Kymco Jetmatic Trend 125
Meskipun sudah ada beberapa upaya untuk memperkenalkan skuter matic di Indonesia dengan motor seperti Hatsuda Adly atau Vespa Corsa misalnya, namun pamor dari motor skuter yang tidak perlu memainkan transmisi masih belum populer sampai awal tahun 2000. Tidak menyerah, Kymco yang baru saja hadir ke Indonesia pada saat itu kemudian memperkenalkan skuter matic dengan nama Jetmatic di Indonesia.
Kymco sendiri pada mulanya berdiri sebagai joint venture Honda Motor Co di Taiwan sebagai Kwang Yang Motor Co. Kerja sama ini sudah berlangsung sejak 1964 sehingga memang Kymco punya pengalaman yang tidak sebentar dalam membuat sepeda motor pada titik itu. Namun sayangnya, Kymco hadir di Indonesia bersamaan dengan puluhan merk asal Tiongkok yang tidak sedikit memiliki kualitas buruk. Tidak heran kalau kemudian banyak orang mengenal Kymco sebagai salah satu mocin berkualitas rendahan padahal meski sama-sama mocin, namun posisi Kymco yang berasal dari Republic of China (Taiwan) akan berbeda dengan mocin lain yang berasal dari People Republic of China (Tiongkok).
Bisa dilihat dari rancang bangun Kymco Jetmatic Trend 125. Meski memang jika dikupas sampai dalam akan terlihat banyak kemiripan dengan skuter Honda GY6, namun sebagai pemegang lisensi, Kymco juga melakukan penyempurnaan yang membuatnya berbeda dengan skuter Honda. Desainny sendiri merupakan original dari Kymco yang sangat kental nuansa skuter Asia Timur era 90an. Body depan menyatu dengan spakbor depan dimana lampu depan berada dibagian dasi sementara di bagian setang diberi hiasan seakan-akan lampu depan. Pijakan kakinya sangat besar dan luas meskipun agak tinggi dengan jok lebar. Bagian belakangnya otomatis menjadi lebar dengan body belakang besar karena mengakomodir bagasi. Desain keseluruhan Kymco Jetmatic Trend 125 ini benar-benar bertentangan dengan selera orang Indonesia saat itu yang lebih mendambakan motor yang ramping tercermin pada motor bebek yang populer saat itu.
Untuk mesinnya sendiri, digunakan mesin turunan Honda GY6 dengan konfigurasi 4 tak 1 silinder SOHC 2 valve pendingin udara dengan kapasitas 125cc. Mesin dengan karburator dan pengapian CDI ini sanggup menghasilkan tenaga sebesar 9,4Hp pada 7500Rpm dan torsi 9,8Nm pada 6500Rpm. Sistem transmisinya sendiri menggunakan otomatis CVT dengan sabuk karet yang kini sangat umum digunakan di skuter matic yang banyak beredar di Indonesia.
Rancang bangunnya dibanding motor yang banyak beredar di Indonesia saat itu juga unik. Suspensi dengan model teleskopik, suspensi belakang lengan ayun yang menyatu dengan rumah CVT dan monoshock. Ban depan dan belakang ukurannya sama dengan 100/90 dan velg 10 inch. Rem depan sudah cakram berventilasi dengan piston ganda sementara bagian belakang teromol. Untuk fiturnya, bagasinya mampu muat helm, kapasitas tangki bahan bakar 6,8 liter dan terdapat indikator penggantian oli pada speedometer.
Kymco Jetmatic
Berhubung skuter matic masih belum populer dan istilah skuter pada jaman itu lebih dikenal untuk menyebut jenis motor seperti Vespa, Kymco akhirnya membuat istilah marketing mereka sendiri untuk jenis motor skuter dengna transmisi otomatik ini. Nama tersebut adalah Jetmatic yang sepertinya mengambil inspirasi dari jet ski dan otomatik. Jetmatic kemudian dipasangkan ke semua skuter matic Kymco sampai sekitar 2007. Nama resmi dari motor ini sendiri adalah Kymco Trend 125.
Di luar sana, Kymco Jetmatic Trend 125 dikenal juga dalam berbagai nama di berbagai negara. Di negara asalnya, Taiwan misalnya motor ini dikenal dengan nama Kymco Jockey 125 atau Hao Mai (豪邁) dimana disana menjadi motor paling populer pada era 90an. Di Eropa seperti Italia atau Spanyol yang menjadi negara dengan pengguna motor skuter terbesar disana, Kymco menjual motor ini sebagai Kymco Movie 125 atau Movie XL 125. Nama ini juga dipakai di beberapa negara Amerika Latin. Selain itu, di Italia motor ini juga dijual dengan merk Malaguti dengan nama Malaguti Vivio 125 atau Vivio 150 dengan beberapa perjanjian lisensi.
Saat itu, orang masih memandang sebelah mata akan skuter matic terlebih merk Kymco yang dianggap bukan pabrikan kompeten dan sama saja seperti merk mocin yang tidak sampai setahun sudah rusak. Oleh karena itu untuk membuktikan sebaliknya, pada april tahun 2000, Kymco mengkampanyekan kualitas Jetmatic dengan touring Jakarta-Bali non stop dalam waktu 100 jam yang kemudian mencatatkan rekor MURI. Selain itu, Kymco juga memberikan garansi mesin 3 tahun atau 35.000km.
Namun sayangnya, Kymco Jetmatic ini masih belum terlalu populer. Selain timing yang tidak tepat karena masuk bersamaan dengan mocin, harga sebuah Kymco Jetmatic Trend 125 ini cukup mahal. Bila Suzuki Shogun atau Honda Supra X saat itu bisa didapat dengan harga 10-12 juta rupiah saja, Kymco menjual Jetmatic Trend 125 seharga 13 jutaan yang mana selisih 1-3 juta rupiah pasca krismon 1998 termasuk sangat besar bagi banyak orang. Kemudian saat itu motor matic masih dipandang sebelah mata karena boros, tidak adanya rasa engine brake ketika turunan sampai dealer dan sparepart Kymco yang lebih jarang berhubung masih pemain baru di Indonesia.
Spesifikasi Kymco Jetmatic Trend 125 ini adalah sebagai berikut:
| Spesifikasi Kymco Jetmatic Trend 125 | |
|---|---|
| Jenis | Skuter |
| Tipe | SD25AA |
| Mesin | SOHC 1 silinder 124,6cc |
| Bore X Stroke | 52.4 X 57.8 mm |
| Sistem Bahan Bakar | Karburator |
| Transmisi | Otomatis CVT |
| Wheelbase | 1.222 mm |
| Panjang | 1.790 mm |
| Lebar | 685 mm |
| Tinggi | 1.095 mm |


Comments
Post a Comment