International Harvester Scout II

International Harvester Scout II Indonesia

International Harvester merupakan perusahaan mesin pertanian asal Amerika yang juga memiliki divisi truk dan pickup untuk kendaraan penumpang. Tentunya kendaraan penumpang yang dibuat International Harvester masih berhubungan dengan area keahliannya dengan mobil off road tangguh macam Scout. Scout sendiri bersaing sangat ketat dinegaranya dengan Jeep CJ-5 dan Ford Bronco dan pada April tahun 1971, diluncurkan penerus dari International Harvester Scout dengan nama International Harvester Scout II.

Masih melanjutkan desain International Scout 80 series, generasi kedua dari Scout ini masih memiliki konsep yang sama dengan  pendahulunya dengan sentuhan modern era 70an yang serba kotak. Di Indonesia, model yang tersedia hanya ada jip 3 pintu SWB dengan hardtop. Dengan muka yang sama, International Harvester sebenarnya juga membuat varian pickup dengan atap fiberglass yang dijual dengan nama International Harvester Scout Terra serta wagon dengan atap fiberglass dan pintu hatchback dengan nama International Harvester Scout Traveler. Keduanya tidak diproduksi di Indonesia namun untuk Terra sendiri populasinya ada dan sangat sedikit.

Dengan masa produksi antara 1971 hingga 1980, International Scout bisa diidentifikasi dari bentuk fascia depannya. Antara tahun 1971 hingga 1972 memiliki ciri berupa grill depan palang 3 horisontal serta aksen chrome pada sekeliling lampu depannya. Pada tahun 1973 diubah menjadi palang vertikal dengan palang tengahnya lebih tebal serta tulisan "International" pada sisi kiri bawah. Pada tahun 1974 hingga 1975 bentuknya sama seperti 1973 namun dengan rumah lampu chrome kotak warna hitam didalamnya. Pada 1976 memiliki bentuk yang sama dengan sebelumnya hanya saja grill depannya dibagi menjadi 3 cluster. Kemudian tahun 1977 hingga 1979 grillnya berubah menjadi lubang horisontal 2 buah dengan 3 palang vertikal kecil serta tulisan "International" yang berada dibagian kiri tengah.

Fascia depan International Harvester Scout II

Mesin yang ditawarkan sebenarnya ada cukup banyak dengan 4, 6, atau 8 silinder bensin serta 6 silinder diesel buatan Nissan. Namun untuk pasar Indonesia, hanya tersedia pilihan mesin IH 4-196 dengan konfigurasi OHV 4 silinder segaris berkapasitas 196 cubic inch atau 3200cc. Mesin ini sanggup menghasilkan tenaga sebesar 111hp SAE pada 4000Rpm serta torsi 244Nm pada 2000Rpm dengan rasio kompresi 8,1:1. Untuk menggerakkan keempat rodanya, digunakan transmisi manual 3 percepatan dari Borg Warner dan sebuah transfercase dari Dana.

Sayangnya, kejayaan International Scout harus berakhir bersamaan dengan berakhirnya generasi kedua ini. International Scout pada awal kemunculannya memiliki interior yang sederhana dan kosongan yang mana cocok untuk mobil yang bisa diharapkan melintasi sungai. Namun seiring perkembangan jaman, bermunculan jip-jip yang lebih nyaman dimana hal inilah yang kemudian lebih dipilih konsumen. International Harvester yang sebelumnya berjaya pada peralatan pertanian juga mengalai kesulitan keuangan perusahaan. Hingga akhirnya pada tahun 1980 divisi kendaraan penumpang International ditutup untuk sebagai langkah cost cutting dan memperbaiki keuangan perusahaan.

Di Indonesia nasibnya juga tidak berbeda jauh. International Scout dirakit oleh PT Masayu dan dijual melalui keagenan PT Kiagoos Industry & Trading Co. Kedua perusahaan ini dikomandoi oleh Haji Abdul Ghany Aziz yang lahir di Palembang dan baru pensiun mengomandoi perusahaan pada usia 71 tahun atau pada tahun 1964. Namun sayangnya, setelah pensiun dan menyerahkan kendali perusahaan kepada profesional, beliau mendapati bahwa korupsi merajalela didalam perusahaan yang membuat kemunduran perusahaan. Haji Abdul Ghany Aziz akhirnya kembali memimpin perusahaannya sebagai Direktur PT Kiagoos dan Komisaris PT Masayu pada 1977. Mungkin inilah penyebab International Scout sendiri juga mulai jarang ditemui untuk rakitan 1974 keatas.

Penggunaan International Scout II sendiri cukup banyak di Indonesia. International Scout sering digunakan sebagai kendaraan operasional dinas PU untuk petugas lapangan/direksi, pengawas proyek milik pemerintah seperti bendungan, irigasi, pengairan, dll, departemen pertanian, sampai angkatan laut Republik Indonesia juga menggunakan International Scout.

 Spesifikasi International Harvester Scout II ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi International Harvester Scout II
Jenis Jip
Tipe Scout II
Mesin Comanche 4-196 OHV 3200cc
Bore X Stroke 104.78 X 92.87 mm
Sistem Bahan Bakar Karburator
Transmisi Manual 3 Speed
Wheelbase 2.540 mm
Panjang 4.210 mm
Lebar 1.770 mm
Tinggi 1.680 mm

Terimakasih kepada @eugeniussteave


Comments

  1. Beberapa kali pernah nemuin mobil ini. Sekilas klo ga ngeh, sempat dikira jeep j10/ j20, ternyata ih scout. Klo yg versi long wagon, pernah juga nemuin, ternyata ukurannya panjang sekali. Mungkin bisa lebih panjang dibandingkan fortuner/ pajero

    ReplyDelete

Post a Comment