Puch MS50
Setelah perang, rakyat Eropa membutuhkan transportasi untuk kembali membangun negaranya yang porak poranda karena perang. Berhubung mobil masih terlalu mahal dan sepeda dirasa melelahkan, akhirnya sepeda bermesin atau moped menjadi cukup populer didaerah perkotaan Eropa saat itu seperti misalnya Puch MS50. Nama MS sendiri merupakan singkatan dalam bahasa Jerman dimana kepanjangannya adalah Moped-Schalenrahmen atau kurang lebih artinya motor pedal sasis cangkang.
Bersaing sengit dengan moped Eropa lainnya pada jamannya seperti Ducati
Cucciolo atau NSU Quickly, Puch MS50 series menjadi moped dengan masa
produksi yang paling panjang sampai sekarang. Puch MS50 diproduksi sejak
Oktober 1954 dimana ia mulai dikembangkan sejak musim gugur 1952 dan
dijual sampai 1982. Modelnya hampir mirip sepeda motor underbone dengan
rangka tengah yang besar namun diberi tempelan tangki bensin yang besar
diatasnya yang membuatnya terlihat lebih seperti sepeda motor
dibandingkan sepeda onthel yang ditempeli mesin.
Sesuai dengan namanya, Puch MS50 memakai mesin 2 tak 1 silinder berkapasitas 50cc dengan pendingin udara yang diberi tambahan kipas pendingin seperti halnya motor matic modern. Karena ia moped terdapat tambahan pedal kayuh seperti halnya sepeda untuk membantu starter dan meringankan beban mesin dan kayuhan. Tenaga yang dapat dihasilkan mesin dengna karburator Fischer 12mm ini cukup untuk membantu kayuhan dengan 1,3 Hp. Tenaga yang cukup untuk melajukan moped seberat 39Kg ini hingga mencapai kecepatan 40km/jam. Untuk transmisinya sendiri digunakan transmisi manual 2 percepatan.
Sebagai moped yang diproduksi dalam jangka waktu yang lama, ada banyak varian dari Puch MS50 ini. Pada tahun 1955, ukuran tangki Puch MS50 diperbesar menjadi 4,6 liter dari yang sebelumnya hanya 3 liter. Selain itu, rangkanya juga diperkuat dengan diberi tambahan spakbor yang lebih besar untuk mengakomodasi ban dan pelek yang lebih besar. Selain itu juga diberi tambahan penutup rantai. Pada tahun yang sama versi mewah yang diberi nama Puch MS50 L diluncurkan dengan velg chrome dan bagasi untuk perkakas kecil dan ban white wall. Pada tahun 1956 muncul Puch MS50 K dimana K berarti kickstarter yang membuatnya tidak harus dikayuh dahulu untuk menghidupkan mesin. Pada tahun 1958 muncul Puch MS50 V dimana V berarti Verstärkt yang artinya diperkuat karena menggunakan mesin baru serta rangka yang diperkuat. Untuk selanjutnya, MS50 juga dijual keluar Austria dan Jerman dengan variasinya masing-masing ditiap negara misalnya di Italia Puch MS50 dilisensikan kepada Bianchi menjadi Bianchi Sparviero.
Kini populasi Puch MS50 sudah termasuk sangat langka. Dahulu memang moped seperti ini cukup populer namun kemudian popularitasnya digeser oleh sepeda onthel maupun sepeda motor karena pajaknya yang mahal seperti sepeda motor namun performanya tidak seperti sepeda motor. Belum lagi, karena jaman 80an dan 90an kendaraan kuno seperti ini peminatnya hampir tidak ada sehingga banyak yang dibuang kekampakan sebagai besi tua. Tidak heran kalau kemudian unit yang tersisa apalagi dalam kondisi originalnya sangat sedikit. Kalaupun ada yang masih beroperasi, biasanya sudah dimodifikasi total seperti misalnya Puch MS50 gambar diatas yang memakai mesin motor Honda C70.
Spesifikasi Puch MS 50 ini adalah sebagai berikut:
Spesifikasi Puch MS 50 | |
---|---|
Jenis | Moped |
Tipe | MS50 |
Mesin | 1 silinder 2 tak 50cc |
Bore X Stroke | 38.0 X 43.0 mm |
Sistem Bahan Bakar | Karburator |
Transmisi | Manual 2 Speed |
Wheelbase | N/A |
Panjang | N/A |
Lebar | N/A |
Tinggi | N/A |
Comments
Post a Comment