untuk kerusakan atau perawatan spesifik. Selain itu tidak disarankan memodifikasi kelistrikan dengan potong, sambung, jumper kabel elektrikalnya. Jika sudah waktunya ganti part, jangan ditunda lagi karena nantinya bisa fatal.

Spesifikasi Peugeot 406 ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Peugeot 406
Jenis Sedan
Tipe 406
Mesin XU10J4R DOHC 1998cc (D8)
EW10J4R DOHC 1997cc (D9)
Bore X Stroke 86.0 X 86.0 mm (XU10)
85.0 X 88.0 mm (EW10)
Sistem Bahan Bakar Injeksi
Transmisi Manual 5 Speed
Otomatis 4 Speed
Wheelbase 2.700 mm
Panjang 4.555 mm
Lebar 1.764 mm
Tinggi 1.396 mm

7 Responses to "Peugeot 406 D8 dan D9"

  1. Btw mau tanya nih.... 406 d8 itu cbu apa ckd?

    ReplyDelete
  2. cmiiw tidak semua d9 (bahkan yg pake emblem limited sekali pun) pake mesin ew10.. 406 ew10 keluar tahun 2004 dan hanya beberapa ekor saja sekalian peralihan ke 407 yg juga pake mesin ew10.. mungkin ada pakar pug yg lebih bisa menjelaskan

    ReplyDelete
  3. Permisi saya mau tanya berapa harga pasar untuk 406 d9 manual keluaran th.2000 mint condition, low km?
    Terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. tergantung kondisi...kalo mint banget, 60 sampai 70 juta bisa...

      Delete
  4. Aku punya406 D9 facelift2002 muluus lus.lgkp pjk lncar jual60jt..wa/hp ku085799890212

    ReplyDelete