Fiat 600 Seicento tipo 100
Fiat 500 yang populer disebut sebagai Fiat Topolino menjadi salah satu mobil paling terjangkau di Italia. Mobil ini dibangun pada awal 1930an atas permintaan diktator Italia, Benito Mussolini untuk membuat mobil rakyat yang terjangkau. Seusai perang dunia kedua, Italia yang hancur memerlukan mobil untuk mobilitas guna membangun kembali negaranya dimana Fiat 500 Topolino ini menjadi sangat populer karena terjangkau tadi. Dengan berbagai penyempurnaan, ide dan masukan, Fiat kemudian memperkenalkan penerus Fiat 500 Topolino dengan Fiat 600 atau yang populer disebut Fiat Seicento.
Tidak seperti Topolino yang hanya 2 penumpang, Dante Giacosa selaku kepala engineer Fiat yang merancang 600 saat itu membuat Fiat 600 sebagai mobil keluarga Italia dengan kapasitas muat 4 orang termasuk barang. Apalagi mengingat Fiat 500 Topolino banyak dipaksa untuk muatan berlebih sampai-sampai Fiat membuat suspensinya lebih kuat sampai varian station wagon untuk itu. Pada awal diperkenalkannya Fiat 600, Italia sedang mengalami economic miracle sehingga mulai banyak keluarga yang membutuhkan mobil untuk berpergian. Saat itu di Eropa sedang gandrung mobil rakyat yang mampu mengangkut 1 keluarga seperti VW Kodok di Jerman atau Renault 2CV di Perancis.
Agar muat 4 orang, Dante Giacosa selaku kepala desain rancang bangun mobil meninggalkan layout mesin depan gerak roda belakang seperti Fiat Topolino menjadi mesin belakang gerak roda belakang. Sasis monokok dengan suspensi independen dimana bagian depan menggunakan model wishbone namun dibantu oleh per daun melintang sementara bagian belakang menggunakan semi trailing arms dengan per keong. Mobil seberat 585Kg ini menggunakan sistem kemudi worm steer yang ringan karena berat mobil lebih condong kebelakang dan sistem pengereman teromol di keempat roda. Semua ini dipaking dalam sebuah mobil dengan panjang hanya 3,22 meter saja.
Fiat 600 Series
Diperkenalkan sejak 1955, Fiat 600 mengalami beberapa kali ubahan untuk menyesuaikannya dengan perkembangan zaman. Meski begitu, bentuk dasar dari Fiat 600 ini tidak banyak berubah sepanjang masa produksinya. Bentuknya masih berupa sedan 2 pintu dengan bagian belakang tardrop ala sedan bongkok yang populer di Amerika tahun 1930an hanya saja Fiat 600 berukuran mungil. Dengan mesin dibelakang, fascia depannya polos bahkan terlihat imut dan lucu dengan logo Fiat bundar besar ditengah yang juga berfungsi sebagai grill depan karena lubang hawa disekelilingnya.
Mesin yang dipasangkan pada Fiat 600 Series ini adalah mesin Fiat 100 yang didesain oleh Aurelio Lampredi dengan konfigurasi 4 silinder segaris OHV berkapasitas 633cc. Mesin ini masih mengandalkan karburator untuk pemasok bahan bakarnya dan sistem pendingin cairan dimana radiatornya diletakkan disamping mesin persis seperti Mini rancangan Alec Issigonis. Tenaga yang dihasilkan mencapai 21,5Hp dan torsi 39Nm pada 2800Rpm. Dibantu dengan transmisi manual 4 percepatan, mobil ini dapat melaju dengan kecepatan maksimal 95km/jam tanpa penumpang.
Model awal dari Fiat 600 memiliki ciri berupa jendela pada pintunya yang memakai model geser. Model awal ini dikenal juga sebagai Fiat 600 series I. Ciri lain dari seri pertama ini adalah lampu sein depan yang diletakkan diatas fender roda depan serta lubang hawa untuk mesin di kap belakang berjumlah 30 buah. Model ini hadir antara tahun 1955 sampai 1957.
Pada tahun 1958, muncul Fiat 600 series II dimana ciri khasnya adalah jendelanya yang kini sudah menggunakan sistem engkol untuk menaik turunkan kacanya tidak lagi memakai model geser seperti angkot. Selain itu juga terdapat beberapa tambahan trim pieces berlapis chrome untuk meningkatkan kemewahannya. Tidak lupa bagian mesin juga mendapat beberapa tune up sehingga tenaganya naik menjadi 22Hp. Model ini dijual sampai sekitar awal tahun 1959 saja.
Pada tahun 1959, muncul Fiat 600 series III. Kurang lebihnya model ini muncul akibat reaksi atas perubahan yang terjadi pada aturan lalu lintas Italia sehingga ciri khas dari series III adalah pemindahan lampu sein dari fender ke depan tepat dibawah lampu depan. Selain itu terdapat tuning mesin kembali sehingga tenaga mesin 600cc nya meningkat menjadi 24,5Hp. Model ini dijual tidak lama hanya sampai sekitar 1960 pertengahan saja yang membuatnya cukup langka.
Fiat 600D
Selain lampu sein, perubahan peraturan lalu lintas Italia saat itu lebih menekankan soal dibangunnya jaringan jalan tol Italia yang dinamai Autostrada del Sole. Oleh karena itu Fiat melakukan pembaruan untuk mesin Fiat 600 dengan memperkenalkan Fiat 600D. Mesin yang digendong kini menjadi Fiat 100 D dengan konfigurasi masih tetap 4 silinder segaris OHV pendingin cairan dan karburator namun kapasitasnya dinaikkan menjadi 767cc. Hasilnya, tenaga yang dihasilkan naik menjadi 29Hp pada 4800Rpm dan torsi 49Nm pada 3000Rpm sehingga mampu melesatkan Fiat 600D ini dengan kecepatan maksimal 110km/jam.
Masih sama seperti Fiat 600 model awal, Fiat 600D ini juga terbagi menjadi beberapa model yang disebut series. Pada tahun 1960 mucul Fiat 600D series I dimana cirinya adalah lubang hawa dibagian belakang bertambah menjadi 36 buah dari yang sebelumnya hanya 30 buah. Ini karena mesin yang lebih besar sehingga panas yang dihasilkan juga lebih besar. Untuk kenyamanan, Fiat juga menambah jendela segitiga kecil di pintu depan atau yang biasa juga dikenal sebagai vent window sehingga penumpang tidak harus membuka penuh jendela jika kepanasan.
Pada tahun 1964, muncul Fiat 600D series II yang dijual sampai sekitar 1965 saja. Secara garis besar, tidak ada perbedaan antara Fiat 600D series II dengan Fiat 600D series I. Hanya saja jika diperhatikan lebih detil, bagian yang paling berbeda ada pada engsel pintunya. Sebelumnya, Fiat 600 semua seri memakai engsel didepan yang membuat pintunya bergaya suicide door. Namun pada Fiat 600D series II ini, engselnya dipindah kebelakang sehingga bukaan pintunya menjadi normal.
Sekitar 1965, Fiat 600D kembali diperbarui dengan munculnya Fiat 600D series III. Pada saat itu Fiat sebenarnya sudah memiliki pengganti dari Fiat 600 dengan Fiat 850 yang sudah diperkenalkan pada tahun 1964. Namun karena permintaan akan mobil terjangkau masih kuat, Fiat akhirnya masih memproduksi 600 bersamaan dengan 850. Untuk menyederhanakan sistem inventory dan perakitan pabrik Fiat di Turin, Fiat kemudian memasangkan beberapa komponen Fiat 850 ke Fiat 600 salah satunya lampu depan sehingga Fiat 600D series III ini terlihat memiliki lampu depan yang terlalu besar untuk proporsionalnya. Di Italia, Fiat 600D series III ini dikenal juga sebagai Fiat Fanalona yang dalam bahasa Italia berarti lampu besar. Fiat 600D ini menjadi model terakhir dari Fiat 600 klasik dan dijual hingga 1970.
Varian Fiat 600
Italia sebagai bangsa sama sekali tidak takut dengan ideologi baru. Ketika Italia bergabung dengan blok barat seperti Inggris dan Perancis, Italia sama sekali tidak langsung memusuhi fasisme dan komunisme. Malah, ketika Inggris, Perancis sampai Amerika sudah benci komunis sampai ke ubun-ubun, Italia tidak peduli dan tetap berbisnis dengan komunis. Salah satu bisnisnya adalah menjadi penyedia teknologi seperti untuk membangun industri otomotif blok komunis melalui Fiat. Inilah kenapa mobil blok komunis seperti AutoVAZ atau Lada terlihat sangat mirip dengan Fiat 124. Tidak hanya Fiat 124, Fiat 600 juga menjadi basis dari berbagai pengembangan mobil-mobil negara blok komunis dan negar dengan ideologi lainnya.
Di Yugoslavia, Fiat 600 ini diproduksi sebagai Zastava 750 dan Zastava 850 dimana nama angka ini berasal dari kapasitas mesin. Di Jerman, perusahaan gabungan Fiat dengan NSU bernama Neckar juga memproduksi mobil ini dengan nama Jagst 600 dan Jagst 770. Di Spanyol Fiat 600 ini juga diproduksi lokal sebagai SEAT 600 dan menjadi mobil yang populer karena inilah pertama kalinya bagi banyak orang Spanyol bisa beli mobil.
Selain sedan bongkok 2 pintu, Fiat juga memproduksi Fiat 600 dengan bodi MPV yang muat 7 penumpang meski ukurannya mirip dengan Fiat 600 Multipla. Tidak hanya itu, platform Fiat 600 dan Multipla juga menjadi mobil van bernama Fiat 600T yang terlihat lebih besar daripada Multipla dengan body lebih kotak. Perusahaan karoseri juga mengembangkan varian mereka sendiri seperti Fiat 600 Multipla karoseri Coriasco.
Spesifikasi Fiat 600 Seicento tipo 100 ini adalah sebagai berikut:
| Spesifikasi Fiat 600 Seicento tipo 100 | |
|---|---|
| Jenis | Sedan |
| Tipe | Tipo 100 |
| Mesin | Fiat 100 OHV 633cc Fiat 100D OHV 767cc |
| Bore X Stroke | 60.0 X 56.0 mm (100) 62.0 X 63.5 mm (100D) |
| Sistem Bahan Bakar | Karburator |
| Transmisi | Manual 4 Speed |
| Wheelbase | 2.000 mm |
| Panjang | 3.215 mm |
| Lebar | 1.380 mm |
| Tinggi | 1.405 mm |




Comments
Post a Comment