Mercedes-Benz A-Class W168 (A140 & A160)

Mercedes-Benz A-Class W168 A140

Pada tahun 1997, Mercedes-Benz membuat sebuah gebrakan dimana biasanya pabrikan asal Jerman ini membuat sedan penggerak roda belakang kini mulai membuat city car pengerak roda depan. City car pertama Mercedes-Benz ini kemudian diberi nomenclature A-Class dan menjadi entry level Mercedes-Benz setelah sebelumnya posisi ini dipegang oleh C-Class. A-Class baru dihadirkan PT Daimler Chrysler Indonesia (DCI) di akhir 1999.


Desain Mercy A class ini benar-benar berbeda dibanding desain Mercedes-Benz sebelumnya yang menonjolkan kemewahan. Keseluruhan desain membulat yang dirancang kompak membuatnya terlihat tidak seperti sedan Mercedes-Benz ada umumnya yang terkenal memiliki bonnet panjang. Desain eksterior mobil ini dikerjakan oleh Steve Mattin yang karena A-Class ini disebut sebagai designer of the year oleh majalah Autocar.

Di Indonesia, ada 2 varian mesin yang paling umum dijumpai yaitu 1400cc dan 1600cc. Mesin bensin 1400cc yang dipakai mobil ini adalah mesin Mercedes-Benz M166.940 ini sanggup menghasilkan tenaga sebesar 82Hp pada 5000Rpm dan torsi 130Nm pada 3750Rpm. Versi 1600cc memakai mesin Mercedes-Benz M166.960 dengan output tenaga maksimum mencapai 102Hp pada 5250Rpm dan torsi 150Nm pada 4000Rpm. Untuk menggerakkan roda depan, versi 1400cc memakai transmisi manual 5 percepatan sementara versi 1600cc memakai transmisi semi otomatis 5 percepatan.

Safety mobil ini sebenarnya dirancang dengan sangat baik dengan rancangan baru yang disebut sebagai "sandwich body". Sandwich body adalah skema rancang bangun mobil dimana mesin diletakkan pada sedikit titik dengan posisi rendah di bagian depan-bawah mobil sehingga dimensi mobil dapat di desain sangat kecil karena mesin tidak memakan ruangan dan aman karena saat terjadi tabrakan dari depan, desain rangkanya secara otomatis mendorong mesin jatuh ke bawah sehingga mesin tidak akan melesak ke kabin dan menciderai penumpangnya. Mercedes kemudian mengklaim bahwa W168 merupakan city car paling aman. Sayangnya saat W168 melakukan test yang dilakukan oleh lembaga independen Swedia, Teknikens Varld untuk melakukan "Moose test" atau test stabilitas dengan cara slalom di kecepatan tinggi mobil ini termasuk gagal. Test seperti ini sangat penting untuk warga negara Skandinavia karena slalom ini cukup sering dipakai untuk menghindari hewan yang secara serampangan masuk ke jalan.

Fitur yang tersedia pada mobil ini cukup lengkap. Wajar saja karena dijamannya W168 ini merupkan city car termahal di Indonesia dengan harga 175 juta rupiah. Airbag, power window, central lock, dan rem ABS sudah menjadi standarnya. Trim level yang tersedia saat itu antara lain A140 Classic dan A160 Elegance dengan perbedaan pada mesin dan transmisi serta sunroof. Selain itu juga ada varian langka berupa A190 Avantgrade dengan panoramic roof dan mesin 1900cc. Varian paling jarang dari generasi W168 di Indonesia adalah A170 CDI dengan mesin turbo diesel common rail.

Pada tahun 2002 Mercedes-Benz memberikan facelift pada Mercedes-Benz A-Class. Perbedaan antara versi facelift dengan versi sebelumnya tidak banyak karena hanya berbeda pada tampilan dashboard, lampu depan model diamond cut, side skirt, dan bemper depan lebih sporti. Selain itu konon Mercedes-Benz mulai memperbaiki kelemahan W168 yang mudah terbalik dengan setup suspensi baru dan ESC untuk versi Eropa. Entah apakah model yang dijual di Indonesia juga mendapat perlakuan yang sama atau tidak. Model facelift ini terus dijual sampai sekitar tahun 2005 karena digantikan oleh Mercedes-Benz W169.

Perawatan mobil ini cukup rumit dan disarankan untuk tidak melakukan servis mobil selain di bengkel resmi. Ini dikarenakan rancang bangunnya yang serba aneh seperti misalnya MAF (Mass Air Flow) yang berada di ECU akan error hanya karena ganti oli di bengkel biasa dimana biasanya filter udara disemprot udara tekanan tinggi dari kompresor. Biaya penggantian part ini tentu tidak murah karena harus melalui Star Motor dan membayar sekitar 20 juta. Pedal gas mobil ini sudah throttle by wire yang sensitif akan bensin berkualitas jelek. Kala diisi bensin beroktan rendah seperti Premium, mobil bisa mati mendadak dan masuk ke mode limp home (keadaan darurat dimana mobil terpaksa berjalan sampai rumah). Karena rancangan sandwitch body, terkadang hanya untuk servis AC mobil saja bisa sampai harus melakukan turun mesin karena letak kompresor AC yang tersembunyi. Kaki-kakinya cukup lumayan walau tetap harus part vital seperti bushing, tie rod dan sebagainya.

Kelebihan Mercy A Class generasi pertama ini ada pada prestige brand Mercedes-Benz. Bentuknya cukup modern dengan model serba membulat yang mirip telur walau kurang sporty khas anak muda dan kurang elegan untuk kalangan atas. Mercedes-Benz memiliki slogan "The Best or Nothing" dan kadang oleh sebagian besar penggemar Mercy, W168 ini disebut sebagai "nothing" nya Mercedes-Benz. Hal ini dikarenakan kelemahan mobil ini yang sangat banyak seperti misalnya kabin masih terasa sempit, kualitas interior dan eksterior yang jauh dari harapan pengguna Mercy yang menginginkan material nomer satu sampai perawatannya yang cukup ribet dan manja. Mungkin karena berbagai kelemahannya, mobil ini banyak yang akhirnya dijual dengan harga sangat murah. Cukup jarang untuk mendapatkan unit yang masih segar walau umurnya belum ada 20 tahun. Rata-rata dipasaran harganya berkisar antara 30 sampai 70 juta tergantung kondisi.

Spesifikasi Mercedes-Benz A-Class W168 ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Mercedes-Benz A-Class W168
Jenis Hatchback
Tipe W168
Mesin M166.940 DOHC 8v 1397cc
M166.960 DOHC 8v 1598cc
Bore X Stroke 80.0 X 69.5 mm (1400cc)
80.0 X 79.5 mm (1600cc)
Sistem Bahan Bakar Injeksi
Transmisi Manual 5 Speed (A140)
Semi otomatis 5 speed (A160)
Wheelbase 2.423 mm
Panjang 3.606 mm
Lebar 1.719 mm
Tinggi 1.587 mm

0 Response to "Mercedes-Benz A-Class W168 (A140 & A160)"

Post a Comment