Chevrolet Optra & Optra Magnum J200

Chevrolet Optra pre facelift

Daewoo merupakan perusahaan chaebol asal Korea Selatan yang juga membuat mobil. Pada tahun 90an, Daewoo sangat agresif dalam berekspansi menjual produk-produknya keseluruh dunia. Namun sayangnya karena krisis finansial Asia tahun 1997, Daewoo bangkrut sehingga divisi mobilnya kemudian diakuisisi oleh General Motor dan menjadi GM Korea. Salah satu produk awal setelah akuisisi ini adalah Daewoo Lacetti atau yang bisa disebut juga Chevrolet Optra.

Daewoo Lacetti ini sebenarnya juga bukan mobil yang baru karena rancang bangunnya sedikit banyak mengambil dari Daewoo Nubira yang dibuat tahun 1997. Daewoo Nubira sendiri merupakan salah satu mobil Daewoo yang dirancang sendiri tidak sekedar mengambil rancang bangun mobil lain dimana mobil ini dikembangkan melalui jasa Dr Ulrich Bez yang merupakan mantan engineer Porsche dan BMW dengan pusat R&D Daewoo di Korea, Inggris di kota Worthing dan Munich yang terletak di Jerman juga dengan berbagai perusahaan konsultan. Mobil baru ini dibuat untuk menggantikan Daewoo Espero tipe bawah dan Daewoo Nexia tipe atas dimana secara ukuran mobil ini juga masuk diantara keduanya.

Mobil ini memakai sasis monokok dengan suspensi depan dan belakang macpherson strut dengan stabilizer dimana bagian belakang memakai model dual link untuk pengaitnya. Mobil dengan velg PCD 114x4 yang dibalut ban 195/55 R14 ini sudah dibekali dengan rem cakram berventilasi didepan dan cakram solid dibelakang. Sistem kemudinya sudah rack and pinion namun untuk power steeringnya masih memakai model hidrolis. Ukuran tangki bensinnya sendiri mencapai 60 liter.

Desain dari mobil ini dirancang oleh rumah desain Pininfarina untuk varian sedan dan juga station wagon sementara ada varian hatchback yang desainnya berbeda karena dirancang oleh Giorgetto Giugiaro. Di Indonesia Daewoo hanya menjual Daewoo Lacetti sebagai sedan 4 pintu yang diberi nama Daewoo Nubira. Ciri khasnya adalah grill depan memakai desain 3 kluster dimana bagian tengahnya lebih besar daripada sisi sampingnya. 

Sekitar tahun 2002, Daewoo sempat memasarkan mobil ini ke Indonesia sebagai Daewoo Nubira. Namun sayangnya saat itu nama Daewoo sudah seperti hidup segan matipun juga tidak mau. Karenanya penjualan Daewoo termasuk Daewoo Lacetti termasuk sangat minim. Pada tahun 2003, GM mengubah strategi berjualannya di seluruh dunia dimana merk Daewoo dipensiunkan dan semua mobil Daewoo dijual dengan merk Chevrolet termasuk mobil-mobil merk dibawah GM lain seperti misalnya Opel. Termasuk di Indonesia, Daewoo Nubira kemudian berubah menjadi Chevrolet Optra. 

Fitur standarnya antara lain ABS, side impact beam, pengait ISOFIX jok belakang, keyless entry termasuk untuk pintu bagasi, immobilizer, active headrest untuk jok depan, jok pengemudi bisa naik turun sementara jok penumpang depan meski tidak bisa namun memiliki tray dibawah jok, glove box dengan cooling box, power window, electric mirror, dan central lock. Untuk trim levelnya, Chevrolet Optra disediakan dalam 2 tipe yaitu LS dan LT. Tipe LS adalah tipe bawah dimana audionya memakai single DIN dan 6 speaker. Untuk tipe LT sistem audionya memakai double DIN dengan CD Changer dan 6 speaker dengan audio steering switch, dual airbag depan, wood trim, jok kulit, dan sunglass holder.

Chevrolet Optra

Model pertama dari Daewoo Nubira dibranding ulang menjadi Chevrolet Optra dengan kode bodi J200 pada tahun 2003. Tidak ada perbedaan antara Daewoo Nubira dengan Chevrolet Optra bahkan grill 3 cluster lubang yang jadi ciri khas Daewoo masih dipertahankan disini. Pilihan bodinya juga hanya ada sedan 4 pintu namun beberapa tahun kemudian hadir varian station wagon di Indonesia yang diberi nama Chevrolet Estate.

Chevrolet Optra belakang

Bersamaan dengan itu hadir varian facelift pertama dimana bentuk grillnya menjadi 1 bagian saja. Palangnya memakai model horisontal tunggal yang dilapisi chrome dan menjadi sama dengan Chevrolet Estate yang merupakan varian station wagon dari mobil ini. Bagian belakangnya masih sama saja seperti sebelumnya. 

Mesin yang dipakai Chevrolet Optra ini adalah mesin buatan Holden dengan GM Family II tipe T18SED yang dibranding sebagai D-TEC. Mesin dengan konfigurasi 4 silinder segaris DOHC 16 valve berkapasitas 1800cc dan sistem bahan bakar injeksi multi port. Mesin ini sanggup menghasilkan tenaga sebesar 120Hp pada 5800Rpm dan torsi 167Nm pada 4000Rpm. Untuk menggerakkan roda depan, digunakan transmisi manual 5 perepatan atau ada juga pilihan transmisi otomatik 4 percepatan.

Chevrolet Optra Magnum

Pada tahun 2008, GM memperbarui Chevrolet Optra dengan menghadirkan facelift. Kali ini, fascia depan dari Chevrolet Optra dibuat mengikuti dengan fascia depan Chevrolet Optra varian hatchback yang dirancang oleh Giorgetto Giugiaro. Bersamaan dengan itu, mobil ini kemudian ganti nama menjadi Chevrolet Optra Magnum untuk membedakannya dengan model sebelumnya. Facelift ini hanya dilakukan di negara-negara berkembang seperti India, Colombia, Thailand, Uzbekistan dan Indonesia. 

Chevrolet Optra Magnum depan

Dari depan, lampu depannya menjadi lebih sipit dan lancip dengan detil yang lebih membulat. Grill depannya juga ikut mengecil menyesuaikan lampu depan. Sisanya tidak ada perbedaan sama sekali kecuali beberapa lis chrome seperti pada handle pintu dan sein di spion. Dibagian belakangnya hanya ada perbedaan pada list diatas rumah plat nomor yang kini menjadi berlapis chrome. Untuk tipe dan kelengkapannya, masih sama seperti sebelumnya. Hanya saja kini airbag sudah tersedia baik untuk tipe LT maupun LS meskipun hanya untuk pengemudi dan penumpang depan saja.

Selain tampang luarnya, bagian mesin juga mendapat ubahan. Mesin yang digunakan menjadi GM E-TEC II dengan konfigurasi 4 silinder segaris DOHC 16 valve dengan teknologi katup variabel Variable Geometry Intake System atau VGIS dan berkapasitas 1600cc. Mesin ini sanggup menghasilkan tenaga sebesar 110Hp pada 5800Rpm dan torsi 150Nm pada 4000Rpm. Untuk menyalurkan tenaga ke roda depan digunakan transmisi manual 5 percepatan atau pilihan transmisi otomatik 4 percepatan.

Chevrolet Optra Magnum belakang

Chevrolet Optra datang untuk bersaing dengan merk Jepang yang sudah lebih dulu mapan seperti Toyota Corolla Altis dan Honda Civic. Oleh karena itu mesinnya juga dibuat sepadan dengan 1800cc. Namun ternyata mesin 1800cc ini dianggap boros bensin dibandingkan pesaingnya. Mungkin melihat hal tersebut, GM kemudian memasangkan mesin 1600cc yang lebih irit bensin terutama di rute dalam kota. Namun sayangnya ini malah membuat Chevrolet Optra Magnum menjadi underpower dan konsumsi bensinnya lebih boros untuk rute luar kota. Mungkin karena itu pada awal 2010 ketika PT GM World Indonesia meluncurkan Chevrolet Cruze sebagai pengganti Chevrolet Optra, mesinnya kembali menjadi 1800cc.

Ketika masih baru, Chevrolet Optra juga cukup murah dimana tahun 2008 Chevrolet Optra Magnum dijual dengan harga 180 juta untuk manual dan 190 juta untuk transmisi otomatik dimana harga ini lebih dekat ke mobil 1500cc seperti Honda City, Toyota Vios dan Suzuki Baleno yang berkisar antara 190 sampai 250 juta. Jauh berbeda dengan mobil sekelas Chevrolet Optra seperti Toyota Corolla Altis dan Honda Civic FB yang sudah mencapai 300 jutaan saat itu.  

Kelebihan Chevrolet Optra adalah kenyamanannya dimana kekedapan mobil ini jauh lebih baik dibandingkan mobil lain sekelasnya. Bantingan suspensinya juga lebih lembut yang membuatnya semakin nyaman untuk penumpang belakang. Kelemahan mobil ini adalah terasa underpower untuk varian 1600cc sementara varian mesin 1800cc dianggap boros bensin dengan klaim rute dalam kota sekitar 1:10 dan luar kota 1:14. Untuk perawatannya, meski ini mobil merk Amerika namun sebenarnya Chevrolet Optra adalah mobil Korea Selatan yang pengalaman memelihatanya mirip-mirip termasuk harga sparepart dan penyakit umumnya.

 Spesifikasi Chevrolet Optra & Optra Magnum J200 ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Chevrolet Optra & Optra Magnum J200
Jenis Sedan
Tipe J200
Mesin GM Family II DOHC 1799cc (Optra)
GM E-TEC DOHC 1598cc (Optra Magnum)
Bore X Stroke 81.6 X 86.0 mm (1800cc)
79.0 X 81.5 mm (1600cc)
Sistem Bahan Bakar Multi point injection
Transmisi Manual 5 Speed
Otomatik 4 Speed
Wheelbase 2.600 mm
Panjang 4.500 mm
Lebar 1.725 mm
Tinggi 1.445 mm


Comments