Opel Rekord E

Opel Rekord E2

Opel Rekord dinegara asalnya merupakan lineup executive car sekelas Mercedes-Benz W123 atau BMW seri 5 yang bentuk sedannya pernah masuk ke Indonesia pada tahun 1970an dengan ATPMnya saat itu Garmak Motor. Opel Rekord dengan kode generasi D ini pada akhirnya digantikan oleh Opel Rekord dengan kode generasi E yang pertama kali muncul di Frankfurt Motor Show pada tahun 1977. Opel Rekord dengan kode E series (baik E1 maupun E2 untuk versi faceliftnya) ini baru masuk ke Indonesia pada tahun 1980 dan baru stop produksi pada tahun 1988 dalam bentuk station wagon.

Secara bentuk, mobil ini masuk kedalam klasifikasi station wagon seperti Mazda Vantrend. Namun jika dilihat dari jumlah pintunya yang hanya 3 termasuk pintu belakang yang digunakan untuk akses bagasi, mobil ini lebih cocok dibilang sebagai shooting brake. Shooting brake bisa dikatakan merupakan kombinasi dari sebuah coupe 2 pintu dengan station wagon. Alasan mengapa diberi nama shooting brake konon karena jaman dulu (awal abad 20) mobil jenis ini sering dipakai untuk berburu dan dipakai untuk membawa senjata yang ukurannya panjang dibagian belakangnya.

Mengapa Opel Rekord berbentuk shooting brake mungkin ada kaitannya dengan aturan perpajakan yang berlaku di Indonesia yang dilihat terlalu memberatkan untuk tipe mobil sedan. Konon pada mulanya Opel Rekord ini masuk secara CKD dalam bentuk panel van 3 pintu. Panel van ini jaman sekarang mirip dengan blind van. Karena ijinnya yang hanya berupa mobil barang, jadilah mobil ini bisa digolongkan sebagai KBNS atau kendaraan bermotor niaga sederhana. Selesai dirakit, saat hampir dijual di dealernya barulah mobil ini diberi jendela dan bangku penumpang seperti model station wagonnya.

Opel Rekord dengan kode generasi E ini muncul dalam 2 varian yaitu Opel Rekord E1 dan versi facelift Opel Rekord E2. Opel Rekord E1 ini memiliki bentuk kotak namun masih terdapat lekukak membulat dengan ciri khas berupa lampu utama yang berbentuk trapesium. Opel sendiri mengklaim bentuk Opel Rekord E1 ini memiliki nilai coefficient of drag sebesar 0,42 atau setara dengan Lamborghini Countach. Pada tahun 1982, muncul facelift Opel Rekord ini dengan kode Opel Rekord E2 dengan bentuk yang lebih mengotak termasuk sisi miring pada headlamp yang kini menjadi lebih datar dan perbaikan aerodinamis lainnya yang pada waktu itu merupakan poin yang sedan digemborkan oleh pabrikan Jerman Barat. Model facelift ini diklaim memiliki nilai coefficient of drag lebih kecil yaitu 0,36 atau setara dengan Ferrari Testarossa. Model facelift ini bertahan sampai tahun 1986 namun di Indonesia baru stop produksi tahun 1988. Selain itu sepertinya Opel Rekord E2 inilah yang paling banyak beredar.

Opel record ini hadir dalam 2 pilihan mesin, yaitu mesin bensin dan mesin diesel. Kedua mesin ini sama-sama berkapasitas 2000cc dengan konfigurasi 4 silinder OHC dengan pasokan bahan bakar dari Bosch L Jetronic. Untuk mengenali mesin apa yang dipakai pada Opel Rekord, bisa dilihat dari tampilan eksterior terutama bagian kap mesinnya. Untuk Opel Rekord bermesin diesel terdapat tonjolan di kap mesin seperti yang terdapat pada mobil dengan mesin turbo walau untuk Opel Rekord ini tidak ada lubangnya. Untuk varian bensin, kap mesinnya rata dan polos tanpa lekukan ornamen apapun. Yang unik dari mobil ini adalah penggunaan aki yang berjumlah 2 unit untuk 1 mesin. Transmisi yang digunakan mobil ini merupakan transmisi manual 4 percepatan standar masa itu.

Spesifikasi Opel Rekord E ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Opel Rekord E
Jenis Station Wagon
Tipe Rekord E
Mesin bensin 2000cc
Bore X Stroke N/A
Sistem Bahan Bakar L Jetronic
Transmisi Manual 4 Speed
Wheelbase 2.670 mm
Panjang 4.620 mm
Lebar 1.725 mm
Tinggi N/A

2 Responses to "Opel Rekord E"

  1. Saya butuh pompa oli opel rekord tahun 1981 bahan bakar bensin. Cp.085225645547 & 085713861386

    ReplyDelete
  2. How is car manufacturer BMW able to offer its electric vehicle at such a competitive price?
    automoves

    ReplyDelete