Fiat 500 Topolino
Jalanan kota besar di Italia yang merupakan bekas peninggalan kekaisaran Romawi yang dibangun ribuan tahun sebelum adanya mobil membuat mobil kota sangat populer di Italia. Salah satu pionir mobil perkotaan ini adalah Fiat 500 yang juga dijuluki Fiat Topolino. Topolino sendiri merupakan sebutan untuk Fiat 500 generasi pertama ini meruapakan kata dari bahasa Italia yang berarti "tikus kecil", bayi tikus atau cindil. Nama Topolino sendiri juga dipakai tokoh kartun Walt-Disney versi Italia yang di Indonesia lebih dikenal sebagai Mickey Mouse.
Ketika Italia dikuasai oleh diktator fasis bernama Benito Mussolini, Mussolini meminta pendiri Fiat, Giovanni Agnelli untuk membuat mobil yang bisa dijangkau oleh rakyat Italia saat itu dimana harga mobil yang dibuat paling tidak bisa dijual dengan harga hanya 5000 lire atau sekitar 7000 dollar Amerika saat ini. Mobil ini dirancang oleh Oreste Lardone sebagai kepala desain tekniknya. Dalam pengembangannya, Fiat juga meminta insinyur muda bernama Dante Giacossa yang saat itu baru berusia 29 tahun dan lebih ahli sebagai insinyur mesin pesawat terbang untuk menyempurnakan mobil ini dimana ia membuang semua perlengkapan kompleks termasuk sistem gerak roda depan yang saat itu masih rumit dan menjadikan mobil baru ini berukuran kecil dan gerak roda belakang dengan mesin yang diletakkan didepan. Hasilnya, lahir Fiat 500 pada tahun 1936 dengan harga 8900 lire atau sekitar 20 bulan gaji rata-rata pekerja Italia. Meskipun jauh lebih mahal daripada permintaan Mussolini, namun Fiat 500 langsung populer karena menjadi mobil paling murah yang dijual kepasaran saat itu.
Beberapa kompromi yang dilakukan oleh Dante Giacossa untuk membuat mobil ini semurah mungkin antara lain meletakkan mesinnya didepan dengan penggerak belakang. Yang unik, radiator mesin ini diletakkan dibelakang mesinnya dan sedikit lebih tinggi. Tujuannya, supaya air panas bisa dengan sendirinya mengalir naik sesuai perinsip thermodinamika sehingga mobil tidak memerlukan water pump. Begitu juga dengan tangki bensin yang diletakkan dibawah kaca depan supaya bensin bisa mengalir sendiri ke karburator tanpa harus dipompa rotak. Mesin Fiat 500 ini diletakkan didepan as roda depan namun karena 2 hal tadi, moncong mobil masih bisa melandai untuk meningkatkan visibilitas.
Jauh sebelum adanya quadricycle, bubble car maupun micro car yang populer setelah perang dunia kedua, Fiat 500 Topolino ini menjadi salah satu mobil paling kecil didunia saat itu. Kapasitas muatnya hanya 2 orang dengan panjang tidak sampai 3,3 meter. Meskipun hanya didesain untuk muat 2 orang, namun banyak juga orang Italia saat itu yang menyalah gunakannya dengan memuat 4 orang yang akhirnya membuat Fiat memperkuat suspensi belakangnya dengan menambah lembar per daun selain juga sedikit menambah panjangnya meski tidak terlalu signifikan.
Fiat Topolino A dan B
Fiat 500 Topolino dijual antara tahun 1936 sampai 1955. Dalam rentang masa produksinya tersebut, Fiat Topolino mengalami setidaknya 3 kali ubahan dimana setiap ubahannya menambah suffix A, B, dan C. Model pertama dari Fiat 500 ini adalah Fiat 500 A dengan ciri muka depannya melengkung mengikuti garis lekukan body dari samping dengan grill depan besar yang dibekali dengan palang vertikal. Lampu depannya juga memakai model terpisah tidak menyatu dengan body.
Mesin yang digunakan Fiat 500A ini adalah mesin Fiat 569cc dengan konfigurasi 4 silinder segaris side valve atau yang biasa juga dikenal sebagai flat head pada mobil-mobil Amerika. Dengan konfigurasi ini, campuran udara dan bensin lebih sulit untuk mencapai ruang bakar sehingga rasio kompresinya juga terbatas hanya 6:1. Hasilnya, tenaga yang bisa dicapai hanya mencapai 13Hp pada 4000Rpm yang membuat mobil ini mampu meraih kecepatan maksimal 80km/jam. Untuk menyalurkan tenaga mesin yang kecil ini ke roda belakang, digunakan transmisi manual 4 percepatan yang sudah dilengkapi dengan sinkromesh.
Sekitar 1938, Fiat yang juga paham kalau mobil 2 penumpangnya ini sering disalahgunakan untuk mengangkut 4 orang melalukan modifikasi dengan memberikan plat untuk per daun yang lebih panjang supaya suspensinya lebih kuat tidak ambrol ketika diberi beban berlebih. Selain itu, Fiat juga mengembangkan varian dari Fiat 500 topolino yang lebih manusiawi untuk mengangkut 1 keluarga dengan mengembangkan Fiat 500 Giardiniera dan Belvedere.
Produksi Fiat 500 dihentikan pada 1940 ketika Italia secara resmi berperang dengan Inggris dan Perancis berhubung pabriknya dikonversi untuk memproduksi alat-alat perang. Seusai perang pada tahun 1945 pekerja Fiat mulai membangun kembali pabrik mobil Fiat seperti di Turin yang dibom habis pasukan sekutu dan juga memasang kembali peralatan produksi mobil yang disembunyikan petinggi Fiat termasuk Dante Giacossa ke sebuah peternakan di pinggiran Turin sebelum penghentian produksi. Pabrik Fiat bisa kembali memproduksi Fiat 500A seperti ketika sebelum perang hingga 1948 ketika Fiat 500B mulai diperkenalkan.
Pada tahun 1948, muncul Fiat 500 B yang memiliki bentuk sama persis dengan Fiat 500 A dan kaki-kaki Fiat 500A yang diperkuat. Hanya saja mesinnya mengalami ubahan total dimana meskipun konfigurasinya sama-sama 4 silinder segaris pendingin cairan berkapasitas 569cc. Sebelumnya mesin ini memakai sistem side valve, kini sudah menggunakan mesin OHV serta kompresinya naik menjadi 6,4:1 dan tidak lupa karburatornya juga mengalami ubahan meski sama-sama Weber 22 namun kini menjadi Weber 22 DRS. Bagian lain yang berubah adalah cylinder head yang tadinya besi cor menjadi aluminium. Tenaganya pun naik menjadi 16Hp pada 4400Rpm dari yang sebelumnya hanya 13HP. Fiat 500 B ini sayangnya hanya diproduksi sangat sebentar saja sampai tahun 1949 yang akhirnya membuatnya sangat langka didunia.
Fiat 500 C
Memasuki tahun 1949, Fiat memperbarui Fiat 500 dengan memperkenalkan Fiat 500 C. Bentuk muka depannya berubah menjadi lebih menyatu dengan fendernya meninggalkan desain art deco menjadi lebih ponton. Lampu depannya menyatu dengan fender depan ditambah lagi grill depannya menjadi horiontal meninggalkan aksen vertikal. Dibagian belakang, ban cadangannya tidak lagi ditempel diluar melainkan sudah disembunyikan dibalik kap bagasi yang bentuknya menjadi lebih gembung. Bentuk dashboardnya juga baru meski masih memakai bahan besi yang sama. Sisanya, masih mirip dengan Fiat 500 A maupun B. Ciri khas Fiat 500 yang memiliki atap model rag top serta pintu model suicide masih dipertahankan pada model terakhir pada generasi ini.
Mesin yang dipasangkan pada Fiat 500C ini pada dasarnya masih sama seperti Fiat 500B dengan mesin Fiat 4 silinder OHV berkapasitas 569cc. Hanya saja kini cylinder head yang digunakan tidak lagi menggunakan bahan aluminium namun kembali memakai bahan besi cor untuk meningkatkan reliabilitas. Tenaga yang dihasilkan juga masih sama dengan 16,5Hp pada 4400Rpm. Untuk transmisi yang digunakan, masih sama seperti Fiat 500A dengan transmisi manual 4 percepatan yang sudah dilengkapi dengan sinkromesh.Seusai perang, rakyat Italia membutuhkan mobil yang murah untuk bekerja membangun kembali negaranya yang hancur. Fiat 500C ini menjadi salah satu model yang paling populer saat itu. Dengan berbagai masukan, Fiat juga memberikan beberapa fitur mewah untuk Fiat 500C seperti adanya pemanas dan defroster kaca depan yang mengikuti bentuk dashboard baru.
Di Indonesia, Fiat Topolino sepertinya cukup populer karena harganya yang cukup murah karena ukurannya yang kecil. Memang sepertinya tidak banyak yang selamat seperti mobil lainnya dimana ketika tentara Jepang masuk pada tahun 1942, ada banyak mobil-mobil rakyat Hindia Belanda yang dirampas untuk dilebur dijadikan bahan baku senjata untuk perang. Salah satu importir Fiat 500 ini di Indonesia adalah N.V. Automobiel Mij. Fiat Java yang mana jauh sebelum adanya PT Daha Motor yang kelak menjadi ATPM Fiat di Indonesia.
Spesifikasi Fiat 500 Topolino ini adalah sebagai berikut:
| Spesifikasi Fiat 500 Topolino | |
|---|---|
| Jenis | Sedan |
| Tipe | 500 |
| Mesin | Fiat i4 side valve 569cc Fiat i4 OHV 569cc |
| Bore X Stroke | N/A |
| Sistem Bahan Bakar | Karburator |
| Transmisi | Manual 4 Speed |
| Wheelbase | 2.000 mm |
| Panjang | 3.215 mm 3.245 mm |
| Lebar | 1.275 mm |
| Tinggi | 1.377 mm |





Comments
Post a Comment