Ford "Deuce" 1932 Model B, Model 18 dan Model 40
Pada 1908, Ford membuat gebrakan dengan mesin produksi yang revolusioner sehingga sebuah mobil bisa dijangkau oleh berbagai kalangan. Namun karena persaingan dan sebagainya, Ford agak meredup pada dekade 1920an. Namun kemudian pada 1932 Ford kembali membuat gebrakan dengan membuat hal revolusioner pada industri otomotif dengan hadirnya Ford model tahun 1932. Karena lahir pada 1932, orang-orang menyebut mobil ini dengan sebutan Deuce yang merupakan slang untuk angka 2 dalam bahasa Inggris Amerika.
Pada tahun 1929, Ford berhasil dikalahkan penjualannya oleh Chevrolet dari grup General Motor. Saat itu produksi Ford Model T yang sudah sejak 1908 tidak ada perubahan sama sekali hingga akhir masa produksinya pada 1927. Dengan strategi dari bos GM saat itu, Alfred P. Sloan dimana mobil-mobil GM seperti Chevrolet setiap tahun mengalami ubahan agar membuat konsumen terpicu untuk membeli mobil baru karena mobil yang sudah dipunyai terasa usang padahal tidak ada yang salah dari mobil lamanya ternyata sukses membuat penjualan Ford turun.
Model B dan Model 18
Salah satu alasan mengapa Chevrolet bisa mendominasi mengalahkan Ford adalah Chevrolet menawarkan mobil dengan mesin 6 silinder yang lebih bertenaga dan ketika dipacu secara konstan sama bahkan lebih irit bahan bakar daripada mesin 4 silinder Ford. Apalagi dengan slogan marketing "6 cylinder car with price of 4" membuat rakyat Amerika pindah hati ke Chevrolet. Ford sendiri untuk tahun 1932 masih menawarkan mobil dengan mesin 4 silinder dimana model ini secara resmi diberi nama Ford Model B.
Mesin Ford Model B ini merupakan pengembangan dari mesin Ford Model A yang rancang bangun dasarnya juga diambil dari Ford Model T. Mesin 4 silinder L head alias side valve berkapasitas sekitar 3300cc. Mesin dengan rasio kompresi 4,6:1 untuk mengkompensasi kualitas bensin pasca great depression yang buruk ini sanggup menghasilkan tenaga seitar 50Hp. Untuk menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang, digunakan transmisi manual 3 percepatan tanpa sinkromesh sehingga pengemudi harus menyesuaikan kecepatan berputar antar gear ketika berpindah gigi.
Namun bukan Ford Model B ini yang menyelamatkan Ford dari serangan Chevrolet. Edsel Ford yang merupakan anak dari Henry Ford yang juga bekerja di Ford Motor Company tadinya berniat untuk juga melawan Chevrolet dengan membuat mesin 6 silinder. Namun Henry Ford yang wataknya keras kepala tidak mau mendengar ide Edsel Ford dimana ia malah memasangkan mesin V8 yang biasanya hanya untuk Lincoln, merk mobil mewah dari Ford ke sebuah Ford yang merupakan mobil rakyat jelata. Model ini kemudian diberi nama Ford Model 18.
Mesin V8 yang digunakan adalah Ford Flat head V8 dengan konfigurasi V8 90 derajat side valve berkapasitas 3600cc. Mesin ini sanggup menghasilkan tenaga sebesar 65Hp. Sayangnya, versi awal dari mesin ini banyak mengalami masalah seperti konsumsi oli berlebihan atau pendinginan yang jelek karena Henry Ford sendiri dinasehati insinyurnya kalau membuat mesin V8 dari single casting itu mahal dan sulit. Meski akhirnya tim foundry dari Ford berhasil membuat mesin V8 single casting, namun baru 1 tahun setelahnya mesin ini bisa disempurnakan. Untuk transmisi yang digunakan, masih sama dengan Model B dengan transmisi manual 3 percepatan.
Untuk membedakan mana Ford Model B dan mana Ford Model 18, hampir tidak ada ciri khas pasti karena hanya emblem V8 yang terdapat pada dop velg atau batang dudukan lampu depan yang menunjukkan bahwa ini adalah Ford Model 18. Sisanya tidak ada perbedaan antara Ford Model B dan Ford Model 18.
Pilihan Body Ford Deuce
Ford menawarkan banyak sekali pilihan body untuk Deuce. Pilihan bodi mobil ini adalah sebagai berikut :
- Ford Tudor (sedan 2 pintu) : Merupakan varian standar dimana body sedan 2 pintu dan dapat mengangkut 4 atau 5 orang. Bentuk sedannya malah hampir mirip mobil jip 3 pintu sekarang ini dengan jendela belakang kotak besar.
- Ford Fordor (sedan 4 pintu) : Merupakan varian 4 pintu dari Ford Tudor yang juga dapat mengangkut 4 atau 5 orang. Bentuk sedannya memiliki jendela samping 3 buah disetiap sisi yang dijaman sekarang malah terliaht seperti minibus/SUV.
- Sport Coupe : Model seperti coupe dengan pintu lengkap beserta frame dan kaca hanya saja atap dan bagian belakangnya memakai bahan kanvas soft top yang bisa dibuka.
- Coupe 3 window : Model coupe yang hanya muat 2 penumpang. Ciri khususnya adalah jendela samping hanya jendela pada pintu saja. Ukuran jendelanya juga lebih panjang daripada Sport Coupe.
- Coupe 5 window : Sama seperti Coupe 3 window hanya saja dibelakang pintu terdapat kaca jendela. Hanya dapat muat 2 orang penumpang.
- Roadster : Model terbuka tanpa atap, pintu tanpa frame jendela, atap kanvas yang bisa dibuka tutup dan frame jendela depan lebih tipis daripada model lain.
- Cabriolet : Sama seperti Roadster hanya saja bahan interior dan atapnya lebih mewah.
- Phaeton : Hampir sama dengan Cabriolet hanya saja memiliki 4 pintu.
- Victoria : Bentuk seperti Tudor hanya saja atapnya kanvas dan jendela belakang sedikit lebih kecil untuk mengakomodir ruang pelipatan atap kanvasnya.
- Panel Delivery : Merupakan versi blind van dengan body panjang seperti Fordor namun hanya 2 pintu sementara bagian belakang memiliki pintu model barn door.
- Woodie : Varian station wagon dengan bodi belakang terbuat dari kayu yang populer pada jaman itu.
- Pickup : Varian bak terbuka. Memiliki nama tersendiri dengan Ford Model BB.
Ford 1932, 1933 dan 1934 Model 40
Secara bentuk, Ford tahun 1932 ini sangat mirip dengan Ford Model A yang merupakan pengganti dari Ford Model T sejak 1927. Desainnya masih menganut gaya desain brass era yang sudah ada sejak jaman Ford Model T. Ciri khas dari Ford tahun 1932 adalah penggunaan grill depan yang kotak dengan sudut membulat dan ditelakkan rata secara vertikal. Lampunya diletakkan diatas batang horisontal yang melintang didepan grill depan.
Pada tahun 1933, Ford memperbarui mobilya dimana meski rancang bangunnya sama namun untuk 1933 memiliki panjang sasis yang bertambah sekitar 6 inch atau sekitar 15cm. Dari luar, ciri fisik untuk membedakannya dengan Deuce adalah grill depan yang kini berbentuk seperti perisai dengan bagian bawah lancip serta posisinya yang miring. Lampunya tidak lagi diletakkan disebuah batang melainkan menempel pada ujung fender depan. Selain itu kaca depannya tidak tegak lurus melainkan menjadi sedikit miring agar lebih aerodinamis.
Mesin V8 yang bermasalah pada tahun sebelumnya disempurnakan untuk menangani berbagai permasalahan yang muncul. Selain itu, Ford juga menaikkan rasio kompresinya menjadi 6,3:1 sehingga tenaganya naik menjadi 75Hp. Oleh karena itu, dalam kode internal Ford, sejak tahun 1933 mobil ini diberi nama Ford Model 40. Model B dengan mesin 4 silinder masih diproduksi dan juga mendapat penyempurnaan dan oleh penggemarnya disebut juga Model C dimana perbedaan utama ada pada engine balancer shaft.
Tahun 1934 menjadi tahun terakhir dari mobil Ford berbasis Deuce. Model B dengan mesin 4 silinder sudah tidak ditawarkan sehingga untuk tahun 1934 ini hanya mesin V8 yang ditawarkan. Sepintas bentuknya sama persis dengan tahun 1933 hanya saja ada perbedaan detil sangat kecil seperti palang grill utnuk tahun 1934 lebih lebar, terdapat 2 buah pengunci pada kap mesin dan lubang hawa pada kap mesinnya tegak lurus bukannya melengkung seperti sebelumnya.
Moyangnya Mobil Hot Rod
Ford Deuce menjadi populer berkat mesin V8nya. Pada awal peluncurannya, Ford langsung mendapat sekitar 100 ribu pesanan dimana angka ini sangat fantastis pada masanya. Model 18 menjadi mobil paling populer di Amerika dimana Model B sendiri kemudian kalah laku sehingga dihentikan produksinya pada 1934.
Pada akhir perang dunia kedua tahun 1945, laki-laki dewasa di Amerika yang didraft untuk ikut berperang pulang ke Amerika dimana mereka juga diberi kompensasi atas jasanya ikut berperang. Saat itu harga Ford Model 18 dan Model 40 sudah jatuh dan murah sehingga dengan uang yang bisa dihamburkan cukup banyak membuat mobil-mobil modifikasi berbasis mobil Ford V8 ini menjadi populer. Dari sinilah kemudian lahir budaya modifikasi mobil hotrod di Amerika.
Diluar Amerika terutama di negara-negara yang memberlakukan pajak yang tinggi untuk mesin bertenaga besar atau kapasitas mesin besar seperti Model 18 membuat Pabrik Ford diluar Amerika menyesuaikan produknya dengan aturan setempat. Misalnya saja Ford Rheinland yang merupakan produk Ford Jerman dimana rancang bangunnya kurang lebih mirip Ford Model B namun dengan beberapa ubahan pada bodi. Selain itu di Soviet Russia, terdapat GAZ M1 yang merupakan pembelian paten dan rancang bangun Ford Model B yang diproduksi antara 1936 sampai 1948.
Spesifikasi Ford "Deuce" 1932 ini adalah sebagai berikut:
| Spesifikasi Ford "Deuce" 1932 | |
|---|---|
| Jenis | Sedan |
| Tipe | Model B (4 cyl) Model 18 (V8) Model 40 (V8 LWB) |
| Mesin | Model B 4 silinder side valve 3300cc Model 18 V8 side valve 3600cc Model 40 V8 side valve 3600cc |
| Bore X Stroke | N/A |
| Sistem Bahan Bakar | Karburator |
| Transmisi | Manual 3 Speed |
| Wheelbase | 2.692 mm (1932) 2.845 mm (1933 & 1934) |
| Panjang | |
| Lebar | |
| Tinggi | |


Comments
Post a Comment