B Body Chevrolet (1960 - 1964)
Setelah era Bat Wing Chevrolet, General Motor (GM) memperbarui lini mobil Chevrolet pada tahun 1961 dengan rancang bangun baru. Meski begitu, pada dasarnya Chevrolet B body ini masih mirip dengan mobil Chevrolet sejak tahun 1958.
Bisa dilihat penggunaan sasis tangga berbentuk X yang mana besi perimeter yang biasanya lurus dari depan sampai belakang menjadi melengkung dan mendekat dibagian tengahnya. Suspensi depan masih mengandalkan independen dengan per keong yang panjang as depannya berbeda. Dibagian belakang, diguakan suspensi 4 link dengan per keong. Sistem kemudinya masih menggunakan recirculating ball dan sistem pengeremannya masih menggunakan teromol berukuran 11 inch dikeempat roda.
Model Chevrolet 1961 - 1964
Chevrolet Biscayne
Masih sama seperti model sebelumnya, untuk model ekonomi yang serba basic Chevrolet mendaulat tipe Biscayne untuk itu. Ciri khasnya adalah tanpa adanya aksen chrome pada body samping, lampu belakang bulat 4 buah, velg kaleng yang dicat dengan dop kecil yang dijuluki dog dish karena ukuran dan bentuknya seperti mangkuk makan anjing serta adanya badging bertuliskan Biscayne kecil di panel belakang.
Untuk interiornya, benar-benar kosongan tanpa karpet dasar meski ada karpet karet yang bisa dilepas. Untuk bahan joknya digunakan kain polos atau vinyl tanpa hiasan sama sekali. Bentuk bangkunya juga berupa bench seat yang sangat standar.
Pilihan bodinya sendiri hanya ada sedan 2 pintu dan sedan 4 pintu. Untuk varian station wagon, hanya ada model 5 pintu yang disebut sebagai Brookwood untuk model tahun 1961. Antara tahun 1962 sampai 1964, model station wagon ini tidak lagi mendapat nama khusus sehingga hanya disebut seagai Biscayne station wagon.
Chevrolet Bel Air
Bel Air menjadi tipe menengah untuk keluarga menengah di Amerika. Ciri khasnya adalah penggunaan chrome yang mulai banyak seperti pada bagian atas lurus dari ujung kap depan sampai belakang berbentuk stripe. Untuk model tertentu, stripe chrome ini diganti menjadi aluminium yang lebih kalem dan tidak terlalu memantulkan sinar matahari. Pada bagian fender belakang terdapat badge bertuliskan Bel Air. Lampu belakangnya juga masih sama seperti Biscayne yang berjumlah 4 buah dengan bentuk bulat.
Pada bagaian interior dibuat lebih mewah dengan adanya karpet dasar sampai ke sisi samping. Selain itu material joknya lebih bagus dengan motif tertentu meski masih berupa bench seat. Untuk kelengkapannya sudah ada sun visor, pemantik api dan pada setir terdapat lingkaran tambahan untuk klakson.
Pilihan bodinya sendiri lebih beragam, mulai dari sedan 2 pintu, sedan 4 pintu, hardtop coupe 2 pintu yang pada tahun 1961 dan 1962 dikenal sebagai bubble top sementara tahun 1963 dan 1964 dikenal sebagai square hardtop. Untuk station wagon, hanya ada varian 5 pintu dengan 6 penumpang yang awalnya disebut sebagai Parkwood namun sejak 1962 disebut Bel Air wagon.
Chevrolet Impala
Merupakan model termewah dari sebuah Chevrolet dimana ciri khasnya adalah penggunaan aksen chrome yang lebih banyak seperti Bel Air namun dengan tambahan di bagian bawah dan detil kecil lainnya. Ciri khas lainnya adalah penggunaan lampu belakang 6 buah berbentuk bulat atau 3 disetiap sisinya. Lainnya adanya badging bertuliskan Impala dan logo bendera pada panel fender belakang.
Interiornya sendiri seperti Bel Air dengan karpet dasar dan jok model bench seat hanya saja terdapat beberapa kemewahan yang tidak didapat Bel Air. Contohnya bahan yang lebih bagus baik kain maupun vinylnya, adanya tambahan aksen chrome pada beberapa item seperti engkol pembuka jendela, dan tambahan aksen chrome pada bagian bawah dashboard. Fiturnya sendiri terdapat tambahan berupa jam, speaker belakang jok belakang jika memesan opsional radio, pemantik api, sun visor dan peredaman kabin yang lebih baik.
Sebagai tipe termewah, Impala juga memiliki pilihan bodi eksklusif yang tidak tersedia untuk Biscayne maupun Bel Air. Misalnya saja conertible 2 pintu, hardtop 2 pintu yang disebut bubble top lalu squared top seperti Bel Air, hardtop 4 pintu, dan sedan 4 pintu. Lagi-lagi untuk varian station wagon tadinya juga mendapat nama tersendiri berupa Chevrolet Nomad namun kemudian nama eksklusif ini dihapus dan diganti menjadi Impala wagon.
Chevrolet Impala SS
Impala SS ini pada dasarnya seperti Impala standar hanya saja terdapat detil kecil berupa adanya badging bertuliskan SS. Namun bila dilihat lebih dalam, terdapat perbedaan pada suspensinya yang diperkuat begitu juga sasisnya supaya bisa menahan torsi mesin yang lebih besar. Pada bagian interiornya berbeda total dengan jok bucket dan center console karena tuas transmisinya ada di lantai bukannya di kolom setir seperti Impala. Selain itu terdapat handle bar di dashboard bagian penumpang. Pilihan bodinya sendiri hanya ada sedan 2 pintu dan hardtop 2 pintu.
Mesin Chevrolet 1961 - 1964
Mesin yang tersedia untuk Chevrolet tahun 1961 sampai 1964 cukup beragam. Namun secara garis besar terdapat 3 pilihan yaitu 6 silinder segaris Blue Flame maupun Turbo Thrift, V8 Chevrolet Small Block, dan Chevrolet Big Block V8. Pembeli bisa memesan mesin dengan trim level sesukanya. Jadi tidak heran kalau ada yang memesan Chverolet Biscayne namun menggunakan mesin Chevy Big Block yang seharusnya tertempel di Impala SS.
Mesin 6 silinder yang digunakan masih sama dengan Chevrolet Blue Flame peninggalan generasi sebelumnya. Mesin ini memiliki konfigurasi 6 silidner OHV berkapasitas 3900cc. Namun sejak tahun 1961 namanya diubah menjadi Hi Thrift dan sanggup menghasilkan tenaga sebesar 135Hp. Pada tahun 1963, mesin ini digantikan dengan mesin Chevrolet Turbo Thrift 6 dengan konfigurasi sama namun berkapasitas 3800cc. Tenaganya sendiri naik menjadi 140Hp.
Untuk mesin Chevrolet Small Block, untuk tahun 1961 tersedia mesin Turbo Fire dengan konfigurasi V8 OHV berkapasitas 4600cc. Konfigurasinya ada karburator single dengan tenaga 140Hp, karbu 2 barrel 170Hp dan karbu 4 barrel bertenaga 230Hp. Pada tahun 1962, mesin 4600cc ini hanya tersedia dalam pilihan karbu 2 barrel bertenaga 170Hp namun juga ditemani dengan mesin yang sama namun berkapasitas 5400cc dengan karburator 2 barrel 250Hp dan 4 barrel bertenaga 300Hp. Pada tahun 1963, terdapat 2 pilihan mesin dengan kapasitas 4600cc dan 5700cc hanya saja untuk varian 4600cc mendapat tweak tersendiri sehingga tenaganya meningkat menjadi 195Hp. Untuk tahun 1964, masih sama persis.
Top of the line dari mesin yang ditawarkan Chverolet adalah Chevy Big Block V8 keluarga W series yang masih merupakan peninggalan generasi sebelumnya. Pada tahun 1961 mesin yang tersedia adalah Turbo Thrust 5700cc bertenaga 250Hp dan mesin baru yang diberi nama Turbo Fire V8 berkapasitas 6700cc bertenaga 360Hp. Pada tahun 1962, hanya tinggal mesin Turbo Fire V8 6700cc saja yang tersedia dalam pilihan karbu 4 barrel bertenaga 380Hp dan 2 buah karbu 4 barrel bertenaga 409Hp. Untuk tahun 1963 masih dengan Turbo Fire V8 6700cc karbu 4 barrel tunggal bertenaga 340Hp, 2 karbu 4 barrel 400Hp dan 2 karbu 4 barrel dan kompresi tinggi 425Hp. Selain itu juga ada mesin 427 cu in alias 7000cc untuk drag racing bertenaga 430Hp lebih yang langka. Pada tahun terakhir, pilihan mesin 427 sudah tidak ada sehingga sama seperti tahun 1963 dengan mesin 6700cc dan 3 konfigurasi.
Untuk menggerakkan roda belakang, pilihan transmisinya juga sangat beragam. Pilihan default adalah manual 3 percepatan yang diletakkan di kolom setir. Selain itu ada juga manual 4 percepatan yang tuasnya diletakkan di lantai terutama untuk Impala SS. Khusus untuk tahun 1961, transmisi otomatik Turbo Glide 3 percepatan masih ditawarkan dan setelahnya discontinue karena terlalu rumit. Namun begitu transmisi otomatik 2 percepatan bernama Powerglide tersedia sepanjang masa produksi Chevrolet B body ini.
Facelift Tiap Tahun
Chevrolet 1961
Model awal dari generasi baru Chevrolet B Body ini kembali seperti tahun 1959 dengan lampu depan turun dan terdapat lubang hawa tambahan kecil diujung kap mesin diatas grill depan. Ciri lainnya ada pada pillar A yang melengkung dengan kaca model wrap around.
Dibagian belakang, bisa dikenali dari bentuk garnishnya yang memiliki aksen atau stripe diatas lampu dan dibagian tengah menyatu membentuk huruf V. Untuk model hardtop coupe alias bubble top, pillarnya tipis dengan kaca wrap around sehingga terkesan seperti gelembung yang membuatnya mendapat julukan bubble top.
Chevrolet 1962
Memasuki 1962, terdapat ubahan dimana kini posisi grill depan dan lampu depan menjadi lebih tinggi karena tidak ada lagi lubang hawa diatas grill depan. Bentuk grillnya membentuk lubang kotak namun palang horisontalnya lebih tebal daripada palang vertikalnya yang berada dibaliknya. Bentuk lampu seinnya juga unik dengan trapesium siku.
Dibagian belakang, untuk tahun 1962 memiliki keunikan berupa garnish chrome.untuk Impala. Untuk model seperti Biscayne, bentuk belakangnya rata dan polosan tanpa adanya aksen apapun seperti bentuk V pada tahun sebelumnya. Selain itu, bentuk pilla A dan C masih sama seperti tahun sebelumnya yang melengkung.
Chevrolet 1963
Untuk tahun 1963, muka depannya mirip seperti model tahun 1962. Hanya saja bila diperhatikan lebih lanjut terdapat perbedaan berupa palang grillnya kini lebih sama tebalnya dan tidak lagi bertumpuk sehingga membentuk lubang berbentuk kotak. Bentuk bodi keseluruhannya juga menjadi lebih kotak dimana pilla A kini menjadi lebih tegak lurus tidak lagi melengkung.
Bodi kotak ini juga mempengaruhi bagian belakang yang menjadi lebih kotak. Rumah lampu belakangnya cekung yang menyatu antara sisi kanan dan kiri dengan bagian tengah membentuk pulau tersendiri seperti notch. Untuk model hardtop, kaca belakangnya menjadi lebih kotak karenanya dijuluki squared top bukan lagi bubble top.
Chevrolet 1964
Model penutup dari Chevrolet B Body dengna X frame. Chevrolet benar-benar all out dengan model kotak yang populer pada dekade 60an meski belum sekotak dekade 80an. Muka depannya terkesan lebih besar dengan kluster lampu depan lebih tinggi daripada grill depan. Lampu sein depan berpindah ke bagian bumper tidak lagi berada dibawah lampu depan.
Dari samping, tidak ada lagi gerutan-gerutan aksesn bodi karena kini dibuat menjadi rata dan polosan. Begitu juga dengan bagian belakang dimana kini tidak ada lagi gerutan atau cekungan untuk rumah lampu belakangnya.
Tahun 1963 sampai 1965, Indonesia mengalami hiperinflasi mencapai 600% yang pada akhirnya membuat pemerintah melakukan redominasi rupiah dari 1000 menjadi 1. Akibat hiperinflasi ini, banyak akhirnya orang Indonesia yang jatuh miskin sampai membeli makan untuk malam harinya saja tidak sanggup. Ditengah situasi yang serba sulit, hanya sedikit mobil yang terjual diera itu karena mobil kelas bawahpun bisa dibilang jadi mobil mewah. Namun begitu, masih saja ada orang Indonesia yang sanggup membeli mobil mewah ditengah masa sulit itu seperti contohnya sebuah Chevrolet Impala.
Karena kepopuler Impala inilah yang membuat semua sedan Chevrolet saat itu disebut sebagai Impala oleh orang Indonesia. Tidak peduli apakah itu sebuah Biscayne ataupun Bel Air yang tingkatannya dibawah Impala. Kini Chevrolet Impala sudah menjadi salah satu koleksi mobil antik bernilai tinggi. Populasinya di tahun 1990 sampai sekitar awal 2000 masih lumayan banyak walau banyak yang teronggok dibiarkan begitu saja. Dulu sebuah Impala kondisi standar harganya hanya sekitar 10 jutaan atau setara dengan Honda Tiger baru dan itupun cukup susah lakunya. Mungkin karena bersamaan dengan krisis moneter tahun 1998 yang membuat banyak orang kepepet butuh uang, akhirnya banyak Impala yang dijual perkilo ketukang rosok. Kini dengan makin banyaknya permintaan sementara populasi Impala sudah berkurang, mobil ini kini harganya mahal sekali bahkan untuk bangkai mobilnya.
Spesifikasi B Body Chevrolet ini adalah sebagai berikut:
| Spesifikasi Chevrolet B-Body (1961 - 1964) | |
|---|---|
| Jenis | Sedan |
| Tipe | B-Body |
| Mesin | Hi-Thrift i6 3900cc Turbo Thrift i6 3800cc Chevy Small Block V8 "Turbo Fire" 4600cc Chevy Small Block V8 "Turbo Fire" 5400cc Chevy Big Block V8 W-series "Turbo Thrust" 5700cc Chevy Big Block V8 W-series "Turbo Fire" 6700cc Chevy Big Block V8 W-series Z11 7000cc |
| Bore X Stroke | N/A |
| Sistem Bahan Bakar | Karburator |
| Transmisi | Manual 3 Speed Manual 4 Speed Otomatik Turbo Glide 3 Speed Otomatik Powerglide 2 Speed |
| Wheelbase | 3.025 mm |
| Panjang | 5.315 mm |
| Lebar | N/A |
| Tinggi | N/A |










This comment has been removed by the author.
ReplyDeleteJudul artikel salah om, yg bener chevrolet. Koreksi aja om.
ReplyDeleteOm cherolet om
wah iya, thanks gan. baru sadar kalo typo... (malu-maluin amat ya...)
DeleteMobil dinas Letjen Ahmad Yani Chevy Impala kayaknya?
ReplyDeleteya. sekarang mobilnya berada di museum Sasmitaloka, Jakarta
Delete