Holden Gemini Bensin PF50 & Diesel PFD60
Terakhir diperbarui : 20 Juli 2026
Isuzu pada awalnya belajar membuat mobil dari pabrikan Inggris bernama Hillman dengan membuat Hillman Minx. Dari sana, Isuzu kemudian mengembangkan mobil baru buatan sendiri yang diberi nama Isuzu Bellet. Memasuki dasawarsa 1970an, Isuzu kemudian memperbarui Bellet dengan menghadirkan Isuzu Gemini. Sekitar tahun 1971, GM (General Motor) membeli 34% saham Isuzu yang membuat Gemini ini juga dipasarkan dalam merk dibawah naungan GM termasuk Holden yang kemudian membuat Isuzu Gemini di Indonesia lebih dikenal sebagai Holden Gemini.
Isuzu Gemini diperkenalkan di dunia pada 1974 dengan menggunakan platform GM T-body RWD yang juga dipakai mobil-mobil kreasi GM lainnya seperti Opel Kadett atau Vauxhall Chevette, dan Chevrolet Chevette berhubung adanya kepemilikan GM yang cukup besar di Isuzu. Meskipun menggunakan platform GM, namun Gemini merupakan produk rancangan Isuzu yang kemudian dijual ke berbagai merk GM yang tidak menjual mobil GM T-body rancangan Opel atau Chevrolet termasuk Holden.
Desain awal dari Holden Gemini yang masuk ke Indonesia pada 1976 ini memiliki ciri khas berupa lampu depan berbentuk bulat dengan grill lebih tipis seakan-akan terlihat hampir mirip Ford Escort Mk I di Inggris. Dibagian belakangnya terlihat modern dengan lampu belakang kluster kotak yang terpisah namun dihubungkan dengan semacam garnish berwarna hitam dengan signage bertuliskan Holden Gemini berlapis chrome. Untuk pilihan bodinya sendiri hanya ada sean 4 pintu sementara varian coupe 2 pintu tidak hadir di Indonesia.
Mesin yang dipasangkan mobil ini adalah mesin bensin buatan Isuzu dengan kode G161Z. Mesin ini merupakan versi SOHC dari keluarga mesin G160 dengan konfigurasi 4 silinder SOHC 8 valve berkapasitas 1600cc. Tenaga yang dihasilkan mencapai 100Hp pada 6000Rpm dan torsi 137Nm pada 4000Rpm. Menurut brosur penjualannya, Holden Gemini diklaim mampu mencatatkan akselerasi 0-90km/jam dalam 12,8 detik dan konsumsi BBM 12km untuk 1 liter. Untuk menggerakkan roda belakang, digunakan transmisi manual 4 percepatan.
Meskipun Isuzu sekarang ini terkenal sebagai pembuat truk, namun konstruksi Gemini sama sekali tidak seperti truk. Sasisnya sudah monokok dengan suspensi depan menggunakan model wishbone independen dengan stabilizer sementara bagian belakang menggunakan per keong 3 link dan stabilizer. Gardan belakangnya memakai model semi floating salsbury dengan rasio 3,909:1. Untuk pengeremannya pada bagian depan menggunakan cakram 2 piston sementara belakang masih teromol. Sistem kemudinya juga sudah canggih dengan rack&pinion collapsible yang masih belum umum untuk mobil angkatan 70an.
Untuk fiturnya sendiri, Holden Gemini di Indonesia pada awalnya dilengkapi dengan dashboard berwarna hitam dengan aksen panel kayu dan sudah ada center console. Interiornya memakai bahan vinyl hitam dan sudah ada karpet dasar. Konsol meternya juga sangat lengkap dengan jam, speedometer sampai tachnometer. Untuk setirnya sendiri pada versi awal memakai setir palang 2 dengan tombol klakson disebelah kanan/kiri.
Holden Gemini Diesel PFD60
Sekitar tahun 1980, muncul varian facelift dari Holden Gemini. Bentuknya masih mirip dengan fascia depan yang berbeda dengan lampu depan kotak dengan rumah lampu berwarna silver berbentuk celong. Grillnya kini menjadi lebih tinggi sejajar dengan rumah lampu dengan bentuk palang horisontal dan vertikal yang membuatnya memiliki lubang berbentuk kotak. Untuk bumpernya, digunakan bumper chrome dengan aksen hitam ditengahnya sementara plastik dipakai untuk menutupi sisi sampingnya.
Dibagian belakang, bentuk lampunya berubah dimana kini menjadi menyatu berbentuk kotak besar dengan aksen kontur belimbing. Peletakan plat nomornya juga berubah menjadi diantara lampu belakang dimana bentuk bumper belakang mengikuti bumper depannya yang berwarna chrome.
Pada interiornya, bagian paling berbeda ada pada warnanya dimana kini memakai bahan berwarna coklat gelap pada dashboardnya. Warna jok dan karpet dasarnya juga berubah menjadi warna cokelat krem kombinasi yang membuat interiornya terasa lapang. Untuk fitur dan kelengkapannya masih sama saja dengan Holden Gemini sebelumnya hanya saja bentuk setirnya kini berbeda karena memakai model palang 4 besar dengan tombol klakson tepat disebelah bagian kotak besar ditengah dimana bentuk setir ini mirip seperti setirnya Mercedes-Benz macam Mercy Boxer era 90an.
Bagian paling spesial dari model facelift di Indonesia ini adalah mesinnya. Varian mesin bensin masih tersedia dengan mesin yang sama namun kini ditemani dengan varian mesin diesel Isuzu 4FB1 dengan konfigurasi 4 silinder segaris SOHC berkapasitas 1800cc. Mesin diesel dengan glow plug dan sistem injeksi mechanical injection dengan bospom dari Bosch VE ini sanggup menghasilkan tenaga sebesar 61Hp pada 5000Rpm dan torsi 110Nm pada 2000Rpm. Karena karakter mesinnya yang berbeda, rasio gardannya juga berbeda dari varian bensin dengan final gear 3,583:1. Untuk transmisi yang digunakan masih sama-sama menggunakan manual 4 percepatan gerak roda belakang.
Holden Gemini SL
Pada tahun 1983, Isuzu kembali melakukan facelift dimana perbedaannya sepintas tidak terlalu banyak dibanding pendahulunya. Lampu depannya masih celong dengan lampu kotak sealed beam dimana bentuk ini adalah untuk tipe bawah diluar sana berhubung model facelift ketiga di Jepang maupun Australia sudah memakai lampu kotak miring. Grillnya kini memakai model palang horisontal dengan palang vertikal namun palang horisontalnya diberi aksen chrome. Lampu sein depan juga berubah menjadi lebih besar dibandingkan sebelumnya.
Bumpernya kini menggunakan model plastik hitam single piece yang lebih modern. Dibagian belakangnya, lampu belakang mengalami ubahan dengan model kotak tumpuk dimana lampu belakang dan rem berada diatas kluster lampu mundur dan sein. Permukaan mika lampu belakangnya juga menjadi polos tanpa guratan belimbing seperti model sebelumnya.
Untuk Interiornya, secara bentuk masih sama saja dengan Holden Gemini keluaran pertama di Indonesia. Hanya saja kini warnanya menjadi cokelat lebih muda begitu juga warna interiornya dengan permukaan jok berbhahan kain yang diduduki dan plafon menjadi abu-abu terang. Meski begitu, bentuk setirnya masih sama seperti model facelift tahun 1980 termasuk warnanya yang cokelat gelap. Model ini bertahan hingga munculnya Holden Gemini kotak JT600 dengan sistem gerak roda depan pada tahun 1985.
Memasuki model facelift ini, rasanya Holden Gemini bermesin bensin sepertinya sudah tidak lagi ditawarkan. Namun begitu dengan ukurannya yang kecil namun bermesin diesel yang irit BBM membuatnya cukup populer digunakan sebagai mobil taksi. Beberapa perusahaan taksi memakai Holden Gemini diesel ini untuk armadanya dimana taksi kuning dengan President Taxi sebagai operatornya menjadi operator taksi yang paling populer menggunakan mobil ini.
Kini Holden Gemini gerak roda belakang ini sudah cukup sulit ditemukan. Meskipun cukup canggih dengan berbagai keunggulannya yang membuatnya serasa mobil Eropa padahal rancangan Jepang belum bisa membuat orang berpaling karena mobil ini juga dipakai sebagai taksi. Dengan teknologi anti karat Jepang pada jaman itu yang belum bagus membuat banyak Holden Gemini yang karatan dan keropos sehingga berakhir di kampakan. Namun begitu, mesin diesel pada mobil ini cukup disegani karena irit bahan bakar dan cukup handal sehingga tidak jarang mesinnya malah masih dipakai sebagai mesin pompa air atau kapal nelayan sementara mobilnya sudah entah menjadi apa.
Spesifikasi Holden Gemini PF50 ini adalah sebagai berikut:
| Spesifikasi Holden Gemini PF50 | |
|---|---|
| Jenis | Sedan |
| Tipe | PF50 (bensin 1600cc) PFD60 (diesel 1800cc) |
| Mesin | Isuzu G161Z SOHC 1584cc (PF50) Isuzu 4FB1 diesel SOHC 1817cc (PFD60) |
| Bore X Stroke | 82.0 X 75.0 mm (G161Z) 84.0 X 82.0 mm (4FB1) |
| Sistem Bahan Bakar | Karburator Injeksi mekanis |
| Transmisi | Manual 4 Speed |
| Wheelbase | 2.404 mm |
| Panjang | 4.234 mm |
| Lebar | 1.570 mm |
| Tinggi | 1.341 mm |




Aq punya gemini bensin kira2 di isi solar bisa gk ya
ReplyDeletegak bs mas....jual saja ke aku
ReplyDeletesy cari sedan holden
ReplyDeleteKlau gemini diesel apa masih banyak sparepart nya?
ReplyDeleteAku punya, gemini TE thn 80 mau dijual, udh nggak kuat melihara, murah aja, yg minat call yach....
ReplyDelete