Yamaha Mio & Mio Soul AL115

Yamaha Mio Sporty

Bila melihat jalanan Indonesia, kendaraan yang paling sering dijumpai dan digunakan rakyat Indonesia adalah skuter matic. Selain karena mudah dikendarai, kepopuleran skuter matik di Indonesia tidak lepas dari kepopuleran Yamaha Mio yang pertama kali masuk Indonesia pada tahun 2004. Di luar sana, motor ini juga disebut sebagai Yamaha Ego di Malaysia.


Berbeda dengan skuter lainnya yang saat itu cenderung besar untuk skuter Eropa dan bentuk yang tidak cocok untuk pasar Indonesia karena dirasa jelek untuk skuter Asia, Yamaha Mio dibuat dengan bodi yang ramping dan kecil. Selain karena dirancang untuk Asia Tenggara yang menjadikan desainnya cocok untuk masyarakat ASEAN, desainnya sendiri juga terbilang trendy dan tidak ketinggalan jaman. Tidak heran kalau kemudian motor ini diiklankan sebagai sepeda motornya perempuan dimana transmisi otomatisnya juga menambah kenyamanan dan kemudahan dalam berkendara.


Pada tahun 2006 muncul facelift dari Yamaha Mio yang diberi nama Yamaha Mio Sporty. Secara garis besar, motor ini tidak jauh berbeda dengan Mio sebelumnya hanya saja ada sedikit perbedaan kecil seperti grafis striping yang lebih keren, pilihan warna yang lebih beragam serta lampu sein yang berwarna putih dengan bohlam kuning. Karena terlihat keren inilah Mio kemudian bergeser dari motornya perempuan menjadi motornya muda mudi karena memang pas untuk orang yang pertama kali naik motor.

Yamaha Mio Soul




Karena identik dengan wanita, Yamaha kemudian mengenalkan varian skutik untuk pria yang diberi nama Yamaha Mio Soul pada 2006. Pada dasarnya, Mio Soul hanyalah Mio Sporty yang diberi bodi lebih besar dan membulat. Perbedaan bodi yang paling mencolok dengan Mio Sporty ada pada lampu utama yang pindah kebagian tebeng, bentuk speedometer baru, bentuk belakang berbeda total dimana Soul terlihat lebih besar. Untuk bagian lainnya seperti rangka, mesin bahkan sampai velg masih tetap saja sama dengan Yamaha Mio sporty. Mio Soul sendiri kemudian mendapat facelift sekitar 2009 dengan pilihan warna dan desain grafis pada striping yang lebih baru.


Pada tahun 2008, Yamaha Mio mendapatkan facelift yang kemudian dikenal dengan julukan Mio smile. Hal ini dikarenakan posisi lampu sein yang dibuat menyatu melalui lampu kota yang terlihat seperti bentuk mulut senyum. Perbedaan lainnya ada pada bentuk lampu utama yang memiliki bentuk lebih menyudut tidak lagi kerkesan membulat sederhana serta pilihan warna dan grafis striping baru.

Mesin yang diusung Yamaha Mio masih mirip dengan Yamaha Nouvo dengan mesin 1 silinder 4 tak 2 valve pendingin udara berkapasitas 113,7cc dengan karburator untuk memasok bahan bakar. Rasio kompresinya yang cukup rendah hanya 8,8:1 yang membuatnya mampu menghasilkan tenaga sebesar 8,7Hp pada 8500Rpm dan torsi maksimal 7,5Nm pada 7000Rpm. Tenaga yang pas untuk sebuah skuter matik yang mudah dikendarai terutama dikawasan perkotaan yang ramai. Untuk menyalurkan tenaga keroda belakang, digunakan transmisi otomatis CVT.

Meskipun tidak dirancang untuk ngebut, namun karena ukuran yang kecil serta mesinnya yang berpotensi untuk dimodifikasi membuat Yamaha Mio cukup populer untuk balapan liar terutama drag race. Tidak jarang motor ini dimodifikasi secara ekstrim seperti misalnya bore up 300cc yang kemudian diadu drag race melawan Lamborghini Gallardo dengan joki Eko "Chodox". Tidak melulu performa, motor ini juga dimodifikasi untuk tampil beda yang membuatnya populer dan melahirkan tema modifikasi Thailook.

Kelebihan Yamaha Mio adalah harganya yang kini cukup murah sekitar 5 juta rupiah saja. Ketersediaan sparepart dan aksesorisnya yang sangat melimpah menjadikan salah satu alasan motor ini masih cukup populer dipasaran. Ukurannya yang kecil dan ramping membuatnya pas untuk belajar mengemudikan sepeda motor apalagi transmisi otomatisnya yang tidak terlalu menghentak membuatnya cukup nyaman untuk berjalan pelan.

Kelemahan Yamaha Mio yang paling sering dikeluhkan penggunanya adalah konsumsi BBM yang dirasa boros karena hanya menepuh sekitar 35Km untuk 1 liter bensin. Penyakit bawaan lainnya ada pada velg terutama velg belakang yang dirasa mudah peyang dan oblak. Selain itu, karena minim fitur terlebih fitur keamanan membuat motor ini cukup rawan dicuri berhubung rumah kunci masih model konvensional serta kuncu yang kecil membuatnya mudah dibobol.

Spesifikasi Yamaha Mio & Mio Soul AL115 ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Yamaha Mio & Mio Soul AL115
Jenis Skuter
Tipe AL115
Mesin SOHC 2 valve 113,7cc
Bore X Stroke 50.0 X 57.9 mm
Sistem Bahan Bakar Karburator
Transmisi Otomatis CVT
Wheelbase 1.240 mm
Panjang 1.820 mm
Lebar 675 mm
Tinggi 1.050 mm

Comments

Post a Comment