Changan SC1011 pickup

Changan SC1011 Suzuki Carry pickup

Pada tahun 1999, impor mobil CBU di Indonesia akhirnya diperbolehkan setelah sejak 1973 impor mobil utuh dilarang dan setiap mobil yang akan dijual di Indonesia minimal harus dirakit di Indonesia untuk memacu industrialisasi Indonesia. Dengan pembebasan ini, mulai muncul ATPM merk-merk asing yang sebelumnya belum pernah terdengar oleh kebanyakan orang Indonesia termasuk juga mobil asal Tiongkok dimana salah satu "pionir" mobil Tiongkok yang pertama hadir di Indonesia adalah Changan dengan Changan SC1011.

Changan sendiri sebenarnya merupakan perusahaan yang sudah cukup lama berdiri dimana Changan berdiri sejak 1862 sebagai pembuat senjata. Setelah kemerdekaan Republik Rakyat Tiongkok, Changan mulai bertransformasi menjadi pabrikan otomotif. Sejak tahun 1980an, Changan kemudian bekerja sama dengan pabrikan otomotif luar Tiongkok karena pada saat itu setiap merk otomotif yang ingin menjual produknya di Republik Rakyat Tiongkok harus menjalin kerjasama dengan perusahaan lokal. Kurang lebih aturannya seperti di Indonesia yang membuat Toyota tidak langsung membuat Toyota Motor Indonesia namun menggandeng Astra menjadi Toyota Astra Motor. Bedanya di Tiongkok porsi mitra lokal harus lebih besar daripada perusahaan asing tersebut yang membuat perusahaan lokalnya memiliki kekuatan politik perusahaan lebih kuat.

Salah satu perusahaan yang bermitra dengan Changan tersebut adalah Suzuki Motor Corp. Dari sini kemudian Changan bisa mendapat lisensi untuk membuat produk Suzuki dan bisa menambahkan hal lain untuk menyesuaikan pasar. Suzuki sendiri selain bermitra dengan Changan juga bermitra dengan Changhe untuk mobil dan Haojue serta Qingqi untuk sepeda motor. Hal ini dikarenakan persaingan yang cukup ketat dan banyaknya perusahaan BUMD Tiongkok yang juga bermain di sektor otomotif. Kembali lagi ke Changan, salah satu produk Suzuki yang dilisensikan ini adalah Suzuki Carry generasi ST100 yang kemudian menjadi Changan SC1011.

Pickup Changan SC1011

Changan SC1011 ini pada dasarnya adalah Suzuki Carry 1000 ST100 yang mendapat muka baru dari Changan yang bentuknya lebih mirip Suzuki Every atau Carry versi minibus kelas kei jidosha di Jepang generasi yang sama. Detail lainnya juga masih mirip Suzuki Every DA51 daripada Carry meski tentunya bagian belakangnya yang berupa bak mirip jelas terlihat seperti Carry. Kaca belakang dari Changan ini lebih besar dan lebar dibandingkan dengan Suzuki Carry yang hadir di Indonesia.

Changan SC1011 pickup

Yang membedakan dengan Carry 1000 adalah bak Changan SC1011 ini memakai bak flat deck yang mana tidak ditawarkan untuk Carry 1000 maupun Carry Extra. Uniknya, sasis Changan SC1011 bengkok tidak lurus seperti punya Carry versi Indonesia dan lebih dekat ke Carry JDM. Meski begitu secara ukuran, Changan SC1011 ini juga lebih mirip Suzuki Carry ST100 di Indonesia yang lebih panjang daripada Suzuki Carry kei JDM yang pendek.

Dibagian interiornya, secara desain Changan SC1011 ini lebih mirip dengan Suzuki Carry bagong. Bisa dilihat dari dashboardnya yang memiliki ciri berupa papan konsol pengatur ventilasi dan AC yang berada di sebelah konsol meter yang hanya berisi speedometer dan indikator lampu lainnya. Bentuk setirnya berbeda dengan setir palang 2 dengan tombol klakson 2 buah di palang setirnya sementara bagian tengahnya bulat dan cenderung besar. Secara fitur dan kelengkapan bila mobil Tiongkok sekarang ini sangat ramai, pada Changan SC1011 ini terasa kosongan seperti biasanya Suzuki Carry 1000. Namun setidaknya sudah terdapat opsional radio/tape serta AC yang digantung seperti punya Kijang Super.

Untuk bagian mesinnya, Changan SC1011 memakai mesin yang sama dengan Suzuki Carry 1000. Mesin lisensi Suzuki F10A dengan konfigurasi 4 silinder SOHC 8 valve berkapasitas 997cc dan masih menggunakan karburator ini sanggup menghasilkan tenaga sebesar 47Hp pada 5500Rpm dan torsi 70Nm pada 5000Rpm. Mesin lisensi dari Suzuki ini menurut pemakainya sama persis dengan apa yang digunakan Carry 1000 hanya saja kualitas aslinya lebih jelek dan terasa seperti memakai onderdil KW untuk semua bagiannya. Untuk menyalurkan tenaga ke roda belakang, digunakan transmisi manual 5 percepatan.

Changan SC6330 Minibus

Selain pickup, Changan ini juga tersedia dalam versi minibus. Sama seperti di Jepang dimana varian pickup diberi nama Carry sementara varian minibus diberi nama Every, Changan menamai varian pickup sebagai SC1010 series sementara varian minibus diberi nama SC6330 series. Nantinya tergantung dari mesin atau fiturnya, angka paling belakan bisa berubah-ubah. Bentuk minibusnya lagi-lagi mirip dengan Suzuki Every Van DA51 dengan pintu samping belakang model sliding door dan ada 2 buah tidak hanya di sisi penumpang saja, pintu belakang model hatchback serta atap model high roof polos.

Namun sepertinya Changan SC6330 minibus ini cukup langka di Indonesia atau malah tidak ada karena kebanyakan Changan minibus di Indonesia adalah model karoseri yang dipesan sendiri. Meski sejak 1996 mobil penumpang dengan sasis terpisah tidak lagi wajib dibuat oleh perusahaan karoseri tangan ketiga untuk menghidupi industri padat karya yang sayangnya malah menurunkan kualitas mobil, namun minibus karoserian sampai pertengahan tahun 2000an masih cukup hidup. Selain menjadi mobil penumpang pribadi, Changan minibus ini juga banyak dipakai menjadi angkot.

ATPM Changan di Indonesia adalah PT Global Lestari Motorindo yang mulai menjual Changan SC1011 pickup sejak sekitar 2001. Pemasaran Changan SC1011 ini cukup agresif dimana sales Changan berani untuk menawarkan tukar tambah pemilik Suzuki Carry 1000 untuk menukar mobil lamanya ke Changan ini. Apalagi mengingat banyak komponennya yang mirip, secara mudahnya ini sama seperti meremajakan mobil lamanya menjadi kondisi baru lagi.

Namun sayangnya, kualitas mobil Tiongkok jaman itu tidak sebaik sekarang. Keluahan demi keluhan akan kualitas mobil yang tidak sebagus Suzuki Carry apalagi banyak dari mobil Changan ini dipakai kerja menjadi angkot atau mobil angkut yang kerjanya kasar membuat kabar jelek ini menyebar dari mulut ke mulut. Akhirnya sekitar tahun 2005, Changan sudah menghilang jejaknya di Indonesia. Changan sendiri baru kembali ke Indonesia pada 2025 melalui Indomobil dan menjual mobil listrik yang berbeda total dengan Changan SC1011 dimana kini Changan tidak lagi bergantung dengan desain rancang bangun Suzuki.

 Spesifikasi Changan SC1011 ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Changan SC1011
Jenis Pickup
Minibus
Tipe SC1011
Mesin F10A SOHC 1000cc
Bore X Stroke 65.5 X 72.0 mm
Sistem Bahan Bakar Karburator
Transmisi Manual 5 Speed
Wheelbase N/A
Panjang N/A
Lebar N/A
Tinggi N/A


Comments