Nissan March / Nissan Micra K12
Pada gelaran Frankfurt Auto Show 2001, Nissan memamerkan mobil konsep bernama Nissan mm.e. Mobil konsep ini memiliki desain cukup berani karena memadukan unsur retro seperti VW Kodok dengan detil yang dibuat sendiri oleh Nissan sebagai upaya modernisasi. Meskipun kalau melihat kebelakang desainnya agak aneh, namun karena demam desain mobil retro saat itu sangat kuat Nissan kemudian memproduksinya sebagai Nissan March generasi K12 pada tahun 2002.
Nissan March merupakan mobil supermini atau kalau di Eropa masuk kedalam klasifikasi segment B. Di Jepang, mobil ini bersaing dengan mobil seperti Daihatsu Charade, Honda City, Suzuki Swift dan Toyota Starlet. Pertama kali hadir di Jepang pada tahun 1982 sebagai penerus Nissan Cherry dan generasi keduanya muncul pada tahun 1992. Generasi ketiga dari Nissan March ini muncul pada tahun 2002 dengan kode sasis K12. Di Jepang, mobil ini lebih dikenal dengan nama Nissan March sementara karena nama bulan maret terasa kurang bagus untuk mobil akhirnya di Eropa mobil ini lebih dikenal dengan nama Nissan Micra.
Nissan March K12 ini memiliki desain yang serba membulat baik dari postur maupun detilnya. Karenanya ada yang menyebutnya mirip seperti kura-kura atau katak. Sepanjang masa produksinya, Nissan tidak terlalu banyak mengubah model March K12 ini. Model awal bisa dikenali dengan ciri berupa lampu sein menyatu dengan lampu utama dimana letaknya berada dibagian bawah. Bentuk grillnya memakai model split yang menjadi ciri khas Nissan tahun 90an hanya saja bentuk palangnya berbentuk bilah horisontal.
Sekitar tahun 2005, Nissan melakukan facelift untuk Nissan March K12 ini. Ciri khasnya ada pada muka depan dimana lampu depannya kini tidak lagi menyatu dengan lampu sein. Lampu seinnya berpindah ke ujung luar grill. Untuk bagian grillnya sendiri, kini meninggalkan model palang horisontal menjadi lubang kotak dengan aksen titik chrome.
Mobil Kecil Fashionable
Di Indonesia, kebanyakan Nissan March K12 yang beredar merupakan spek Jepang tipe standar dan masuk melalui importir umum karena saat itu Nissan Motor Indonesia belum menghadirkan March secara resmi. Namun statusnya sebagai mobil supermini modis, ada banyak sekali model yang tersedia mulai dari edisi khusus sampai tuner yang memproduksi varian khusus berdasarkan model ini.
Pada tahun 2002, model khusus dari Nissan March K12 yang muncul adalah Nissan March Rafeet. Model ini hanya muncul di Jepang dimana cirinya adalah penggunaan bumper yang berbeda. Bentuk grillnya horisontal dengan tepi tebal berlapis chrome yang malah mirip seperti Mini Hatch R50 generasi pertama lengkap dengan lampu sein bulat berwarna oranye dibawah lampu tama. Model ini juga hadir dalam sistem gerak AWD.
Sebelumnya, Nissan bertanggung jawab atas model Nissan March Rafeet. Namun ketika facelift tahun 2005, Nissan March Rafeet tanggung jawabnya diserahkan kepada Autech yang merupakan tuner in house Nissan yang juga dimiliki oleh Nissan. March Rafeet mengalami sedikit ubahan namun masih tetap tampil mirip seperti Mini Hatch. Selain itu, Autech juga menambahkan varian Nissan March Bolero yang pada intinya ini adalah Nissan March Rafeet namun lebih mewah dengan interior kulit dan panel kayu. Bentuk luarnya bisa dikenali karena inspirasinya mirip seperti mobil Wolseley Hornet yang merupakan merk mobil mewah Inggris dan memiliki model kembaran dengan Morris Mini yang dibuat mewah dengan ciri grillnya vertikal lebih besar.
Tidak hanya di Jepang, Nissan March atau nama lainnya Nissan Micra di Eropa sana juga memiliki beberapa model khusus. Misalnya pada tahun 2005, Nissan Inggris meluncurkan varian coupe convertible bernama Nissan Micra C+C yang dirancang oleh studio desain baru Nissan di Bedfordshire, Inggris. Tidak seperti Nissan K12 lainnya yang masih berbentuk hatchback, Nissan Micra C+C ini terlihat seperti kupe bantet karena ruang kabin belakangnya menjadi kap bagasi untuk menyimpang barang dan sistem atap konvertiblenya. Mobil ini hanya dijual di Eropa namun Jepang juga mendapat sedikit jatah yang membuatnya cukup langka.
Nissan March K12 di Indonesia
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, Nissan March generasi K12 yang beredar di Indonesia kebanyakan merupakan spek JDM tipe standar. Mesin yang diusung juga kebanyakan memakai Nissan CR12DE dengan konfigurasi 4 silinder segaris DOHC 16 valve VVT berkapasitas 1200cc dengan sistem bahan bakar injeksi. Mesin yang tidak punya kembaran dengan mobil Nissan yang dijual resmi di Indonesia ini sanggup menghasilkan tenaga sebesar 78Hp pada 5000Rpm dan torsi 120Nm pada 4000Rpm. Untuk menggerakkan roda depannya, digunakan transmisi otomatik 4 percepatan.
Selain mesin bensin 1200cc, Nissan sebenarnya juga menawarkan Nissan March dalam berbagai mesin 4 silinder seperti mesin bensin 1000cc, 1200cc dan 1400cc Nissan CR, mesin Nissan HR 1500cc dan 1600cc, sampai mesin diesel K9K 1500cc buatan Renault yang banyak dijumpai di Eropa. Pilihan transmisinya selain otomatik 4 percepatan juga ada manual 5 percepatan. Namun karena memang Nissan March K12 tidak dijual resmi di Indonesia, mungkin saja kombinasi mesin dan transmisinya bisa beragam tidak hanya 1200cc dan matic 4 percepatan.
Meskipun penjualan Nissan Marck K12 baru dihentikan sekitar 2009, namun di Indonesia Nissan March tahun ditas 2005 sudah jarang ditemukan karena mobil sepantaran di Indonesia saat itu sudah mulai banyak yang diproduksi dalam negeri. Nissan sendiri kemudian mulai menjual dan memproduksi Nissan March generasi K13 di Indonesia pada tahun 2013 dimana Nissan March K13 ini merupakan spek asia tenggara yang dikembangkan untuk regulasi Eco Car phase II di Thailand yang mirip dengan aturan LCGC di Indonesia.
Spesifikasi Nissan March K12 ini adalah sebagai berikut:
| Spesifikasi Nissan March K12 | |
|---|---|
| Jenis | Hatchback |
| Tipe | K12 |
| Mesin | CR12DE DOHC VVT 1200cc |
| Bore X Stroke | 71.0 X 78.3 mm |
| Sistem Bahan Bakar | Injeksi |
| Transmisi | Otomatik 4 Speed Manual 5 Speed |
| Wheelbase | 2.430 mm |
| Panjang | 3.719 mm |
| Lebar | 1.680 mm |
| Tinggi | 1.540 mm |


Comments
Post a Comment