Toyota HiAce H11 series

Toyota Hiace H20

Toyota HiAce merupakan mobil pickup cabover dari Toyota yang pertama kali muncul pada tahun 1967. Pada tahun 1977, generasi kedua diperkenalkan dan pada generasi ini, Toyota HiAce baru dirakit di Indonesia oleh Toyota Astra Motor.  Walau di luar negeri sudah digantikan oleh generasi ketiganya pada 1982, di Indonesia Hiace generasi kedua ini masih dijual sampai dengan tahun 1985 untuk varian bermesin diesel.


Generasi kedua dari Hiace yang memiliki kode nomenclature Toyota H ini terbagi menjadi 4 varian. Keempat varian tersebut adalah Hiace H11, H20, H30 dan H40. Perbedaan antara keempatnya ada pada ukuran sasis serta bodinya. Hiace H11 merupakan Hiace pickup dengan sasis yang paling pendek dan menjadi satu-satunya varian Hiace yang masuk dan dirakit di Indonesia. Hiace H20 merupakan Hiace dengan bodi double cabin atau van dan memiliki sasis yang sama panjangnya dengan Hiace H11. Hiace H30 merupakan Hiace van dengan sasis panjang  dan H40 untuk Hiace van dengan sasis super long dan atap hi roof. Hiace H40 ini ukurannya sangat besar bahkan didalamnya bisa menampung kurang lebih 15 penumpang.


Di Indonesia, Hiace ditawarkan dalam 2 varian mesin. Pertama kali muncul, hanya ada pilihan mesin bensin dari Toyota 12R yang juga dipakai Toyota Hilux dan Corona. Mesin 12R ini memiliki konfigurasi 4 silinder segaris OHC 8 valve berkapasitas 1600cc dan memakai karburator untuk pemasok bahan bakarnya. Sekitar 1980, muncul varian bermesin diesel yang menggunakan mesin Toyota L diesel. Mesin diesel 4 silinder 2200cc ini kemudian menjadi lebih populer dibanding mesin 12R pada Toyota Hiace. Mesin Toyota L ini sanggup menghasilkan tenaga sebesar 72Hp pada 4200Rpm dan torsi 126Nm pada 3000Rpm. Untuk menggerakkan roda belakangnya, digunakan transmisi manual 4 percepatan yang tuas transmisinya berada di kolom setir.

Di Indonesia, Hiace ini hanya tersedia varian pickup dengan bak standar pada awalnya. Karena munculnya berbagai permintaan, Toyota akhirnya membuat varian Hiace chassis dimana bentuknya mirip Hiace pickup tanpa bak dan bagian tengahnya bolong karena nantinya akan dikirim ke perusahaan karoseri lokal untuk dibuat bodi minibusnya. Selain minibus karoseri lokal, ada juga varian built up yang masuk melalui kedutaan asing dimana hiace minibus built up ini sudah dibelaki dengan pintu tengah model geser (sliding door) dan pintu belakang model hatchback.

Penjualannya saat itu masih kalah jika dibanding Mitsubishi Colt T120 dan Colt L300 karena Hiace dianggap kurang handal diwilayah pegunungan dan tanjakan. Toyota Hiace saat itu lebih populer di wilayah perkotaan yang kontur tanahnya datar seperti DKI Jakarta sementara Mitsubishi Colt lebih laku di wilayah pegungunan di Jawa Tengah dan Timur yang jumlah penggunanya lebih banyak. Kini populasi Hiace ini sudah langka dijalanan. Kalaupun masih ada, jarang Hiace yang kondisinya masih bagus karena dulunya sering dipakai sebagai kuda beban.

Spesifikasi Toyota HiAce H11 series ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Toyota HiAce H11 series
Jenis Pickup
Minibus
Tipe H11/H20
Mesin 12R OHV 1587cc
L SOHC 2188cc
Bore X Stroke 80.5 X 78.0 mm (12R)
87.0 X 92.0 mm (L)
Sistem Bahan Bakar Karburator
Transmisi Manual 4 Speed
Wheelbase 2.290 mm
Panjang 4.340 mm
Lebar 1.690 mm
Tinggi 1.890 mm

2 Responses to "Toyota HiAce H11 series"

  1. Hiace generasi pertama jg sepertinya masuk Indonesia. Sy pernah lihat bbrp kali di jalan

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup gen pertamanya (cirinya pake lampu depan 4 bulat) pernah masuk kok, cuma saya ngak yakin TAM pernah merakit hiace yang ini. bakul rosok depan rumah saya pake hiace mata 4 sampai awal 2017, sayang sekarang entah dimana mobilnya, mungkin sudah dikilo mengingat bentuknya sudah nggak karuan

      Delete