Suzuki Karimun Kotak

Suzuki Karimun Kotak sebenarnya pertama kali diperkenalkan sebagai kei car pada tahun 1993 di Jepang. Mulai dikenalkan di Indonesia pada tahun 1999 sebagai city car dan berhenti diproduksi pada tahun 2006. Suzuki Karimun Kotak ini merupakan salah satu peloper konsep city car di Indonesia. Di Eropa mobil ini dikenal dengan nama Wagon R wide sedangkan di Jepang dikenal dengan nama Wagon R+ karena dimensi dan kapasitas mesin sudah melebihi aturan maksimum kei car di Jepang.

Suzuki Karimun Kotak

Suzuki Karimun Kotak ini menggunakan mesin F10 karburator yang sama dengan Suzuki Carry dan Suzuki Katana. Mesin ini terkenal bandelnya mulai dari kalangan sopir angkot, wirausahawan hingga komunitas off road mengakui kehandalan mesin ini. Perbedaan dengan mesin Suzuki Carry dan Katana mungkin ada pada sistem gerak rodanya dimana Suzuki Karimun Kotak menggunakan sisitem gerak roda depan sedang Carry dan Katana memakai gerak roda belakang. Urusan Sparepart tidak membuat kantong jebol karena murahnya part dan tersedia dalam berbagai kualitas yang harganya lebih miring dibanding originalnya dan pastinya disetiap toko onderdil ada karena mobil dengan mesin F10 ini cukup populer. Selain itu untuk urusan perbengkelan tidak usah khawatir karena mesin yang masih memakai karburator ini tentunya bisa diperbaiki oleh setiap mekanik. Karenanya tidak heran banyak wanita yang menggunakan mobil ini karena suaminya berfikir dimana ada angkot, disitu mobil ini bisa diperbaiki.

Berbekal mesin F10 karburator dari Suzuki Carry dan Suzuki Katana sudah membuat Suzuki Karimun Kotak ini memiliki keunggulan berupa ketahanan dan keawetan mesin yang luar biasa walaupun kemampuan berlarinya kurang bisa diandalkan. Lagipula untuk urusan city car, tenaga mesin yang hanya 55hp pada 5500rpm dan torsi sekitar 73,5 Nm pada 3000rpm tidak terlalu masalah. Tidak sedikit wanita yang menggunakan mobil ini karena suaminya berfikir dimana ada angkot, disitu mobil ini bisa diperbaiki.

Walaupun terlahir sebagai mobil kota yang terbiasa dengan jalanan landai dan macet, mobil ini tidak terlalu buruk performanya ketika diajak berpergian keluar kota seperti ketika mudik tahunan. Mesin F10  yang hanya menghasilkan tenaga sebesar 55hp pada 5500rpm dan torsi sekitar 73,5 Nm pada 3000rpm ini cukup handal ketika tanjakan walaupun diisi muatan penuh. Hal ini wajar karena sejatinya mesin F10 yang kelak menjadi basis pengembangan mesin K10B yang dipakai Karimun Wagon R LCGC ini dipakai oleh mobil pickup yang sering membawa beban berat. Konsumsi bensninnya sendiri bisa mencapati 1:13 untuk dalam kota dan 1:15 untuk luar kota. Bisa lebih dari itu jika pengemudi melakukan metode eco driving.

Terdapat 2 tipe Suzuki Karimun Kotak ini yaitu DX dan GX. Secara umum versi paling lengkap adalah tipe GX sedangkan paket hematnya tipe DX. Perbedaanya bisa dilihat dari bentuk velg dimana tipe DX memakai velg 3 spoke sedang GX 5 spoke dan untuk grill keduanya sedikit berbeda. Selain itu pada versi GX terdapat jam, wiper belakang, pelindung belakang, foglamp, roof rack, mud flap, kantong penyimpan di pintu, dan laci di bawah kursi yang tidak terdapat pada tipe DX.


Kelebihan lainnya dari Suzuki Karimun Kotak selain mesinnya awet dan irit adalah jok belakang bisa dilipat untuk menambah ruang bagasi. Atap mobil ini tergolong tinggi dipadukan dengan bentuk mengotak sehingga penumpang dengan tinggi 170cm keatas masih bisa bergerak leluasa walaupun dari luar terlihat mobil kecil. Electric power steering membuat stirnya ringan dan akan mati di kecepatan 60km/jam agar kemudi mantab di kecepatan tinggi.

Kelemahan Suzuki Karimun Kotak ini adalah kaki kakinya yang terasa kurang nyaman. Ketika diisi 1 atau 2 orang saja membuat suspensinya terasa keras namun begitu diisi muatan penuh biasanya akan terdengar bunyi bunyian dari ban belakang karena ban sudah mentok stopper. Selain itu walaupun part mesinnya murah meriah dan mudah didapat, part body mobil ini tergolong susah dicari terutama part asesori seperti roof rack bawaan. Terakhir bagi pemilik Suzuki Karimun Kotak mungkin ini menjadi kelebihannya, karena harga jual mobil ini tergolong stabil. Butuh dana sekitar 50 hingga 75 juta untuk membelinya. Terkadang dibeberapa daerah dengan kondisi tertentu harga Karimun Kotak ini lebih mahal dibanding Karimun Wagon R.

Spesifikasi Suzuki Karimun Kotak ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Suzuki Karimun Kotak
Jenis City Car, Hatchback
Tipe WagonR+
Mesin F10A SOHC 1000cc
Bore X Stroke 74.0 X 78.0 mm
Sistem Bahan Bakar Karburator
Transmisi Manual 5 Speed
Wheelbase 2.360 mm
Panjang 3.520 mm
Lebar 1.475 mm
Tinggi 1.660 mm

2 Responses to "Suzuki Karimun Kotak"

  1. minusnya so far buat saya memang shock nya yg kerasa keras banget ... sama 1 lagi bushing plunger yg sebelah kanan ... bkin bunyi klutuk2 kalo di jalan yg ga mulus ..
    tapi selain itu ckup lumayan lah ni mobil cocok buat yg baru belajar n pengen kebut2an di jalanan perkotaan

    ReplyDelete
  2. cara mengatasi shock breaker and bushing plunger yang keras gimana ya bang? mohon pencerahan

    ReplyDelete