Harley-Davidson WL series

Harley-Davidson WL

Motor Harley-Davidson memang menjadi ikon tersendiri untuk landskap otomotif Amerika. Meskipun ceritanya sudah dimulai sejak awal 1903, namun sampai tahun 1940an Harley-Davidson bukan seperti apa ayng dibayangkan sekarang ini. Image Harley-Davidson bisa seperti sekarang mungkin berkat Harley-Davidson seri WL yang pertama kalu diperkenalkan tahun 1937 dan menjadi basis dari beberapa model.

Nama WL sendiri bisa dibilang kode tersendiri karena menentukan spesifikasi dari sepeda motor. W merupakan seri motor Harley-Davidson untuk kelas menengah atau middleweight yang mesinnya sekedar 45 cubic inch atau sekitar 730cc saja. Huruf L sendiri menunjukkan bahwa mesin yang dipakai merupakan mesin dengan kompresi tinggi dimana meski begitu untuk standar sekarang rasio kompresinya sangat kecil dengan 6,0:1. Motor ini didesain sebagai sepeda motor solo dimana peruntukannya hanya untuk 1 orang saja karenanya sadelnya persis seperti sadel sepeda tanpa ada tempat untuk pembonceng.

Desain dari Harley-Davidson WL ini sangat kental gaya desain motor Amerika tahun 1930an. Wajar saja karena Harley-Davidson memperkenalkan WL sejak 1937. Bagi awam, terlihat desain dari Harley-Davidson WL ini mirip seperti Harley-Davidson VL yang memiliki mesin lebih besar. Apalagi desain tangki berbentuk teardrop meruncing yang tinggi mengecil serta spakbor yang besar menutupi hampir sebagian bagian atas roda. Namun dibanding VL, WL punya ciri khas berupa rantai yang terletak disisi kiri bukannya kanan seperti VL atau motor modern jaman sekarang.

Sebagai sepeda motor solo, Harley-Davidson WL dibangun dengan konstruksi yang sederhana namun cukup kuat. Rangkanya dari pipa besi yang dibentuk dengan loop dimana bagian belakangnya tidak memiliki suspensi sehingga dikenal juga sebagai hard tail. Suspensi depannya sendiri menggunakan springger fork dimana garpu depan yang seperti tidak ada sistem suspensinya namun dibalik lampu depan terdapat per sebagai peredam kejut. Karena tentunya tanpa suspensi belakang membuatnya tidak nyaman, sebagai ganti pada sadelnya juga terdapat per untuk membuat pantat sedikit empuk. Untuk pengereman, digunakan rem teromol di depan dan belakang dimana untuk mengoperasikannya dengan menarik tuas rem di sisi kiri dan kanan seperti motor matic sekarang ini.

Jika tuas rem depan ada di tangan sebelah kiri, lantas bagaimana dengan kopling atau pengoperasian lainnya? Untuk mengontrol gas, masih seperti sepeda motor pada umumnya yang memutar selongsong handgrip di sisi kanan. Namun pada motor era 30an seperti Harley-Davidson WL ini tidak ada mekanisme untuk otomatis kembali ke posisi 0 sehingga bisa saja putaran gas dibiarkan membuka setengah tanpa harus ditahan tangan selama perjalanan. Untuk koplingnya berada di pedal sebelah kiri dimana pada motor modern biasa dipakai utnuk pindah gigi. Pengoperasiannya mirip seperti menginjak kopling pada mobil transmisi manual. Untuk pindah gigi, digunakan tuas di sisi kiri sebelah tangki yang pengoperasiannya seperti ganti gigi di mobil hanya saja posisinya maju dan mundur saja. Pedal disebelah kaki kanan dipakai untuk mengoperasikan rem belakang.

Untuk mesin yang digunakan, seperti yang sudah dijelaskan di atas dengan mesin 4 tak V twin 45 derajad pendingin udara berkapasitas 70 cubic inch atau sekitar 730cc. Mesin ini masih memakai sistem side valve untuk pengoperasian katupnya sehingga populer disebut sebagai mesin flathead. Tergantung dari rasio kompresinya, Harley-Davidon W hanya menghasilkan tenaga sekitar 17Hp saja dengan rasio 5,0:1 sementara WL dengan rasio kompresi 6,0:1 yang lebih tinggi bisa menghasilkan tenaga sebesar 25Hp. Meski jadul, namun sistem olinya memakai recirculating seperti pada motor modern. Untuk menggerakkan roda belakang digunakan transmisi manual 3 percepatan constant-mesh yang menggunakan rantai untuk memutar ban.

Harley-Davidson Liberator WLA dan WLC

Ketika perang dunia kedua berkecamuk terutama setelah Amerika Serikat ikut serta pada 1942, semua industri Amerika berhenti memproduksi barang untuk masyarakat sipil dan fokus untuk memproduksi barang demi kebutuhan perang. Salah satunya pabrik Harley-Davidson di Milwaukee yang kemudian memproduksi motor-motor Harley-Davidson untuk keperluan tentara Amerika berperang. Salah satunya adalah Harley-Davidson WL yang kemudian dimodifikasi sedemikian rupa dan menjadi Harley-Davidon WLA yang dipakai perang.

Nama WLA sendiri sama seperti nama WL yang mengandung kode tersendiri untuk menentukan spesifikasi. Makna WL sendiri masih sama seperti WL versi sipil sementara tambahan huruf A menunjukkan arti Army yang berarti pasukan tentara angkatan darat. Ketika dipakai di front Eropa, Harley-Davidson ini juga dijuluki dengan sebutan Liberator karenanya ada juga yang menyebut motor ini sebagai Harley Liberator. 

Perbedaan utama antara Harley-Davidson WL dengan Harley-Davidson WLA ini adalah kelengkapannya. WLA dilengkapi dengan beberapa aksesoris untuk berperang seperti holder senapan pada fork depan, spakbor lebih tipis agar tidak menangkap lumpur, sampai tas/kantong pada bagian belakang. Selain itu cat dan sebagainya dibuat lebih membumi dengan menghilangkan berbagai aksen chrome serta bentuk filter udara yang seperti kaleng selain juga mesin dimana rasio kompresinya sedikit lebih tinggi daripada Harley-Davidson W namun lebih rendah dari Harley-Davidson WL agar bisa menenggak bensin oktan 74.

Selain digunakan tentara Amerika, tentara Kanada juga memakai motor yang sama untuk menjalankan tugasnya. Karena itu dibuat Harley-Davidson WLC dimana imbuhan huruf C ini bermakna Canada. Secara garis besar, Harley-Davidson WLC ini sama persis dengan Harley-Davidson WLA. Hanya saja ada beberapa penyesuaian sesuai permintaan pihak militer Kanada. Beberapa penyesuaian tersebut diantaranya peletakan lampu depan yang lebih tinggi dibandingkan WL maupun WLA. Kemudian pada WLA biasanya terdapat tempat menaruh senapan diganti menjadi tool box. Terakhir, karena medan yang dilalui serta tool box yang lebih berat daripada senapan membuat fork depan WLC lebih besar seperti punya Harley-Davidson VL.

Seusai perang pada 1945, produksi Harley-Davidson WLA dihentikan untuk melanjutkan produksi Harley-Davidson WL yang ditujukan kepada masyarakat sipil. Saat itu ada banyak sisa WLA yang belum terpakai yang kemudian dijual sebagai surplus unit kepada masyarakat Amerika dengan harga yang jauh lebih murah. Beberapa veteran yang membeli unit military surplus ini kemudian mempreteli kelengkapan militernya dan memodifikasi motor ini supaya lebih keren dan kencang. Dari sini kemudian lahir budaya chopper dan bobber. Harley-Davidson WL sendiri diproduksi sampai 1952 dan digantikan oleh Harley-Davidson K.

Spesifikasi Harley-Davidson WL series ini adalah sebagai berikut: 

Spesifikasi Harley-Davidson WL series
Jenis Sepeda Motor
Tipe 45 Solo
Mesin V twin sidevalve 730cc
Bore X Stroke 69.85 X 96.84 mm
Sistem Bahan Bakar Karburator
Transmisi Manual 3 Speed
Wheelbase 1.460 mm
Panjang 2.200 mm
Lebar 1.000 mm
Tinggi N/A


Comments