Honda NSR 150 series

Honda NSR 150R

Di Indonesia, sepeda motor Honda selalu dikenal sebagai motor 4 tak yang irit bahan bakar dan mudah perawatannya. Namun pada tahun 1994, Honda pernah mengeluarkan motor yang tidak biasa. Jika biasanya semua motor Honda yang hadir disini memakai mesin 4 langkah, namun waktu itu Federal Motor selaku ATPM motor Honda justru menghadirkan sport bike 150cc bermesin 2 langkah dengan teknologi yang terlalu canggih pada waktu itu dengan Honda NSR 150R.

Soichiro Honda secara personal tidak menyukai mesin 2 tak. Menurutnya, mesin yang berasap dengan emisi tinggi, konsumsi oli yang dibakar sampai suaranya memiliki pitch tinggi adalah inferior dibandingkan mesin 4 tak. Namun sejak 1970an, banyak ajang balap yang mengharuskan Honda untuk membuat mesin 2 tak karena regulasi selain juga pesaing seperti Suzuki, Yamaha dan Kawasaki yang mendominasi penjualan kelas tertentu. Oleh karena itu Honda harus menjilat ludah sendiri dengan memproduksi motor-motor Honda dengan mesin 2 tak untuk bersaing. Karena itulah lahir motor-motor seperti Motocompo dengan 50cc 2 tak, motor trail 2 tak bernama Honda CR, sampai sport bike mesin 2 tak bernama Honda NSR.

Meskipun tidak suka mesin 2 tak, namun ketika Honda diharuskan untuk membuat mesin 2 tak, mesin yang dihasilkan bukan sembarang mesin. Pada mesin 4 tak, Honda terkenal sebagai salah satu pelopor teknologi katup variabel bernama VTEC yang populer disematkan pada motor gede atau mobil Honda seperti Honda Civic. Ide dasarnya kurang lebih sama, ketika motor dikendarai di pusat kota yang tidak memerlukan tenaga besar, katup akan membuka sedikit sehingga bensin yang dikonsumsi lebih irit. Ketika sudah diluar kota, katup akan membuka sepenuhnya untuk memaksimalkan potensi mesin. Teknologi pengatur katup buluh pada NSR ini diberi nama RC Valve dimana untuk kontrolnya juga bukan menggunakan teknologi mekanis seperti YPCS milik Yamaha atau KIPS milik Kawasaki namun menggunakan komponen elektronik tersendiri seperti CDI yang menangkap sinyal, RC valve control unit dan servo motor untuk mengatur katup.

Varian NSR 150 di Indonesia

Di Indonesia, Honda memasarkan beberapa varian Honda NSR yang berbeda. Ditambah lagi Honda NSR 150 masih diproduksi ketika impor kendaraan secara CBU diperbolehkan membuat orang Indonesia melalui importir umum bisa mengimpor Honda NSR150 dari Thailand dengan spesifikasi lebih tinggi daripada Honda NSR 150 yang dijual oleh Federal Motor selaku ATPM Honda di Indonesia. Varian Honda NSR yang banyak beredar di Indonesia antara lain:

Honda NSR 150R

Model paling awal dari Honda NSR 150 yang dinikmati oleh Indonesia adalah Honda NSR 150R yang pertama kali hadir pada tahun 1994. NSR Single R ini dijual resmi langsung oleh PT Federal Motor selaku ATPM sepeda motor Honda saat itu. Honda NSR 150R ini dijual sekitar 9,5 juta rupiah dalam kondisi baru dan menjadi sepeda motor paling mahal di Indonesia yang dijual ATPM saat itu. Sebagai pembanding, Honda Astrea yang sederhana hanya 3,2 juta, Honda Tiger baru sekitar 6 juta dan mobil Suzuki Carry 1000 pickup sekitar 11,7 juta rupiah. Harga NSR 150R bisa mahal karena motor ini masuk secara CBU yang otomatis langsung dikenakan bea masuk sebesar 300% dari harga pokok. Karena banyaknya permintaan, Honda akhirnya merakit motor ini tak lama setelahnya. Warna yang populer pada waktu itu adalah hijau tua dan ungu. Model ini muncul sampai dengan tahun 1997 dengan harga jual pada waktu itu 12 juta rupiah.

Desainnya serba kotak dan ramping. Ciri khasnya bisa dikenali dari lampu depan yang agak kotak 1 buah berukuran besar dengan fairing kurus dan lampu belakang yang juga kotak menyatu dengan lampu sein belakang. Joknya menyatu antara pengendara dan penumpangnya. Untuk velg, masih menggunakan velg jari-jari dengan rem cakram depan dan belakang. Ciri lainnya adalah tangkai spion diletakkan di setang dengan cover spion hitam doff.

Mesin yang digunakan NSR 150R ini adalah mesin 1 silinder 2 tak berkapasitas 149cc dengan pendingin cairan. Untuk single R ini digunakan karburator Keihin PE24 dengan rasio kompresi 6,4:1, kelistrikan AC dan exhaust port single. Hasilnya, tenaga mesin yang dihasilkan mencapai 27,3Hp pada 10500Rpm dan torsi 20Nm pada 9500Rpm. Untuk menyalurkan tenaga ke roda belakang, digunakan transmisi manual 6 percepatan.

Honda NSR 150RR Astra

Pada tahun 2000 atau 2001, ATPM Honda yang baru saja berubah nama menjadi PT Astra Honda Motor menjual Honda NSR 150RR secara terbatas. Oleh para fans, NSR ini diberi julukan NSR 150RR Astra. Rumornya, saat itu Thailand menerapkan standar emisi gas buang yang cukup ketat sehingga Honda NSR 150RR ini tidak bisa lolos standar tersebut. Saat itu Thailand baru memberlakukan standar emisi EURO 2 pada 1999 dan pada tahun 2000 mengubah standar bahan bakarnya yang mengurangi kandungan sulfur dan benzene dalam bensin. Oleh karena itu, unit yang sudah diproduksi kemudian dijual ke Indonesia yang peraturan emisi gas buangnya tidak seketat Thailand. Konon NSR 150RR Astra ini ada 1600 unit dan saat itu dijual dengan harga 30 juta rupiah

honda nsr 150rr astra depan

Ciri khas dari NSR 150RR Astra adalah penggunaan lampu depan bulat 2 buah yang dikenal juga sebagai mata kucing. Fairingnya lebih lebar dan sporty dengan warna body kebanyakan merah putih. Dibagian belakangnya, juga digunakan lampu berbentuk bulat rata dengan lampu sein yang terpisah dimana tangkainya ditempel pada spakbor belakang. Joknya sudah memakai model terpisah atau single dan tangkai spion terletak di fairing. Velg yang digunakan memakai alloy cast wheel palang 6 dengan rem cakram depan dan belakang. Selain itu, swing arm belakang memakai model besi kotak 2 buah.

honda nsr 150rr astra belakang

Mesin yang digunakan juga berbeda dengan NSR 150R meski pada dasarnya sama-sama mesin 2 tak 1 silinder pendingin cairan berkapasitas 149cc. Namun dengan karburator Keihin PE28, rasio kompresi 6,5:1, kelistrikan DC dan exhaust port single mampu menghasilkan tenaga sebesar 34Hp pda 10500Rpm dan torsi 25Nm pada 9500Rpm. Untuk transmisi yang digunakan, masih tetap menggunakan manual 6 percepatan.

Honda NSR 150SP

Merupakan race replica dari Honda NSR yang dipakai kejuaraan grand prix hanya saja disesuaikan untuk ukuran asia tenggara dengan mesin hanya 1 silinder 150cc. Bahkan pilihan warnanya sendiri juga sangat mirip dengan Honda NSR 500 Mick Doohan yang berlaga di GP500. Tidak seperti 2 model Honda NSR yang sudah dibahas sebelumnya, Honda NSR 150SP ini masuk Indonesia secara CBU melalui importir umum sekitar tahun 2000. Harga barunya saat itu mencapai 40 juta rupiah yang membuat populasinya tidak banyak karena dirasa sangat mahal apalagi mengingat saat itu Indonesia masih berusaha bangkit dari krisis moneter 1998.

Honda NSR 150SP

Ciri khas dari NSR 150SP ini adalah lampu depan memakai model baru ganda dengan model diamond cut. Bentuk lampu belakangnya juga meski bulat 2 buah namun melengkung mengikuti kurvatur body bagian belakang. Joknya memakai model single seater yang terpisah dengan jok pembonceng. Yang paling unik, swing arm belakang memakai model lengan tunggal yang disebut Pro Arm dengan velg depan palang 6 sementara velg belakang palang 8. Berhubung lengan ayunnya hanya tunggal, cakram belakang berpindah ke sisi kiri motor tepat dibelakang gear sprocket belakang.

Yang spesial ada dibagian mesinnya. Masih tetap 1 silinder 2 tak pendingin cairan 149cc namun dengan karburator Keihin PE28, kompresi 6,8:1, exhaust port model dual port, pengapian DC dan terdapat chip tersendiri untuk mengatur RC valve bernama PGM-IV. Hasilnya, tenaga yang dihasilkan mencapai 39,5Hp pada 10500Rpm dan torsi 27,5Nm pada 9500Rpm. Transmisi yang digunakan masih tetap 6 percepatan manual.

Honda New NSR 150RR

Merupakan model paling akhir dari Honda NSR 150 dengan spesifikasi mendekati Honda NSR 150SP. Motor ini masuk Indonesia juga melalui importir umum seperti Honda NSR 150SP dan juga didatangkan langsung dari Thailand. NSR RR New ini populasinya juga tidak banyak karena harga barunya yang mahal juga karena pamornya tidak sekuat Honda NSR 150SP.

Secara fisik, Honda New NSR 150RR ini sama persis dengan Honda NSR 150SP. Baik lampu depan, bentuk body belakang dengan jok terpisah, lampu belakang model bulat 2 buah yang melengkung, dan lainnya. Perbedaannya adalah penggunaan warna body yang tidak mengikuti NSR 500 dimana kebanyakan berwarna merah putih atau ungu putih, velg palang 3 dan penggunaan swing arm besi kotak ganda seperti NSR 150RR Astra.

Bagian mesinnya juga lebih mirip NSR 150SP dengan mesin 1 silinder 2 tak pendingin cairan 149cc. Namun tenaganya lebih kecil dengan 36,5Hp pada 10000Rpm dan torsi 26.8Nm pada 9000Rpm. Lebih kecil karena meski sama-sama memakai karburator Keihin PE28, rasio kompresi 6,8:1, dual exhaust port dan kelistrikan DC, namun NSR 150RR New ini tidak dilengkapi dengan chip PGM-IV. Transmisi yang digunakan sendiri masih tetap manual 6 percepatan.

Kini populasi Honda NSR sudah semakin jarang dijumpai di jalanan. Ini dikarenakan perawatannya yang tergolong mahal berkat teknologi yang diusungnya. RC Valve yang merupakan kelebihan utama motor ini yang seharusnya dapat mengatur tenaga optimum ditiap putaran mesinnya dan menghasilkan tenaga yang merata ditiap RPM apabila rusak akan berakibat pada tenaga motor yang menurun drastis. Kelemahan RC Valve ini selain dapat menurunkan tenaga motor apabila rusak juga biaya untuk menggantinya akan sangat mahal karena harus impor dari luar negeri.

Style, speed serta handling yang sangat diutamakan dalam memilih sport bike seperti NSR150SP ini terakomodir semuanya dalam satu motor. Meskipun hanya hadir dalam waktu yang singkat dan harga jualnya yang sangat mahal, motor ini terus menjadi incaran biker di Indonesia. Tak hanya unit utuhnya, part eksotis seperti karburator dan Pro Arm NSR 150SP masih menjadi incaran utama untuk modifikasi. Karena inilah, tidak heran kalau sebuah Honda NSR150SP dengan kondisi istimewa harganya bisa mencapai 100 juta rupiah lebih.

Spesifikasi Honda NSR150R ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Honda NSR150R
Jenis Sport
Sepeda Motor
Tipe NSR150
Mesin 2 tak 1 silinder 149cc
Bore X Stroke 59.0 X 54.5 mm
Sistem Bahan Bakar Karburator
Transmisi Manual 6 Speed
Wheelbase 1.330 mm
Panjang 1.985 mm
Lebar 675 mm
Tinggi 1.050 mm


Comments

  1. NSR SP merupakan motor impian saya sewaktu sma dulu yang gak bisa kebeli waktu itu karena harganya yang muahal. Sekarang selang waktu hampir 12 tahun dan berkecukupan masih juga belum bisa kebeli karena barangnya yang langka

    ReplyDelete

Post a Comment