Holden HQ/HJ/HX/HZ Kingswood, Premier, Statesman

Holden Premier

Selain mobil Eropa, ada merk lain yang menguasai pasar sedan mewah di Indonesia pada era 70an. Merk ini tidak lain adalah Holden. Andalan Holden di pasar mobil mewah pada waktu itu adalah Holden HQ, HJ dkk yang lebih dikenal dengan nama Holden Kingswood. Sistem penamaan mobil Holden ini agak rancu di benak masyarakat Indonesia. Nama HQ, HJ, HX dll merupakan nama generasi sementara Kinswood, Premier dan Statesmen merupakan nama trim atau tipe. Kini Holden mewah era 70an ini lebih dikenal dengan sebutan Australian Muscle Car karena bentuknya yang lebar dan mesin yang besar walau masih 6 silinder dan bukannya V8 seperti muscle car asli di Amerika.


Suzuki Amenity dan Suzuki Eleny SF313

Suzuki Amenity dan Suzuki Eleny SF313 2 pintu

Suzuki Amenity adalah hatchback kecil yang diproduksi antara tahun 1990 sampai 1992. Masih dengan bodi yang sama, versi facelift mobil ini dikenal dengan nama Suzuki Eleny yang muncul antara pertengahan tahun 1992 sampai tahun 1994. Di luar sana mobil ini dikenal dengan nama Suzuki Cultus yang berasal dari bahasa latin yang artinya nyaman. Selain dijual dengan nama Suzuki, mobil ini juga dijual dengan merk Subaru Justify (Jepang), Changan Lingyang (Tiongkok), sampai Maruti Margalla (Pakistan). Karena pada saat itu Suzuki bekerja sama dengan General Motor, mobil ini juga dijual oleh beberapa merk dibawah General Motor seperti Holden Barina, Chevrolet Sprint, Geo Metro dan Pontiac Firefly.


Opel Blazer dan Chevrolet Blazer

Opel Blazer mata belo

Blazer merupakan medium SUV yang dibuat oleh General Motor (GM) dan masuk ke Indonesia antara tahun 1996 sampai 2005. Mobil ini sebenarnya merupakan generasi kedua dari Chevrolet S-10 Blazer yang berbasis pikap Chevrolet S-10 yang merupakan suksesor dari Chevrolet LUV. Pada awalnya GM Indonesia menjual mobil ini dibawah merk Opel dengan nama Opel Blazer. Namun karena strategi bisnis, GM akhirnya mengganti merk Opel Blazer menjadi Chevrolet Blazer sekitar tahun 2002. Ini mengakibatkan Indonesia menjadi satu-satunya negara di dunia yang menjual Blazer dengan 2 merk dagang yang berbeda.


Binter (Kawasaki) AR125

Binter Kawasaki AR125

Jauh sebelum Suzuki Mengeluarkan Suzuki RGR150 yang menjadi motor sport berfairing pertama mereka di Indonesia, sebuah merk motor lokal bernama Binter sudah mengeluarkan Binter AR125 atau yang diluar sana dikenal dengan nama Kawasaki AR125 yang bahkan jauh lebih canggih dibanding RGR. Karena itu, boleh dibilang Binter AR125 ini merupakan pelopor motor sport di Indonesia. Karena kehadiran motor ini pada tahun 1984, kemungkinan dari sinilah istilah sepeda motor dengan tangki didepan bergeser dari motor laki menjadi motor balap atau motor sport.


Honda TN360, TN-III, TN-V dan TN7

Honda TN360 Pick up

Jaman sekarang, orang Indonesia mendengar nama mobil Honda pasti yang terbayangkan adalah mobil sedan/hatchback yang lincah dan lumayan kencang. Tapi tahukah anda kalau dekade 70an, Honda Indonesia pernah memasarkan mobil pikap cab over sekelas Daihatsu Hijet dan Suzuki Truntung dengan nama Honda TN. Di Jepang sana, mobil ini diciptakan untuk menggantikan Honda T360 yang menjadi mobil pertama buatan Honda.


Peugeot 505 GR & GTi

Peugeot 505

Peugeot 505 merupakan large family sedan yang dibuat untuk menggantikan Peugeot 504. Walaupun dibuat untuk menggantikan Peugeot 504, namun mobil ini masih dijual bersamaan dengan Peugeot 504 sampai tahun 1983. Di Perancis, mobil ini sudah dijual sejak 1979 dan baru masuk ke Indonesia sekitar tahun 1981. Desain mobil ini masih ditangani oleh rumah desain Pininfarina yang juga membuat desain untuk 504 sebelumnya. Karena itulah sepintas desain kedua mobil ini masih mempunyai kemiripan.


Peugeot 504

Peugeot 504

Peugeot 504 adalah sedan mewah yang diproduksi antara tahun 1968 sampai 1981 di Perancis namun baru masuk ke Indonesia antara tahun 1970 sampai sekitar 1983. Diberbagai negara dengan lisensi dari Peugeot, mobil masih diproduksi selama lebih dari 30 tahun lamanya. Bahkan di Nigeria mobil ini masih dijual kondisi barunya sampai tahun 2006. Karenanya tidak heran kalau mobil ini mendapat julukan sebagai "King of the African road". Desain mobil ini dirancang oleh Aldo Brovarone yang bekerja untuk rumah desain Pininfarina. Mobil yang memulai debutnya pada Geneva International Motor Show 1968 ini meraih penghargaan European Car of the Year Award pada tahun 1969.


Toyota Kijang Rover Ace, Kijang Rasa SUV

Toyota Kijang Rover

Toyota Kijang boleh jadi merupakan mobil penumpang muat banyak paling legendaris di Indonesia. Jauh sebelum jalanan se-Indonesia Raya dikuasai oleh Toyota Avanza terutama warna hitam, silver dan putih, Toyota Kijang merupakan jenis mobil yang paling mendominasi di jalanan Indonesia dan layak mendapat julukan sebagai mobil sejuta umat. Berbekal mesin yang sederhana dan mudah dipahami serta penggunaan sasis model ladder frame membuat mobil ini banyak dikreasikan menjadi berbagai macam bentuk baik oleh penggunanya bahkan sampai pabrikannya sendiri. Kali ini kita akan membahas mengenai Toyota Kijang Rover (yang kelak berganti nama menjadi Rover Ace karena mendapat protes dari pabrikan mobil Inggris, Rover) yang terkenal akan ciri khasnya berupa tampilan sporty dan ala Jip atau SUV.


Nissan Terrano WD21

Nissan Terrano WD21

Nissan Terrano merupakan SUV yang diproduksi di Indonesia mulai tahun 1995 sampai 2006. SUV ini berbasis pikap karenanya tidak heran kalau di luar sana ada versi pikapnya dengan nama Nissan D21, Nissan Datsun (Jepang) atau Nissan Navara yang merupakan suksesor Datsun 720 dan Datsun 620. Di luar sana mobil ini lebih dikenal dengan nama Nissan Pathfinder yang sejatinya diperkenalkan tahun 1985 dan discontinue 1995.


Mitsubishi Kuda

Mitsubishi Kuda bensin short

Mitsubishi Kuda merupakan minibus yang hadir di Indonesia pada akhir 1999 untuk bersaing melawan Toyota Kijang dan Isuzu Phanter yang populer sebagai angkutan keluarga Indonesia. Di China daratan dan Taiwan mobil ini dikenal dengan nama Mitsubishi Freeca sementara di Filipina mobil ini dikenal dengan nama Mitsubishi Adventure.