Posts

Showing posts with the label Station Wagon

Fiat 1100 tipo 103

Image
Pada era 50an, mobil-mobil Eropa banyak menguasai jalanan Indonesia karena memang saat itu pilihannya hanya membeli mobil Amerika yang besar atau membeli mobil Eropa yang lebih kecil. Salah satu mobil Eropa yang populer saat itu adalah Fiat 1100. Fiat 1100 utamanya versi awal di Indonesia sering juga disebut Fiat kupu karena pintu depan suicide door yang mirip sayap kupu-kupu.

Ford "Fat Fender" Special Deluxe 1941 - 1948

Image
Henry Ford meskipun industrialis yang hebat, namun orang ini punya sifat keras kepala sampai-sampai dia menganggap Ford Model T adalah mobil yang sempurna sehingga tidak perlu ada pembaruan dari 1908 sampai 1927. Bahkan saking keras kepalanya, Edsel Ford yang merupakan anaknya sendiri dan punya ide-ide cemerlang akan mobil-mobil Ford berkali-kali idenya disabotase bapaknya sendiri. Karenanya meski grup General Motor memberikan perlawanan sengit, Ford masih saja mempertahankan keras kepalanya Henry Ford meski malu-malu memberika inovasi. Ini tertuang dalam mobil Ford tahun 1941.

Peugeot 307 SW T5 & T6

Image
Setelah tidak ada kewajiban untuk minimal merakit mobil yang akan dijual di Indonesia pada tahun 1999, ATPM mobil di Indonesia mulai menjual mobil secara CBU dengan spesifikasi maupun model baru yang belum pernah muncul untuk publik Indonesia. Salah satunya Peugeot yang kemudian meluncurkan beberapa seri mobil secara CBU termasuk salah satunya varian station wagon dari Peugeot 307 dengan nama Peugeot 307 SW.

Peugeot 403

Image
Pada dasawarsa 50an, ekonomi Eropa yang porak poranda pasca perang dunia kedua mulai bangki berkat bantuan Marshall Plan yang dibiayai oleh Amerika Serikat. Dengan perbaikan ekonomi, rakyat Perancis saat itu mulai memerlukan kendaraan yang cukup besar untuk keperluan membawa keluarganya. Oleh karena itu, Peugeot kembali memperkenalkan seri 40x dengan Peugeot 403 menemani Peugeot 203 yang laris di Perancis saat itu.

Morris Minor Traveller

Image
Bila mendengar kata oplet, yang terbayang adalah mobil angkot jaman dulu dimana pintu masuknya berada di belakang, muat sekitar 10 orang, dan bodi belakangnya terbuat dari kayu. Kalau diminta unutk menyebut merknya, orang-orang pasti akan teringat akan sebuah Morris Minor sebagai mobil Oplet gara-gara film sinetron Si Doel yang tayang di RCTI pada era 90an dulu. Padahal Oplet sendiri tidak melulu memakai Morris Minor karena ada berbagai macam mobil bahkan mobil mewah juga karena kondisi ekonomi Indonesia jaman 60an yang hancur sehingga orang rela melakukan apa saja untuk bertahan. 

Mercedes-Benz C-Class W203 Peanut Eyes

Image
Memasuki milenia baru, induk Mercedes-Benz Daimler yang saat itu baru saja melakukan merger dengan Chrysler dan membentuk Daimler-Chrysler meluncurkan penerus dari C class pada tahun 2000. Tidak seperti generasi sebelumnya, C Class dengan kode bodi W203 ini tidak lagi menjadi Mercedes terkecil dan termurah dimana gelar tersebut sudah berpindah ke A class W168.

Ford Mainline, Customline, Fairline 1955 - 1956

Image
Memasuki tahun 1955, persaingan mobil di Amerika antara grup Ford, General Motor dan Chrysler Coorporation untuk kelas bawah yang diisi Ford, Chevrolet dan Plymouth mulai panas. Bagaimana tidak, saat itu negara-negara asia dan eropa hancur karena perang sementara Amerika Serikat yang rakyatnya 10 tahun sebelumnya dapat uang setelah dipaksa bertempur bisa beli mobil yang menjadi simbol status sebelumnya. Didukung dengan ekonomi kapitalis dan peningkatan ekonomi membuat pabrikan berlomba-lomba merebut hati pelanggannya dengan mobil-mobil yang semakin baik. Tidak ketinggalan Ford yang memperbarui mobil mereka pada tahun 1955 dengan Mainline, Customline dan Fairline.

Dodge Dart PD3 (generasi 1 1960-1961)

Image
Memasuki dasawarsa 60an, Dodge memperbarui lini mobil besarnya bersamaan dengan restrukturisasi lini dan merk mobil dibawah Chrysler Coorporation dimana lini sebelumnya seperti Coronet, Royal dan Custom Royal digantikan menjadi Dodge Dart, Matador dan Polara. Nama Dart ini sendiri berasal dari mobil konsep bernama Dart buatan Carrozzeria Ghia dari Italia pada tahun 1956 yang kemudian diganti nama jadi Dart Diablo.

Holden HD/HR Standard, Special dan Premier

Image
Mengikuti selera masyarakat yang terus berubah, Holden kemudian memperbarui lini mobil mereka dengan menghadirkan generasi baru Holden HD pada tahun 1965. Tidak lama berselang, Holden memperbarui generasi sedan Holden dengan munculnya generasi HR pada tahun 1966.

Renault Megane II

Image
Pada tahun 1999, Renault di Indonesia berhenti beroperasi setelah berpindahnya keagenan Renault dari Astra ke Indomobil. Namun tidak lama kemudian pada tahun 2000an awal, Renault melalui PT Auto Euro Indonesia mulai berekspansi menjual mobil-mobil Renault secara full spec meski secara CBU ke Indonesia. Salah satu mobil yang dijualnya saat itu ada Renault Megane yang memasuki generasi kedua yang diluncurkan di Indonesia pada tahun 2004.

Ford Cortina Mk IV

Image
Setelah cukup sukses dengan penggabungan Ford Taunus yang ditujukan untuk pasar Eropa daratan serta Ford Cortina untuk pasar Inggris, Ford kembali melanjutkan kolaborasi dua cabangnya dengan memperkenalkan Cortina generasi keempat atau Cortina Mk IV. Tidak seperti generasi sebelumnya yang masih punya perbedaan tersendiri, baik Ford Taunus maupun Cortina pada generasi ini sangat mirip dan hanya berbeda posisi setirnya saja.

Hillman Mink Mark I sampai VIII

Image
Merk Hillman pada awalnya adalah pembuat sepeda kecil lalu menjadi pembuat mobil yang bangkrut karena krisis moneter akhir tahun 1920an. Untungnya group Rooters menyelamatkan Hillman dan memulai lagi Hillman dengan menghadirkan Hillman Wizard. Gagal total secara penjualan membuat Hillman berkreasi membuat Hillman Minx yang lebih kecil dan kemudian cukup sukses di jalanan Inggris sana.

Fiat 131 Mirafiori, CL dan Brava

Image
Melanjutkan apa yang dicapai Fiat 124, pada tahun 1974 Fiat memperkenalkan pengganti Fiat 124 dengan Fiat 131. Nama 131 sendiri lebih kearah kode sasis karena pada itu Fiat ingin mengganti sistem pnamaannya yang sebelumnya berupa 3 angka menjadi nama kata. Oleh karena itu, semua Fiat 131 sendiri lebih dikenal sebagai Fiat Mirafiori di Indonesia dimana nama Mirafiori berasal dari nama desa di Turin Italia sana tempat dimana Fiat 131 dibuat dan dirakit.

Chevrolet Estate dan Estate Magnum J200

Image
Di Indonesia, mobil station wagon alias Estate atau touring mungkin tidak sepopuler minibus atau MPV. Ini mungkin disebabkan karena mobil semacam ini kurang lebih merupakan sedan dengan bagasi yang besar dan tidak mampu mengangkut 7 penumpang. Tidak heran kalau kemudian mobil station wagon hanya ada pada mobil-mobil yang harganya lebih mahal. Namun tidak dengan Chevrolet yang memasarkan mobil station wagon bernama Chevrolet Estate dengan harga yang jauh lebih rendah dibandingkan Peugeot seri SW saat itu.

Holden HK/HT/HG Belmont, Kingswood, Premier

Image
Akhir dasawarsa 60an di Amerika sedang terjadi persaingan sengit di pasar otomotif. Tidak kalah, Australia juga mengalami persaingan yang cukup sengit dimana Ford menjagokan Falcon XR serta Chrysler Valiant VE. Holden sendiri tidak berdiam diri, pada tahun 1968 Holden juga memperkenalkan model baru dengan generasi HK yang dilanjut HT dan HG. Sistem penamaan tipenya juga berubah sedikit untuk melawan kedua seterunya serta peluncuran tipe baru berupa Monaro serta Brougham.

Toyota Crown Lele S60

Image
Toyota Crown merupakan sedan mewah dari Toyota setingkat dibawah Toyota Century yang menjadi flagship limousine dari pabrikan Jepang tersebut. Di Indonesia, generasi Crown yang pertama kali dirakit di Indonesia adalah Toyota Crown generasi keempat sekitar tahun 1973. Toyota Crown ini memiliki julukan Crown lele karena bentuk moncong depannya yang mirip kepala ikan lele. Di Jepang sendiri Toyota Crown generasi ini sering disebut sebagai kujira yang dalam bahasa Jepang berarti ikan paus.

Plymouth Belvedere (1960 - 1961)

Image
Memasuki dasawarsa 60an, mobil-mobil berpenampilan futuristis ala pesawat jet mulai ditinggalkan konsumen mobil di Amerika. Meski begitu, ada saja desainer dan pabrikan mobil Amerika yang masih mempertahankan desain ini pada era 60an. Salah satunya adalah Chrysler Corporation dengan berbagai merk dan tipe seperti misalnya Plymouth Belvedere yang diperkenalkan pada 1960 dan sudah memasuki generasi keempat.

Volvo 100 series

Image
Sebelum 1968, mobil-mobil Volvo belum mengenal sistem penamaan 3 digit angka seperti yang kita kenal sekarang sebelum akhirnya berubam pada pertengahan 2000an. Revolusi penamaan mobil-mobil Volvo baru terjadi pada 1968 dengan pengenalan sistem nomenklatur 3 digit angka yang diawali ketika munculnya Volvo seri 100 baik 144 maupun 164 yang menggantikan Volvo Amazon. Selain itu, Volvo seri 100 ini juga punya sejarah sendiri di Indonesia karena inilah kali pertama Volvo dirakit di Indonesia.

Chevrolet Chevy II / Nova

Image
Dekade 60an merupakan masa keemasan pabrikan mobil Amerika karena dijaman itu pabrikan Amerika masih bebas berkreasi tanpa memikirkan aturan-aturan yang ada seperti emisi gas buang sampai konsumsi bahan bakar yang meluluhlantahkan industri mobil Amrik di era 70an. Dijaman itu, GM dengan Chevrolet sedang bersaing ketat dengan Ford dimana Chevrolet bakal melakukan apa saja untuk mendominasi penjualan mobil di Amerika Serikat yang saat itu dikuasai Ford. Setelah Chevrolet Corvair yang memakai mesin boxer 6 silinder dibelakang seperti Porsche kurang disukai rakyat Amerika dilihat dari penjualannya dibandingkan dengan Ford Falcon, GM kemudian meluncurkan Chevy II yang memakai mesin didepan seperti Ford Falcon untuk kemudian bersaing pada tahun 1962.

Chevrolet LUV Karoseri : Bighorn dan Rodeo

Image
Sekitar 1989 berdasarkan majalah Intan Motor no 34, oleh Garmak Motor sebuah Chevrolet Trooper dijual dengan harga 56.500.000 rupiah sementara LUV yang memiliki sasis hampir sebangun dan 2WD hanya 16.300.000 rupiah saja. Meskipun ada Chevrolet MTV yang mirip Trooper namun 2WD seharga 39.000.000 rupiah, namun tetap saja uang segitu cukup banyak pada jaman itu. Untungnya, lewat tangan karoseri Roda Nada Karya diciptakan "Trooper" berbasis LUV dengan nama Bighorn dan Rodeo yang jauh lebih murah dibandingkan MTV (Stallion) dan Trooper.