Flat Tops / Bat Wing Chevrolet (1959-1960)

Chevrolet Impala Sport Sedan 1959

Sebelum tahun 70an mobil Amerika lebih seperti 1 merek hanya membuat 1 model mobil yang kemudian dibedakan trim levelnya dimana nama trim level inilah yang menjadi apa yang kita kenal sebagai nama modelnya. Tidak terkecuali Chevrolet yang pada tahun 1959 memperbarui mobilnya dimana secara tidak resmi oleh para fans kemudian dijuluki Flat Tops karena atapnya yang rata atau juga Bat Wings karena sayap belakangnya yang mirip sayap kelelawar. Generasi model ini bertahan sampai 1960 saja.

Rancang bangun mobil Chevrolet sejak 1958 mengalami ubahan total dengan meninggalkan rangka besi kotak (perimeter) menjadi model X sehingga dijuluki juga sebagai X frame dimana pada zaman ini masih cukupumum mobil sedan menggunakan rangka model terpisah dari bodi atau ladder frame. Suspensinya sendiri sudah cukup maju dimana bagian depan menggunakan independen per keong sementara bagian belakang menggunakan 4 link dengan per keong. Sistem kemudinya menggunakan recirculating ball dan terdapat opsional power steering yang dinamakan power glide. Untuk sistem pengeremannya sendiri masih digunakan rem teromol dikeempat roda berukuran 11 inch.

Meskipun Chevrolet Tri-Five cukup sukses bahkan menjadi ikon tahun 50an, namun pada tahun 1957 untuk pertama kalinya sejak 1935 Ford berhasil mengalahkan penjualan Chevrolet. Tidak sampai situ, ketika salah seorang desainer General Motor (GM) seperti Chuck Jordan iseng mengintip apa yang sedang dilakukan grup Chrysler, GM terkejut akan desain Forward Look grup Chrysler yang modern dan cantik berkat tangan Virgil Exner. Apalagi melihat desain Chevrolet untuk tahun 1959 yang sedang dirancang terlihat begitu ketinggalan zaman dan seakan-akan bakal kalah duluan melawan Ford dan Chrysler.

Saat itu otoritas tertinggi untuk desain mobil GM seperti Chevrolet berada ditangan Harley Earl dimana dialah yang menentukan apakah kreasi para desainer GM akan diterima atau tidak. Saat itu Harley Earl sedang berada di Eropa untuk kunjungan kerja sehingga para desainer langsung tabrak saja mendesain mobil baru dengan panik setelah melihat apa yang dilakukan Ford dan terutama Chrysler. Ketika Harley Earl pulang, dia terkejut melihat apa yang dilakukan para bawahannya dimana ada yang bilang ketika dia memeriksa garapan para desainer ini, ia terdiam lalu berkata ke para desainer yang gugup takut untuk dimarahi, "continue" sambil keluar ruangan sebagai tanda approval darinya.

Chevrolet 1959 

Hasilnya, platform mobil Chevrolet yang baru saja diperbarui pada tahun 1958 langsung diganti dengan platform baru untuk mengakomodir desain liar para desainer GM saat itu. Chevrolet tahun 1959 punya ciri khas berupa jendela belakang model wrap around yang besar dan membuat atap bagian belakangnya terlihat melayang. Juga dengan bentuknya yang rata, model ini kemudian populer dengan julukan flat top. Atap model ini hanya ditawarkan untuk varian hardtop 4 pintu dan sport sedan saja dimana varian lain atapnya melengkung menukik kebawah. Jika pada generasi sebelumnya sayap belakang mobil Chevrolet diposisikan secara vertikal, pada generasi ini sayapnya diposisikan secara horisontal sehingga para fans juga menyebutnya sebagai bat wing Chevy. Ciri khas lainnya dari bagian belakang Chevrolet tahun 1959 ini adalah lampu belakang yang membuatnya juga dijuluki cat eye atau stoned vampire.

Stoned Vampire Face Chevrolet 1959 belakang

Dari bagian depan, lampu depan yang berjumlah 4 buah peninggalan tahun 1958 masih dipertahankan namun posisinya dibuat lebih rendah dan sejajar dengan grill depan. Saat itu lampu depan 4 buah menjadi trend tersendiri karena baru dilegalkan di Amerika pada tahun 1957. Selain itu, tepat diatas lampu terdapat lubang hawa yang mana lubang ini berada tepat di ujung kap mesin kurang lebih seperti Chevrolet C/K generasi pertama. Lampu sein depan berada diujung luar lubang hawa ini. Muka depan dari sedan Chevrolet ini juga dipakai untuk varian pickup ute bernama Chevrolet El Camino

Chevrolet Impala 1959 depan

Mesin yang ditawarkan untuk Chevrolet tahun 1959 ini cukup beragam. Untuk tipe bawah tersedia Chevrolet Blue Flame 6 silinder dengan konfigurasi 6 silinder segaris OHV berkapasitas 235 cubic inch atau sekitar 3800cc. Untuk tipe menengah ada Chevy Small Block V8 dengan konfigurasi V8 OHV berkapasitas 283 cubic inch atau sekitar 4600cc. Untuk tipe atas, tersedia Chevy Big Block V8 dengan konfigurasi V8 OHV berkapasitas 348 cubic inch atau sekitar 5700cc. Untuk menggerakkan roda belakang, digunakan transmisi manual 3 percepatan yang tuasnya diletakkan di kolom setir. Namun begitu, terdapat beberapa opsional seperti otomatik Powerglide 2 speed, otomatik Turboglide 3 speed dan manual 4 speed yang tuasnya diletakkan di lantai. 

Chevrolet 1960

Memasuki 1960, Chevrolet melakukan pembaruan mobilnya dimana meski masih 1 rancang bangun dasar yang sama, namun kini diberi facelift untuk membedakannya dengan model tahun 1959. Bagian depannya kini menjadi lebih gemuk dengan grill depan yang lebih tinggi menutupi permukaan depannya meninggalkan kesan kap mesin bertumpuk dengan grill depan. Lampu depannya juga masih tetap 4 buah model bulat sealed beam yang wajib saat itu namun letaknya sedikit ditinggikan. Lampu seinnya sendiri berpindah ke bawah dibagian bumper depan.

Chevrolet Biscayne 1960 depan

Dibagian belakang, sayap kelelawar masih dipertahankan meskipun sedikit lebih rata begitu juga model kaca wrap around besar dan flat tops untuk model sport sedan. Lampu belakangnya kini diganti menjadi model bulat 4 buah meninggalkan desain mata kucing yang tidak biasa. Selain itu, ubahan lain juga terdapat pada motif dan aksen chrome terutama pada tipe tinggi.

Chevrolet Biscayne 1960 belakang

Mesin yang ditawarkan masih sama dengan 3 keluarga. Mulai dari mesin Blue Flame dengan konfigurasi 6 silidner segaris OHV berkapasitas 235 cubic inch atau sekitar 3800cc. Untuk tipe menengah ada Chevy Small Block V8 dengan konfigurasi V8 OHV berkapasitas 283 cubic inch atau sekitar 4600cc. Kedua mesin ini mengalami beberapa ubahan terutama dibagian karburator yang membuat tenaganya berkurang untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar. Untuk mesin Chevrolet Big Block generasi W block masih tetap sama dengan konfigurasi V8 OHV berkapasitas 348 cubic inch atau sekitar 5700cc. Untuk menggerakkan roda belakang, masih digunakan transmisi manual 3 percepatan yang tuasnya diletakkan di kolom setir. Namun begitu, terdapat beberapa opsional seperti otomatik Powerglide 2 speed, otomatik Turboglide 3 speed dan manual 4 speed yang tuasnya diletakkan di lantai.

Model Chevrolet 1959 dan 1960

Secara garis besar, Chevrolet saat itu membagi model mobilnya menjadi 3 yaitu Biscayne untuk tipe bawah, Bel Air yang kini menjadi tipe menengah dan Impala yang menjadi tipe tertinggi. Untuk pilihan bodinya sendiri ada sedan 2 pintu, sedan 4 pintu, sedan hardtop 4 pintu yang diberi nama sport sedan, sedan hardtop 2 pintu yang diberi nama sport coupe, convertible 2 pintu dan station wagon 5 pintu. Station wagon juga mendapat namanya tersendiri dimana dari tipe bawah ke atas adalah Brookwood yang sepantaran Biscayne dan tersedia dalam bentuk wagon 5 atau 3 pintu, Parkwood dan Kingswood yang sepantaran Bel Air dimana Parkwood memiliki kapasitas penumpang 6 orang sementara Kingswood 9 orang, dan Nomad yang sepantaran Impala.

Chevrolet Biscayne

Merupakan tipe terbawah dari sedan Chevrolet tahun 1959 dan 1960. Chevrolet Biscayne ini lebih ditujukan kepada pembeli fleet untuk rental, polisi atau bahkan mereka yang memang mau yang penting mobil tanpa embel-embel lainnya. Ciri khas dari Chevrolet Biscayne ini adalah chrome yang minim, interior tanpa karpet dasar dan hanya ada karpet karet, jok kain sederhana, dan tidak ada ring tambahan untuk klakson di setir.

Pilihan bodi yang tersedia antara lain sedan 2 pintu, sedan 4 pintu, serta sedan delivery 2 pintu dimana pada dasarnya ini adalah sedan 2 pintu yang benar-benar trondolan. Tipe yang tersedia untuk Biscayne ini benar-benar menunjukkan menunjukkan statusnya sebagai mobil ekonomis tanpa basa basi yang penting jalan.

Chevrolet Bel Air

Sebelumnya, Bel Air menjadi tipe paling tinggi sedan Chevrolet sebelum akhirnya turun kasta pada generasi ini. Kini Bel Air menjadi tipe tengah dimana cirinya adalah side molding chrome yang utuh dari depan sampai belakang. Dibagian interiornya, lebih mewah dengan adanya arm rest depan, dual sunvisor, pemantik api, karpet dasar di lantai, trim piece di dashboard dengan aluminium, sampai bahan jok vinyl berpadu dengan kain bermotif.

Diciptakan untuk keluarga kelas menengah Amerika saat itu, Chevrolet Bel Air tersedia dalam beberapa pilihan bodi seperti sedan 2 pintu, sedan 4 pintu dan hardtop sedan 4 pintu dimana meski sedan 4 pintu namun tidak punya pillar B yang dikenal sebagai sport sedan. Untuk tahun 1960, Chevrolet juga menyediakan tambahan berupa pilihan bodi hardtop 2 pintu yang dikenal sebagai sport coupe.

Chevrolet Impala 

Nama Impala sebenarnya sudah dipakai pada 1958 sebagai sub type untuk Bel Air namun kini menjadi model tersendiri sebagai Chevrolet paling mewah. Ciri khasnya adalah penggunaan chrome yang lebih banyak seperti bentuk hiasan chrome disamping yang lebih rumit, chrome lid pada kap belakang, aksen chrome pada lampu belakang sampai badging yang menunjukkan bahwa ini adalah sebuah Impala. Untuk interiornya sendiri juga lebih mewah dengan karpet dasar yang tidak hanya di lantai, panel pintu yang lebih mewah, aksen chrome pada dashboard, setir mewah dengan tambahan lingkaran didalamnya untuk klakson, sampai jok yang lebih mewah.

Sebagai mobil paling bagus yang bisa ditawarkan Chevrolet, pilihan bodinya lebih beragam dan menunjukkan kemewahan. Pilihan bodi yang tersedia tersebut antara lain sedan 4 pintu, hardtop sedan 4 pintu alias sport sedan, hardtop 2 pintu alias sport coupe, dan yang eksklusif hanya tersedia untuk Impala, sebuah convertible 2 pintu.

Di Indonesia, mobil ini cukup populer dan banyak populasinya di jamannya khususnya untuk Chevrolet Impala berhubung penanda berupa badge bertuliskan nama model hanya hadir pada Impala. Oleh karena itu kebanyakan orang Indonesia menyebut mobil ini sebagai Chevrolet Impala meskipun sebenarnya mobil yang dimaksud adalah sebuah Biscayne. Kini populasinya sudah cukup jarang karena memang mobil Amerika pada era 90an sudah sangat tidak populer dan tidak dianggap berharga sehingga banyak dikampak.

Spesifikasi Chevrolet 1959 - 1960 ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Chevrolet 1959 - 1960
Jenis Sedan
Tipe GM B-Body
Mesin Blue Flame i6 OHV 3900cc
Small block V8 OHV 4600cc
Big Block W-block OHV 5700cc
Bore X Stroke N/A
Sistem Bahan Bakar Karburator
Transmisi Manual 3 Speed
Manual 4 Speed
Otomatik Powerglide 2 Speed
Otomatik Turboglide 3 Speed
Wheelbase 3.023 mm
Panjang 5.357 mm
Lebar 2.029 mm
Tinggi 1.422 mm


Comments