Mengenal Suzuki TRS 118 dan TRZ Katana 125 : Motor PNS Jaman Dulu
Memasuki pertengahan tahun 1980an, Suzuki mulai memperbarui portofolio produknya di Indonesia dengan menggantikan Suzuki GP series seperti GP100 dan GP125 dengan model baru. Model tersebut adalah Suzuki TRS yang juga ditemani oleh Suzuki TRZ Katana. Tidak hanya di Indonesia, motor ini juga dijual dinegara lain seperti Malaysia sampai negara-negara Amerika Latin seperti Kolombia.
Memasuki pertengahan era 70an, pemerintah orde baru mulai membangun proses industrialisasi di Indonesia. Industrialisasi ini penting untuk kemajuan bangsa apalagi Indonesia ingin naik kelas dari sekedar negara dengan ekonomi agrarian. Oleh karena itu pemerintah mewajibkan setiap kendaraan yang dijual di Indonesia harus diproduksi di Indonesia. Tentunya memulai industri otomotif dari 0 adalah cukup sulit. Oleh karena itu pabrikan yang berinvestasi di Indonesia mulai membangun industri otomotif dengan produk-produk yang mudah dan murah dahulu seperti Suzuki GP series dengan mesin 1 silinder kecil meninggalkan motor seperti Suzuki GT atau Stinger yang 2 silinder dan motor gede lainnya.
Suzuki TRS 118
Untuk menggantikan posisi Suzuki GP100 sebagai motor laki yang murah dan irit, Suzuki memperkenalkan Suzuki TR-S pada akhir 1982. Secara garis besar, desain dari Suzuki TR-S ini lebih kotak dengan bentuk lampu depan kotak tanpa kedok, speedometer dan tangki yang lebih kotak bahkan lampu belakang juga kotak. Wajar saja karena tahun 80an sedang gandrung desain otomotif yang didominasi oleh bentuk kotak.
Model awal dari Suzuki TR-S ini dinamai Suzuki TR-S Super Deluxe karena tulisan Super Deluxe yang berada di tutup aki motor ini. Ciri khasnya adalah bentuk tangki yang kotak namun sedikit mengingatkan akan desain teardrop Suzuki GP series. Kurang lebih malah bentuknya seperti Honda GL100 meski lebih kotak lagi. Selain itu bentuk tutup akinya rata pada bagian atasnya dengan bagian untuk filter udara terpisah didepannya.
Sekitar tahun 1988, muncul Suzuki TRS X2 sebagai model facelift untuk Suzuki TR-S. Nama X2 ini sendiri muncul karena lagi-lagi tulisan X2 yang ditumpuk dengan tulisan TRS pada tutup aki motor ini. Ciri khas dari versi facelift ini adalah tangkinya yang lebih kotak dan terkesan menyatu dengan bodinya. Untuk tutup akinya tidak rata namun melengkung sedikit di bagian atas untuk jok yang membuatnya tampil lebih dinamis.
Nama Super Deluxe sepertinya tidak salah disematkan kepada Suzuki TR-S. Secara fitur, motor ini cukup lengkap untuk kelas dan jamannya. Panel speedometernya selain penunjuk kecepatan juga ada takometer, indikator oli, odometer, trip meter, indikator gigi netral, indikator high beam, indikator sein dan yang spesial adalah indikator posisi gigi transmisi di bagian atas. Ini menjadikannya motor pertama di Indonesia yang memakai indikator posisi gigi. Lainnya, standar mewah dijamannya dengan spakbor chrome, kepet belakang, rem depan cakram dan rem belakang teromol. Sayangnya, Suzuki TR-S belum memiliki starter ganda dan belum ada indikator bensin.
Untuk bagian mesinnya, digunakan mesin 2 tak 1 silinder pendingin udara dengan kapasitas 118cc. Mesin ini dibekali dengan sistem lubrikasi CCI khas Suzuki. Peletakan karburator motor ini agak berbeda dengan pesaing beratnya saat itu, Yamaha RX series yang karburatornya tepat dibelakang mesin. Motor ini memakai sistem katup rotary sehingga membuat Suzuki meletakkan karburatornya tersembunyi didalam bak mesin. Ini membuat karburator motor ini aman dari pencurian namun terasa kurang aman kala harus menembus genangan air maupun banjir. Untuk menyalurkan tenaga mesin, digunakan transmisi manual 5 percepatan.
Sayangnya, populasi motor Suzuki ini kalah dibandingkan Yamaha RX-Special dan RX-King dan juga Honda GL series yang memakai mesin 4 tak. Meski begitu motor ini cukup populer dipakai para pegawai negeri jaman itu yang mendapat fasilitas kredit untuk Suzuki TR-S atau Suzuki RC100. Selain untuk pegawai negeri biasa, motor ini juga sempat dipakai para petugas di lapangan untuk kelancaran pemilu 1992. Untuk kegiatan patroli, tidak sedikit juga berbagai kepolisian di daerah Indonesia yang menggunakan Suzuki TRS untuk bertugas.
Suzuki TRZ Katana 125
Sekitar 1985, Suzuki memperkenalkan teman main untuk Suzuki TR-S dengan adanya Suzuki TRZ Katana. Diposisikan sebagai motor paling mewah Suzuki di Indonesia saat itu, Suzuki TRZ Katana punya bodi yang mirip dengan Suzuki TRS X2. Hanya saja untuk Suzuki TRZ mendapat tambahan kedok depan ala Suzuki GSX Katana. Mungkin karena itu setelah nama TRZ, nama Katana disematkan untuk motor ini.
Suzuki Katana sendiri merupakan motor yang diminta Suzuki untuk memperbaiki citra mereka. Desainnya sendiri dikerjakan oleh Target Design asal Jerman. Dalam tim tersebut, beberapa nama mentereng seperti Hans Muth yang merupakan mantan chief design BMW dan Jan Fellstrom serta Hans-Georg Kasten. Oleh karena itu Suzuki Katana tahun 1981 punya kode internal ED1 yang menunjukkan bahwa ini adalah desain motor Eropa (European Design). Karena sejarahnya inilah nama Suzuki Katana dipakai untuk berbagai motor kecil Suzuki yang dibuat khusus untuk pasar regional termasuk Suzuki TRZ.
Tidak hanya sekedar tampangnya, bagian mesinnya juga lebih sporty daripada Suzuki TR-S. Suzuki TRZ Katana dibekali dengan mesin 2 tak 1 silinder pendingin udara yang mirip konstruksinya dengan Suzuki TR-S hanya saja kapasitasnya naik menjadi 125cc. Dengan kapasitas silinder yang bertambah, tenaganya naik menjadi 15Hp pada 8500Rpm dan torsi sebesar 12,7Nm pada 7500Rpm. Untuk menyakurkan tenaganya, masih digunakan transmisi manual 5 percepatan yang sama dengan Suzuki TR-S.
Sayangnya, Suzuki TRZ Katana ini tidak berumur panjang. Produksinya hanya sampai sekitar tahun 1987 saja sementara Suzuki TRS dengan TRS X2 diproduksi sampai 1994. Kini agak jarang mendapati motor ini dalam kondisi yang masih original karena kebanyakan sudah dimodifikasi sedemikian rupa atau part bodinya hilang. Motor ini kadang masih didapati dijual di daerah-daerah dengan harga sekitar 1 sampai 2 juta saja tergantung kondisi.
Spesifikasi Suzuki TRS 118 dan TRZ Katana 125 ini adalah sebagai berikut:| Spesifikasi Suzuki TRS 118 dan TRZ Katana 125 | |
|---|---|
| Jenis | Sepeda Motor |
| Tipe | TRS dan TRZ |
| Mesin | 2 tak rotary valve 1 silinder 118cc 2 tak rotary valve 1 silinder 123cc |
| Bore X Stroke | 56.0 X 50.0 mm (TRZ) |
| Sistem Bahan Bakar | Karburator |
| Transmisi | Manual 5 Speed |
| Wheelbase | 1.235 mm |
| Panjang | 1.895 mm |
| Lebar | 750 mm |
| Tinggi | 1.055 mm |



mencari cover lampu belakang original ade tulisan tokaidenso
ReplyDeleteMin trs ane mati kira,, masalah nya dimana ya ane cek spul api g da ganti spul baru hp malu g bisa di gas mohon penceraha.trus dua kbgl pada soul apa memercik kan api
ReplyDeletemotor ini lemot di rpm bawah ya infonya karena rotary valve?
ReplyDeletemakanya tidak sebagus penjualan GP series dulu atau pesaingnya RX series