Mitsubishi Grandis NA4W

Mitsubishi Grandis GT NA4W

Ketika keran impor mobil dibuka pada tahun 1999, ada banyak jenis mobil yang belum pernah dilihat sebelumnya oleh kebanyakan orang Indonesia yang kemudian populer seperti Mitsubishi Space Wagon alias Chariot alias Chariot Grandis. Melihat potensi pasar yang besar, KTB selaku ATPM Mitsubishi kemudian memasarkan MPV ini bersama dengan Kuda dan Colt T120ss karoseri ketika generasi kedua dari Chariot muncul dengan nama Grandis.


Pertama kali muncul pada tahun 2003 di Jepang dan negara-negara lain seperti di Eropa dan Australia sementara di Indonesia sendiri mobil ini baru diluncurkan pada tahun 2005. Mobil ini mengusung tema MPV mewah dan sporty sekelas Honda Odyssey yang saat itu masih impor secara utuh. Secara bentuk, Grandis mengambil basis dari Mitsubishi Space Liner dengan desain sleek dan aerodinamis karya desainer Olivier Boulay. Berbeda dengan mobil seperti Kijang Innova yang tinggi, Grandis lebih terlihat seperti sedan station wagon dengan kapsitas 7 penumpang. Dengan interior berwarna beige dan aksen silver membuat mobil ini tampil elegan dan sporty disaat yang bersamaan.

Grandis mengalami facelift pada April 2008 dimana terdapat perbedaan pada bagian grill depan serta desain velg 16 inchnya. Pada bagian interiornya, Grandis yang kemudian diberi trim level dengan nama GLS ini memiliki interior berwarna beige dengan dashboard yang dipadukan dengan warna hitam pada bagian atas serta setirnya serta diberi tambahan berupa panel kayu. Sepintas, facelift Grandis GLS ini tidak nampak bila diperhatikan. Disektor mengemudi, perubahan paling berasa ada pada peletakan rem parkir yang pindah dari tengah jok menjadi dikaki.

Pada Juli tahun 2008, Mitsubishi memperkenalkan varian tertinggi pada facelift Grandis yaitu Grandis GT. Berbeda dengan Grandis GLS yang berkesan hangat dan elegan, Grandis GT berkesan sporty dan mewah dengan desain grill dan bumper baik depan dan belakang yang berbeda dengan Grandis GLS. Selain itu, Grandis GT sudah dilengkapi dengan bodykit, side body moulding, ban yang lebih besar dengan diameter velg 17 inch serta lampu belakang LED. Pada bagian interiornya Grandis GT menggunakan interior berwarna hitam dengan aksen silver serta jok kulit hitam. Untuk tambahan fiturnya sendiri, Grandis GT mendapatkan 5 buah sensor parkir.

Pada bagian mesin, Grandis dilengkapi dengan mesin 4G69 MIVEC yang boleh dibilang sebagai mesin big block Mitsubishi 4G63 yang terpasang pada banyak mobil Mitsubishi termasuk Lancer Evo. Mesin ini memiliki konfigurasi 4 silinder segaris SOHC 16 valve dengan teknologi katup variabel Mitsubishi bernama MIVEC berkapasitas 2400cc. Dengan sistem injeksi bahan bakar Multi Point Injection (MPI), mesin ini sanggup menghasilkan tenaga sebesar 161Hp pada 5750Rpm dan torsi 219Nm pada 3500Rpm yang disalurkan keroda depan. Untuk transmisinya sendiri, mobil ini menggunakan transmisi manumatic pintar khas Mitsubishi dengan nama INVECS-II 4 percepatan.

Dijual untuk mengisi kelas MPV mewah, sudah tentu mobil ini memiliki fitur yang cukup banyak dan canggih dimasanya. Kisi ACnya sendiri ada disetiap baris sampai baris ketiga lengkap dengan lampu kabin dimana tombol pengaturan AC digital berada dibaris kedua. Sensor parkirnya sendiri ada 4 kecuali untuk tipe GT yang ada 5. Untuk audio, pada Grandis pre facelift masih memakai head unit single DIN sementara versi facelift sudah memakai head unit double DIN dengan monitor dari JVC. Lainnya, power steering, power window auto up ketika dikunci, auto leveling headlamp, auto retract, auto climate, dsb. Urusan keselamatan, mobil ini sudah dibekali dengan 2 airbag didepan, sabuk pengaman disemua bangku lengkap dengan pretensioner serta force limiters, ABS dan EBD serta rem cakram dikeempat rodanya.

Kelebihan Mitsubishi Grandis adalah ruang kabin yang tergolong sangat lega berhubung ukurannya yang cukup besar baik untuk penumpang maupun barang yang mampu mengangkut sekitar 4 galon air. Karena sasis monokok dan suspensi independen, mobil ini terasa nyaman dan memiliki handling yang lebih enak dibanding MPV tinggi dan lebih cenderung mirip sedan besar. Urusan mesin, mobil ini meski tarikan bawahnya kurang nendang, namuin begitu MIVEC aktif maka jarum speedometer bisa bergerak dengan cepat. Sebagai mobil keluarga, akses keluar masuk didalam kabin mobil ini juga sangat memadai dimana konsol tengahnya dapat dilipat dan peletakan tuas persneling yang ada didashboard dan pelipatan jok yang mudah.

Kelemahan Mitsubishi Grandis sendiri adalah kaki-kakinya yang sekarang sudah masuk waktunya ganti harus diganti seluruhnya karena onderdil asli hanya dijual 1 paket atau assy. Pillar A pada mobil ini juga tebal sehingga membuat pandangan kedepan terasa terganggu bagi yang biasa memakai mobil dengan pillar A tipis. Meski konfigurasi tempat duduknya menyenangkan bagi keluarga namun tetap saja ada design flaw seperti misalnya tidak adanya headrest bangku tengah. Konsumsi BBM mobil ini juga sebenarnya standar untuk kelas 2400cc, namun bagi sebagian orang 1:8 sampai 1:9 untuk dalam kota dengan bahan bakar minimal Pertamax terasa boros.

Spesifikasi Mitsubishi Grandis NA4W ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Mitsubishi Grandis NA4W
Jenis Minibus
Tipe NA4W
Mesin 4G69 SOHC 2378cc
Bore X Stroke 87.0 X 100.0 mm
Sistem Bahan Bakar Multi Point Injection
Transmisi Manumatic INVECS 4 Speed
Wheelbase 2.830 mm
Panjang 4.765 mm
Lebar 1.795 mm
Tinggi 1.655 mm

5 Responses to "Mitsubishi Grandis NA4W"

  1. Cukup sering saya buka web mobil motor lama, entah karna artikelnya menarik dibaca dan bahasannya cukup lengkap. Dan selalu jadi refrensi buat saya yang hoby gonta ganti mobil2 tua ..
    contoh terakhir aja saya mau tukar ke mobil espass, saya baca dulu artikel tentang espass disini dari kelebihan dan kekuarangannya baru saya putusin untuk boyong ke garasi rumah ..
    Dan walau sering di bolak balik baca gak bosenin ya .. mantap ya min lanjut terus

    ReplyDelete
  2. he he he mantap ini mobil, masih keren dilihat sampai sekarang..
    kirain mesinnya sama kaya galant hiu.. ternyata cuma 4 silinder ya..

    baru sempet coba grandis "kw" melayu.. alias proton exora he he he

    ReplyDelete
    Replies
    1. naiknya juga enak, muat banyak tapi lega.

      Saya malah belum pernah coba versi melayunya, melihat harga cuci gudangnya cukup ngiler sebenarnya.

      Delete
  3. Min, boleh request reviewnya kia carnival? Saya berniat pengen melihara "gajah" dari korea ini 😁

    Saya salah satu pembaca setiamu min...

    ReplyDelete