Nissan Sentra Kotak B12

Terakhir diperbarui : 17 Juni 2026

Nissan Sentra SGX B12

Setelah era Datsun 120Y baik generasi B210 maupun B310 dengan gerak roda belakang dihentikan dengan munculnya Nissan Sunny B11 yang memakai sistem gerak roda depan, pada tahun 1988 PT Wahana Wirawan selaku ATPM Nissan saat itu memperbarui lini Nissan Sunny dengan memperkenalkan Nissan Sentra generasi B12. Generasi B12 atau keenam dari Nissan Sunny ini sebenarnya sudah diperkenalkan tahun 1985 namun di Indonesia datang terlambat. Bila generasi sebelumnya punya julukan Sunny Boy karena nama 130Y, generasi B12 ini juga punya julukan berupa Nissan Sentra Kotak. Nama Sentra sendiri dipilih untuk menggantikan nama Sunny berhubung mobil ini juga dikenal dengan berbagai nama termasuk Nissan Tsuru dan Nissan Hikari.

Sebagai model volume maker, Nissan memperkenalkan Nissan Sentra B12 dalam berbagai macam bodi. Mulai dari sedan 2 pintu, sedan 4 pintu, station wagon 5 pintu bahkan coupe 2 pintu. Di Indonesia, Nissan hanya memasarkan Nissan Sentra B12 dalam bentuk sedan 4 pintu saja. Meski begitu varian coupe 2 pintu dengan nama Nissan Sentra Sport Coupe RZ-1 juga sempat hadir di Indonesia pada tahun 1989.

Nissan Sentra belakang B12

Sesuai dengan julukannya, Sentra Kotak, Nissan Sentra B12 ini memiliki desain keseluruhan yang serba kotak dimana desain kotak dengan garis lurus ini populer pada tahun 80an. Model awal memiliki ciri berupa bumper depan monyong seperti ala US style dimana lampu seinnya juga terletak di bagian bumper ini. Lampu sampingnya berfungsi sebagai lampu kota/positioning lamp saja. Bagian grill depannya juga lebih elegan dengan aksen chrome diatasnya dan logo Nissan berupa tulisan di pinggir.

Untuk bagian belakangnya, model awal ini memiliki ciri berupa plat nomor yang diletakkan diantara lampu belakang. Lampu belakangnya juga memakai model cluster tumpuk dimana lampu belakang dan rem berada diatas lampu mundur dan sein. Sebagai pemanis, terdapat garnish tipis untuk menghubungkan kedua lampu. Bagian bumpernya sendiri juga mengikuti depan dengan bumper besar ala model USDM.

Facelift

Mengingat kedatangannya yang terlambat, tidak lama kemudian datang Nissan Sentra fcelift. Pada model facelift ini ubahannya terlihat minim namun tetap berdampak. Misal bagian bumpernya menjadi lebih pendek tanpa lampu sein karena lampu seinnya berpindah ke samping lampu depan dimana ukurannya menjadi lebih besar dan memanjang dengan warna oranye. Bentuk grill hampir tidak berubah dengan model palang hanya saja kini memakai logo Nissan bulat ditengahnya.

Nissan Sentra B12 facelift depan

Pada bagian belakang, lampu belakangnya berubah menjadi polos dengan kluster bersebelahan antara lampu sein, lampu rem dan belakang serta lampu mundur. Dibagian tengahnya kini juga memakai garnish yang lebih besar seperti menyatukan kedua kluster lampu kanan dan kirinya seperti Honda Civic LX. Berhubung tempat plat nomornya sudah dikuasai oleh garnish, plat nomornya kemudian berpindah ke bumper yang menjadikannya berbeda dengan model pre facelift.

Nissan Sentra SGX 1.6

Di Indonesia, Nissan hanya menawarkan Sentra dalam 1 trim level saja yaitu Nissan Sentra SGX 1.6. Fitur yang diusung mobil ini sudah cukup lengkap seperti AC, power window, power steering, central lock, electric mirror dan radio tape yang sudah umum terpasang pada mobil lain sekelasnya di jamannya seperti Grand Civic dan Corolla Twincam. Interior mobil ini masih mengandalkan kain halus berwarna abu-abu yang cukup modern dimasanya. Untuk keselamatan, Nissan hanya menyediakan rem cakram didepan, rem teromol dibelakang serta sabuk pengaman 3 titik hanya untuk penumpang depan.

Begitu pula dengan mesinnya yang hanya ditawarkan dalam 1 pilihan saja. Mesin tersebut adalah Nissan E16S dengan konfigurasi 4 silinder SOHC 12 valve berkapasitas 1600cc dengan karburator. Mesin tanpa catalytic convevrter ini sanggup menghasilkan tenaga sekitar 70Hp. Untuk menggerakkan roda depan, digunakan transmisi manual 5 percepatan dan terdapat opsional transmisi otomatik 4 percepatan.

Nissan Sentra B12 facelift belakang

Tidak seperti Nissan Stanza yang dipakai menjadi armada taksi, Nissan Sentra B12 ini sepertinya tidak dijadikan taksi seperti penerusnya yang kemudian untuk versi taksi diberi nama Nissan Sunny. Namun begitu, mobil ini tidak terlalu populer dibanding pesaingnya bahkan dibandingkan dengan pendahulunya ketika masih disebut Datsun 120Y. Apalagi masa edarnya yang cukup sebentar karena datangnya yang terlambat mengingat saat itu transisi dari PT Indokaya Nissan ke Wahana Wirawan yang tidak terlalu mulus dan performa Wahana Wirawan yang mengecewakan sebelum akhirnya nasib Nissan di Indonesia diserahkan ke grup Indomobil. Karenanya tidak heran mobil ini cukup jarang terlihat apalagi yang masih bertahan setelah sekian lama.

Kelebihan mobil ini adalah mesinnya yang cukup kencang dan pengendaliannya yang ternyata cukup enak dan spontan tanpa meninggalkan kenyamanan. Karena mobil ini kurang laku saat masih baru jika dibandingkan Toyota atau Honda bahkan Mitsubishi, populasi mobil ini cukup jarang di jalanan. Tidak heran kalau pada akhirnya mencari part seperti part body cukup jarang ditemukan. Kelemahan lainnya dari mobil ini ada pada gearboxnya dimana tidak jarang menemukan Sentra B12 dengan gearbox yang macet.

Spesifikasi Nissan Sentra Kotak B12 ini adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Nissan Sentra Kotak B12
Jenis Sedan
Tipe B12
Mesin E16S SOHC 1600cc
Bore X Stroke 76.0 X 88.0 mm
Sistem Bahan Bakar Karburator (E16)
Transmisi Manual 5 Speed
Otomatis 4 Speed
Wheelbase 2.430 mm
Panjang 4.285 mm
Lebar 1.640 mm
Tinggi 1.379 mm


Comments

  1. Teman saya kuliah, keluarganya yang di Surabaya punya mobil ini, warnanya merah ngejreng. Jadi tiap lihat mobil ini jadi ingat awal2 kuliah pas sering ke rumah temanku itu.

    ReplyDelete
  2. Mobil aku Nissan sentra b12,tahun 1989.

    ReplyDelete
  3. Untuk mobil Sentra B12 ini apakah cocok sebagai pemula/mobil pertama? Kebetulan tertarik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau menurut saya 50:50 tapi mungkin cari yang lain saja. Iya mobilnya lumayan bagus cuma mungkin pemula kalau tidak paham perbengkelan taunya cuma pake bakalan repot sendiri. Apalagi mobil seangkatan ini biasanya sudah kena karatan yang perbaikannya tidak pandang mau Nissan mau Mercedes harganya sama-sama mahal.

      Delete

Post a Comment