Deretan Mobil-mobil Eks RI1 dan Sri Sultan Hamengkubuwono IX

flyer Meniti Arsip dan Menelusuri Peran Alat Transportasi Bersejarah

Pada hari kamis 26 November 2020 kemarin, saya berburu motuba dan bekakas di sekitaran Yogyakarta. Cuma dapat bekakas yang sesuai dan gagal dapat motuba, saya mengunjungi Grhatama Pustaka yang sedang menggelar acara "Meniti Arsip dan Menelusuri Peran Alat Transportasi Bersejarah" yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta untuk menghibur diri. Hidangan utama acara ini adalah pameran motuba eks RI 1 beserta mobil-mobil klasik lainnya termasuk mobil eks HB IX yang tidak kalah menarik lainnya.

Pada post kali ini akan dibahas sedikit tentang mobil-mobil yang digunakan oleh presiden Soekarno berdinas semasa menjabat sebagai presiden RI yang kebetulan berkumpul bersama dalam acara ini. Bisa dibilang, artikel ini merupakan sambungan dari artikel Mobil Kepresiden Bung Karno yang masih sangat sedikit informasinya.

1962 Imperial LeBaron Southampton

Chrysler Imperial LeBaron Southampton Bung Karno

Dari yang paling awal menyambut pengunjung ada Imperial Lebaron Southampton tahun 1962 dimana ia merupakan Chrysler yang marquee-nya dipisah macam anggaplah Toyota dan Lexus menjadi Imperial. Sementara itu LeBaron merupakan nama tipe termewah dari Imperial dimana dibawahnya dari yang termewah ada Imperial Crown dan Imperial Custom sementara LeBaron adalah nama perusahaan jasa desain dan karoseri mewah asal Amerika yang namanya kemudian dibuat oleh Chrysler sebagai tanda mobil ini memakai bodi hardtop sedan 4 pintu.

1964 Cadillac Fleetwood 75

Cadillac Fleetwood 75 Bung Karno

Disebelah kanan dari Imperial Lebaron adalah Cadillac Fleetwood 75 tahun 1964. Merupakan generasi kedelapan dari Cadillac seri 70 dimana bila 70 menandakan short wheelbase, Cadillac 75 ini merupakan mobil dengan long wheel base atau anggaplah fullsize limousine. Mungkin inilah terakhir kalinya RI1 pada masa orde lama mengganti mobilnya karena setelah krisis politik dan ekonomi tahun 1965, presiden Soekarno digantikan oleh Presiden Soeharto yang memulai orde baru.

1947 Chrysler Windsor

Chrysler Windsor Bung Karno

Selanjutnya adalah Chrysler Windsor tahun 1947. Berbeda dengan mobil lainnya yang berwarna hitam, Windsor pada dasarnya hanyalah mobil berukuran besar dan bukan mobil mewah seperti Imperial yang kelasnya berada diatasnya. Mobil ini pernah digunakan oleh presiden Sukarno untuk membawanya pergi ke Bandung bersama dengan Mohammad Hatta untuk membuka konferensi Asia-Afrika pada tanggal 18 April 1955. Sebelumnya, Windsor ini juga dipakai untuk mengantarkan PM India, Jawaharlal Neru menjelang konferensi Asia-Afrika ini. Bukti sejarahnya bisa dilihat pada foto yang dipajang disisi kanan dan kiri mobil ini.

1957 Cadillac Fleetwood 75

Cadillac Fleetwood kepresidenan RI

Disebelahnya lagi ada Cadillac Fleetwood 75 tahun 1957. Merupakan generasi kelima dari sedan mewah Cadillac Seventy-Five ini. Ngomong-ngomong, nama Fleetwood sendiri adalah nama perusahaan bodi Fleetwood yang membangun bodi mobil ini selain sebelumnya juga ada Fisher pada generasi pertamanya. Kelak Fleetwood ini menjadi tipe sendiri meninggalkan nama besar 70 series bersama dengan Brougham yang menjadi halo car Cadillac bernama Eldorado Brougham yang posisinya diatas 75 Fleetwood. Cadillac ini merupakan tipe Presidental Series yang tidak diproduksi massal karena merupakan special order. Kini Cadillac mewah ini dimiliki oleh pak Nanan Soekarna dari Jakarta.

1964 Oldsmobile Ninety-Eight

Oldsmobile Ninety Eight Bung Karno

Selanjutnya ada Oldsmobile Ninety-Eight tahun 1964 yang berarti tahun terakhir dari generasi ketuju. Sedan besar flagship kelas atas dari Oldsmobile yang merupakan mobil kelas menengah dari GM yang terkenal akan innovasi serta desainnya yang menonjol. Desainnya sudah serba mengotak ala mobil dasawarsa 70an meninggalkan ponton maupun coke bottle styling yang populer pada dasawarsa sebelumnya. Sama seperti Fleetwood 75 diatas, mobil ini mungkin jadi mobil kepresidenan terakhir sebelum akhirnya pindah keera orde baru setelah transisi pada 1965 dan 1966. Kini mobil ini berada ditangan pak Budi Santoso.

1965 Oldsmobile Ninety-Eight

Oldsmobile 98 Bung Karno

Terpisah oleh panggung dan 2 mobil Austin, ada sebuah Oldsmobile Ninety-Eight lagi yang dipajang. Sayangnya saya tidak sempat membaca papan petunjuk yang berada didepan mobil ini sementara flyer yang saya dapat tidak menuliskan apa-apa mengenai Oldsmobile Ninety-Eight kedua ini. Dilihat dari bentuknya, Oldsmobile Ninety-Eight ini merupakan 98 Holiday karena memakai bodi hardtop 4 pintu dengan tahun pembuatan 1965 dilihat dari bentuknya yang merupakan generasi kedelapan.

1946 Dodge

Dodge Custom D21 Kepresidenan RI

Tidak jauh disebelahnya, terdapat Dodge D24 atau yang biasa disebut Dodge Custom tahun 1946. Mobil yang kelak digantikan oleh Dodge Coronet pada 1949 akhir ini merupakan sedan termewah dari Dodge saat itu. Mobil yang digunakan presiden Soekarno untuk meresmikan Tugu Pahlawan pada tahun 1952 ini juga pernah dipakai beliau saat meresmikan pabrik Semen Gresik pada tahun 1959. Sepeninggal presiden Soekarno, mobil ini disimpan di Kodam VIII Brawijaya dan kini menjadi mobil milik pak Budi Santoso.

1941 Chevrolet convertible

1941 Chevrolet Special Deluxe convertible

Dengan warna yang paling terang, Chevrolet Special Deluxe convertible tahun 1941 yang berada disebelah Dodge Custom nampak menonjol dengan warna putih gading atau coklat muda. Tampilannya yang berupa sedan convertible 2 pintu semakin membuatnya tampil tidak biasa. Menurut flyer yang sayangnya menampilkan foto mobil yang berbeda, mobil ini berasal dari Kraton Pakualaman Yogyakarta. Pada awalnya mobil ini didatangkan oleh sekutu dalam rangka peralihan kekuasaan. Mobil ini dipakai UNTEA (United Nations Temporary Executive Authority) dan pernah dipakai untuk menjemput Jendral Soedirman yang sedang bergrilya disekitar kawasan gunung Lawu dari Mantingan ke istana Yogyakarta untuk bertemu dengan Bung Karno.

1949 Buick Super

Buick Super bung Karno

Buick Super merupakan sedan fullsize setingkat dibawah Buick Roadmaster. Mobil ini merupakan penerus langsung dari Buick Eight yang menjadi mobil kepresidenan pertama Indonesia meskipun trim levelnya adalah trim menengah diatas Buick Special. Buick Eight tahun 1939 yang merupakan rampasan Jepang sendiri merupakan generasi pertama dari Buick bermesin 8 silinder ini sementara Buick Super tahun 1949 ini merupakan generasi ketiga.

GAZ M13A Chaika 1959

GAZ M13A Chaika Indonesia

Nama resmi mobil buatan
Gorkovsky Avtomobilny Zavod dalam bahasa Russia dan aksara cyrillic adalah : Ча́йка, yang dibaca Chaika. Mobil orang nomor satu didunia komunis karena dipakai oleh Nikita Krushchev saat itu tidak dibeli menggunakan uang negara. Pasalnya presiden Sukarno mendapat hadiah berupa limusin GAZ Chaika yang sayangnya jarang digunakannya langsung dari pemimpin Uni Soviet, Nikita Krushchev saat berkunjung ke Indonesia. Kisah mengenai mobil ini sendiri bisa dibaca pada artikel GAZ M13A Chaika Bung Karno dari Nikita Khrushchev.

1947 Chrysler Windsor

Chrysler Windsor Indonesia

Sama seperti Chrysler Windsor sebelumnya, kali ini ada Chrysler Windsor tahun 1947 yang terpajang. Windsor kedua ini berbeda dengan Windsor sebelumnya karena berwarna hitam. Selain itu, Windsor ini sudah setir kiri seperti umumnya mobil di Indonesia tidak seperti Windsor sebelumnya.

1964 Cadillac Fleetwood 75

Cadillac Fleetwood 75 Sultan Hamengkubuwono IX

Mobil produksi tahun 1964 yang diletakkan ditengah-tengah mobil-mobil eks RI 1 ini adalah bekas mobil dinas Sri Sultan HB IX saat menjabat sebagai wakil presiden Indonesia pada kepemimpinan presiden Soeharto. Tidak heran kalau kemudian plat nomor yang digunakan adalah Indonesia 2 bukan Indonesia 1. Berbeda dengan mobil lainnya yang diberi garis pembatas, Cadillac milik raja jawa ini hanya dipagari oleh taburan bunga saja meskipun sayangnya hiasan pot tanaman didepan mobil ini menggangu pandangan mobil ini ketika akan difoto. Meski begitu, kegagahan limusin besar dan panjang ini tidak tertutupi begitu saja.

Berada cukup jauh dari venue pameran utama, mobil-mobil bekas Sri Sultan HB IX lain selaku gubernur provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dipajang tepat didepan pintu masuk Grhatama Pustaka. Ada 3 mobil yang dipajang disini sebagai berikut :

Volvo 244

Volvo 240 Gubernur Yogyakarta

Memang tidak mungkin membayangkan pejabat orde baru tidak naik Volvo. Tidak hanya menteri, sekelas gubernur juga terasa sangat cocok untuk menggunakan mobil Swedia rakitan PT Indoswedish ini. Dilihat dari lampu depannya, mobil ini merupakan buatan tahun 1980 keatas yang sudah menggunakan lampu depan kotak besar meninggalkan desain lampu bulat.

Ford Galaxie 500

Ford Galaxie 500 Menko Ekuin Indonesia

Masih berada disebelah Volvo 240, terdapat sebuah Ford Galaxie 500 yang juga digunakan sebagai mobil dinas Sri Sultan HB IX. Mobil ini digunakan beliau saat menjabat sebagai Menko Ekuin atau Menko Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri antara 1966 sampai 1973. Diluar acara ini, semua orang bisa melihat mobil ini terparkir rapi dikompleks keraton Yogyakarta.

Toyota Corona RT100

Toyota Corona RT100 Gubernur Yogyakarta

Toyota Corona RT100 menjadi mobil paling sulit dilihat disini dari sisi depannya. Bukan apa-apa namun posisinya yang terhalangi pagar, tanaman dan mobil lain membuatnya cukup sulit untuk dilihat. Ditambah dengan tidak adanya papan petunjuk semacamnya membuat mobil ini cukup sulit mencari informasinya.

Video blog untuk mobil-mobil eks RI1 bisa ditonton pada video berikut ini melalui situs Youtube.





Comments