Mitsubishi Colt Diesel "Ceketer" T200

Mitsubishi Colt Diesel T200

Mitsubishi Motors merupakan perusahaan mobil yang terbilang kecil dibandingkan dengan grup perusahaan zaibatsu Mitsubishi. Namun begitu, nama Mitsubishi lebih populer sebagai perusahaan mobil salah satunya karena memang mobil-mobil Mitsubishi yang sering terlihat di masyarakat. Salah satu produk Mitsubishi Motors yang membuatnya populer ini adalah truk-truk Mitsubishi yang pertama kali diperkenalkan di Indonesia sebagai Colt Diesel pada generasi T200.

Colt Diesel T200 sendiri sebenarnya merupakan generasi ketiga dari Mitsubishi Fuso Canter. Mitsubishi Fuso adalah anak usaha Mitsubishi Motors yang fokus membuat truk dan Canter adalah lini modelnya untuk truk light dan medium duty. Namun di Indonesia, Mitsubishi Fuso Canter ini dijual dengan nama Mitsubishi Colt Diesel dan mulai dirakit di Indonesia sejak 1975. Meski sudah mendapat nama tersendiri, namun orang Indonesia masih juga memberi julukan untuk truk ini dimana di daerah Sumatera utamanya di bagian barat, truk ini lebih dikenal sebagai truk jambrong sementara di Jawa Tengah dan Timur lebih dikenal sebagai ceketer sementara daerah lainnya menyebutnya sebagai Colt doyok.

Desain dari Mitsubishi Colt Diesel T200 ini masih melanjutkan desain Mitsubishi Canter T90 yang menjadi pendahulunya. Lampu depannya masih mempertahankan bentuk bulat dengan 4 buah didepan. Hanya saja kini lampu sein dan lampu kotanya dijadikan satu dan diletakkan di atas tepat dibawah kaca depan. Bagian grillnya memiliki aksen bentuk huruf V yang menyatu dengan frame yang lebih tebal. Sisanya, masih sama seperti pendahulunya. Emblem depannya belum menunjukkan identitas Mitsubishi Fuso melainkan emblem C dengan logo tiga berlian kecil diatasnya.

Bila sekarang ini Mitsubishi Colt Diesel dan Canter di Indonesia identik dengan warna kuning karena warna default dari truk tersebut adalah kuning, berbeda dengan Mitsubishi Colt Diesel T200. Warna default dari Colt Diesel Ceteker ini adalah hijau telor asin gelap. Oleh karena itu, Colt Diesel awal ini dikenal juga dengan nama kepala hijau untuk membedakannya dengan kepala kuning yang menjadi penerusnya.

Sejatinya Mitsubishi Canter juga memiliki varian mesin bensin seperti di Jepang. Namun dengan menyandang nama Colt Diesel, di Indonesia Mitsubishi Colt Diesel hanya tersedia dengan mesin diesel saja. Mesin yang digunakan pada Colt Diesel T200 ini adalah Mitsubishi 4DR5 dengan konfigurasi 4 silinder OHV 8 valve diesel indirect injection berkapasitas 2659cc. Mesin diesel ini sanggup menghasilkan tenaga sebesar 80Hp pada 3800Rpm dan torsi 176Nm pada 2200Rpm. Untuk menyalurkan tenaga ke roda belakang digunakan transmisi manual 5 percepatan yang tuasnya diletakkan di kolom setir seperti Mitsubishi Colt T120 dan Colt L300.

Colt Diesel T200 & T210

Sebagai mobil truk yang multi guna, Mitsubishi menawarkan Colt Diesel dalam beberapa pilihan untuk menunjang usaha konsumennya. Di Indonesia, meski mesin yang ditawarkan hanya ada 1 saja dengan mesin diesel, namun untuk konfigurasi roda konsumen bisa memilih antara varian engkel dengan 4 roda yang memiliki kode T200 atau varian 6 roda yang memiliki kode T210. Perbedaan jumlah roda ini juga mempengaruhi berat maksimal kendaraan saat beroperasi (GVW) yang juga berarti seberapa besar beban yang boleh diangkut. Colt Diesel T200 memiliki GVW sebesar 4,3 ton sementara Colt Diesel T210 memiliki GVW 5,4 ton.

Mitsubishi Colt Diesel T200 belakang

Secara dimensi, Mitsubishi Colt Diesel T200 ini hanya tersedia dalam 1 panjang wheelbase dan 1 lebar kabin. Kapasitas angkut maksimalnya 2,5 ton untuk T200 dan 3 ton untuk T210. Namun begitu, konsumen Colt Diesel bisa memodifikasi truk ini untuk berbagai keperluan dengan membuat baknya atau malah sekalian menjadikannya bus untuk usaha pengangkutan.

Pada awal kemunculannya penggunaan mesin diesel untuk truk masih cukup jarang. Saat itu truk Amerika dengan mesin 6 silinder bensin merajai jalanan Indonesia. Kelemahan truk Amerika ini adalah torsinya yang kecil dan konsumsi bensin yang boros. Oleh karena itu ketika Colt Diesel mulai muncul bersamaan dengan Pertamina yang mulai menjual Solar pada tahun 1970an, Colt Diesel langsung populer menggantikan peranan truk-truk Amerika kelas medium dan heavy duty. Colt Diesel T200 ini populer karena konsumsi solar yang irit, torsi yang kuat, kapasitas muat yang besar dengan dimensi yang ringkas berkat desain cab over engine, sampai harganya yang cukup terjangkau karena diproduksi di Indonesia melalui PT New Marwa yang kemudian berubah menjadi PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor.

Meski sangat sukses pada masa produksinya, kini Mitsubishi Colt Diesel Ceketer sudah mulai jarang terlihat. Maklum saja, produksi dari Colt Diesel ini hanya sampai 1980 ketika Colt Diesel seri FE atau yang populer dengan sebutan Umplung dimulai. Hanya di daerah-daerah tertentu saja masih mengoperasikan truk ini. 

 Spesifikasi Mitsubishi Colt Diesel "Ceketer" T200 ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Mitsubishi Colt Diesel "Ceketer" T200
Jenis Truk
Tipe T200
T210
Mesin 4DR5 OHV 2700cc
Bore X Stroke 92.0 X 100.0 mm
Sistem Bahan Bakar Diesel indirect injection
Transmisi Manual 5 Speed
Wheelbase N/A
Panjang 4.690 mm
Lebar 1.690 mm
Tinggi 1.990 mm


Comments