Srikandi 200, Mobil 3 Roda Buatan Indonesia

Srikandi 200 3 roda Indonesia

Kalau sering menonton serial Mr. Bean dulu, pasti kenal dengan mobil 3 roda berwarna biru bernama Reliant Robin yang selalu kena bully sampai terbalik oleh Mini Cooper yang dikendarai tokoh yang diperankan oleh Rowan Atkinson ini. Di Medio 70an dulu, Indonesia sudah bisa membuat mobil sejenis Reliant Robin (3 roda dengan setir kemudi mirip mobil) walau ukurannya lebih mirip Bajaj. Nama kendaraan 3 roda ini adalah Srikandi 200.

Secara bentuk, mobil yang bodynya dibuat oleh karoseri Wijaya Buana ini sangat sederhana dengan lekukan minim. Bentuknya sendiri terlihat seperti bekicot kotak karena lampu depannya yang nongol ibarat mata bekicot dengan kabin menjulang mirip rumah bekicot. Pintu kendaraan ini hanya ada 2 disamping dan sebuah pintu untuk ruang mesin dibelakang. Material yang digunakan untuk membuat mobil ini sepertinya berupa fiberglass dengan kaca akrilik sama seperti Helicak. Diberi nama Srikandi mungkin karena kendaraan ini dijual untuk menyasar pangsa pasar wanita karena ukurannya yang juga kecil sehingga lebih mudah dikendarai dan mencari tempat parkir.


Sesuai dengan namanya, "mobil" ini memakai mesin 200cc. Mesin 200ccnya sendiri diambil dari mesin TGA-200 buatan Soviet (Russia) yang sama dengan yang dipakai Super Helicak. Mesin dengan konfigurasi 1 silinder 2 tak pendingin udara ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 8Hp dan sanggup membawa kendaraan ini melaju sampai kecepatan 70Km/jam. Mesin ini diletakkan dibelakang persis Bajaj untuk menggerakkan roda belakangnya. Srikandi 200 ini sudah dibekali versneling mundur. Menurut penyalur tunggalnya PT. Sri Sembodo, mobil ini mampu menempuh jarak 25Km hanya dengan 1 liter bensin saja.

Walau rodanya hanya 3 dan menurut kapasitas mesinnya lebih pas dibilang sepeda motor, namun mobil ini masih sama seperti mobil lainnya karena fiturnya. Stang kemudi mobil ini berbentuk bulat seperti mobil. Dibagian depannya sudah ada 2 spion, bumper, dan sebuah wiper. Untuk membuka jendela, digunakan model geser seperti yang ada di Metro Mini ataupun Angkot. Posisi mengemudi dan penumpangnya juga persis mobil dimana kendaraan ini mampu mengangkut 4 orang penumpang termasuk supir.

Mobil yang dijual oleh PT. Bahana Timur Motor ini nasibnya tidak jelas. Berbeda dengan kendaraan 3 roda lain seperti Bajaj, Bemo dan Helicak yang dipakai sebagai angkutan umum, Srikandi ini sama sekali tidak ditemukan catatan pernah dipakai sebagai kendaraan umum. Ditambah dengan bentuknya yang hanya 3 roda sepertinya berhasil membuat orang enggan membeli mobil ini. Kini entah berapa populasinya dan apakah ada yang masih jalan.

4 Responses to "Srikandi 200, Mobil 3 Roda Buatan Indonesia"

  1. Kalo mobil ini ada lagi, pasti udah makin banyak yg kecelakaan... Lagian ini kan mobil roda tiga, depan satu belakang dua. Otomatis depannya gak seimbang dan gampang banget njungkel.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kayak reliant robin di top gear itu ya? biar gitu banyak lho yang pingin beginian daripada kehujanan naik motor (lihat saja berapa banyak yang sebar berita bisa dibilang hoax motor roda 3 pake ac harga 20 juta waktu itu)

      Delete
  2. Iya sih, tapi memang pas liat Reliant Robin yg di Top Gear memang kalo dibawa nikung, apalagi kalo kecepatannya tinggi, pasti udah njungkel tuh mobil. Karena gak seimbang antara depan dan belakang.

    ReplyDelete
  3. Perlu diingat bahwa Top Gear dalam membuat film Reliant itu telah memodifikasi Robin sehingga mudah terguling. Dengan cara menambahkan besi dibagian tertentu, memakai ban dengan ukuran belang dan mengebut kemudian langsung banting setir. Kalau anda ke halaman klub Reliant Inggris. Disana ada artikel yang bagus tentang mitos ini, nyatanya mobil roda tiga rata2 memiliki top speed yang rendah sehingga tidak bisa membuat manuver belok tajam hingga terguling (Walaupun resiko terguling tetap ada, tetapi sangatlah kecil).

    ReplyDelete