Honda Megapro GL160

Honda Megapro Hiu

Pada tahun 1999, Honda GL Pro sudah cukup lama hadir di Indonesia sejak pertengahan 80an. Desain gagah dan mewah yang serba kotak juga mulai terlihat ketinggalan zaman pada awal milenia baru. Oleh karena itu Honda mulai memperbarui motor laki 4 tak satu-satunya pada zamannya dengan menghadirkan Honda Megapro dengan kode sasis GL160 yang sama dengan Honda GL Pro Neotech.

Secara garis besar, sebenarnya antara Honda GL Pro Neotech dengan Megapro tidak memiliki banyak perbedaan. Rangkanya masih memakai model berlian yang dibuat dengan proses press dan pipa besi bulat untuk subframe belakang. Kaki-kakinya masih mengandalkan teleskopik dibagian depan dan shockbreaker ganda dibagian belakang. Pada brosurnya, tertulis ukuran ban yang digunakan adalah 2,75 didepan dan 3,00 dibelakang. Ukuran ini adalah satuan inch dimana untuk metrik kira-kira setara dengan ukuran 70/90 atau 80/90 didepan dan 120/90 dibelakang dengan velg 18 inch. Untuk sistem pengeremannya juga sama dengan rem cakram dengan piston ganda didepan dan teromol dibelakang. Secara dimensi juga keduanya mirip-mirip meskipun memang ada perbedaan sedikit pada sub frame untuk menopang body baru.

Begitu juga dengan bagian mesinnya. Honda Megapro memakai mesin warisan GL Pro Neotech dengan mesin 1 silinder SOHC 2 valve pendingin udara berkapasitas 156,7cc. Mesin yang memakai karburator Keihin ini sanggup menghasilkan tenaga sebesar 14,5Hp pada 8500Rpm dan torsi 12,4Nm pada 7000Rpm. Untuk menyalurkan tenaga mesin digunakan rantai dna melalui transmisi manual dengan kopling manual 5 percepatan.

Megapro Hiu 

Pertama kali diperkenalkan pada tahun 1999, Honda Megapro memiliki bentuk yang fresh dengan bentuk serba membulat. Tangkinya membulat meski tetap rata, bagian tutup tangkinya membulat dan terlihat terpisah dengan bagian belakang yang juga membulat seakan-akan menjadi otot tersendiri. Sepintas modelnya mengingatkan akan Universal Japanses Motorcycle (UJM) Honda seperti Honda CB400 Superfour dijamannya. Megapro ini diberi julukan Megapro Hiu mungkin karena bagian belakang yang runcing seperti sirip hiu dengan lampu mengotak dibawah tidak sampai menutupi bagian belakang.

Model awal dari Megapro hiu ini memiliki ciri berupa penggunaan velg jari-jari saja. Speedometernya dilapisi aksen chrome, background speedometer putih, knalpot berlapis chrome tanpa pelindung panas, lampu depan kaca buram dengan rumah lampu berlapis chrome dan warna hitam, silver dan tidak lama kemudian muncul warna ungu. Model awal ini punya ciri lain yaitu tidak dilengkapi dengan starter elektrik.

Pada tahun 2002, muncul pembaruan dimana sepintas masih sama seperti Megapro hiu model awal hanya saja kini warnanya tinggal hitam dan silver saja. Striping yang ditawarkan menjadi lebih sederhana dengan desain baru dan kini terdapat opsional velg alloy palang 6 yang mirip seperti yang dipakai Honda Tiger. Pembaruan paling besar terletak pada fitur dimana kini sudah dilengkapi dengan starter elektrik atau starter ganda untuk memudahkan penggunaan.

Megapro Advance / Megapro Primus

Pada tahun 2007, Honda memperbarui Honda Megapro dengan munculnya Honda Megapro Advance. Saat itu motor ini diiklankan dengan tagline "Motornya Lelaki" dengan bintang iklan Primus Yustisio sehingga ada juga yang menyebutnya dengan julukan Megapro Primus.

Honda Megapro Primus

Desain dari Megapro Primus ini berubah total menjadi jauh lebih sporty lagi. Tangkinya terlihat padat membulat dengan body lebih runcing dan lampu belakang yang lebih besar bahkan desainnya dipakai lagi untuk motor yang lebih baru seperti Honda Verza pada tahun 2013. Ciri khas Megapro hiu yang body belakangnya terpisah kini dibuat menyatu. Selain itu lampu depannya berubah menjadi model kristal multireflektor dengan model bulat, background speedometer hitam, dan knalpot yang kini dicat hitam dan diberi tambahan cover pelindung dengan aksen chrome.

Megapro Primus ini ditawarkan dalam 2 varian dimana perbedaannya hanya ada pada warna dan velg. Tipe pertama adalah Megapro Challenging dengan warna kuning seperti di iklan TV dan biru terang dimana keduanya polos tanpa striping dan memakai velg alloy palang 6. Kemudian ada Megapro Honda Wing yang ditawarkan dalam warna merah gelap yang disebut glory red, twister blue yang birunya lebih gelap daripada tipe Challenging, hitam merah dimana merah disini hanya ada di aksen stripingnya dan hitam silver yang mana persis warna hitam merah hanya saja tanpa warna merah pada striping. Tipe ini juga ditawarkan dalam pilihan velg racing palang 6 atau jari-jari untuk keempat warnanya.

Dengan rancang bangun era 90an yang tidak banyak berubah kecuali body membuat Honda Megapro terasa begitu ketinggalan terutama pada awal 2010 dimana mulai banyak motor 4 tak yang lebih bertenaga, irit bensin dan lebih canggih. Oleh karena itu akhirnya pada tahun 2010 Honda menghentikan produksi Honda Megapro 160cc ini dan menggantinya dengan Honda Megapro 150cc yang rancangannya berubah total dengan basis mesin dari CRF 150. 

Kelebihan Honda Megapro adalah mesinnya yang cukup bertenaga dan irit bensin meski dibandingkan motor yang lebih canggih seperti Yamaha V-ixion terasa lebih pelan dan boros. Mesin warisan era GL-Pro Neotech ini terbukti tangguh dan sparepartnya sangat banyak mulai dari kualitas original sampai sampah. Apalagi mesin ini juga kemudian ditiru oleh banyak mocin yang membuat banyak orang familiar akan konstruksi mesin sederhana ini. Dengan rancang bangun keseluruhan yang tidak beda jauh, melakukan konversi Honda Megapro menjadi CB klasik rasanya juga mudah dan murah.

Kelemahan Honda Megapro ini adalah tangkinya yang mudah sekali bocor karena desain tutup tangki yang mudah dimasuki air sehingga terjadi korosi selain juga kualitas bahan tangkinya yang kurang. Selain itu rancang bangun motor yang tidak berubah sejak tahun 80an tidak bisa bohong dimana handling motor ini terasa jelek dan kaku ketika menikung dibandingkan motor baru pada zamannya. Meskipun memang mesin Neotech lebih baru daripada mesin GL-Pro white engine atau black engine, tapi tetap saja terasa jadul dimana tenaganya terasa kurang dengan getaran yang terlalu kasar dibanding motor yang lebih baru.

Spesifikasi Honda Megapro GL160 ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Honda Megapro GL160
Jenis Sepeda Motor
Tipe GL160
Mesin 1 silinder SOHC 160cc
Bore X Stroke 63.5 X 49.5 mm
Sistem Bahan Bakar Karburator
Transmisi Manual 5 Speed
Wheelbase 1.281 mm
Panjang 2.033 mm (Megapro Hiu)
2.034 mm (Megapro Primus)
Lebar 737 mm (Megapro Hiu)
754 mm (Megapro Primus)
Tinggi 1.062 mm (Megapro Hiu)
1.065 mm (Megapro Primus)


Comments